10 MOST LIKED

Showing posts with label Kimia. Show all posts
Showing posts with label Kimia. Show all posts

Ilmuwan Teori Atom Dalton

John Dalton dilahirkan tahun 1766 di desa Eaglesfield di Inggris Utara. Sekolah formalnya berakhir tatkala umurnya cuma baru tujuh tahun, dan dia hampir sepenuhnya belajar sendiri dalam ilmu pengetahuan. Dia seorang anak muda yang senantiasa memahami sesuatu lebih dulu dari rata-rata orang normal dan ketika umurnya mencapai dua belas tahun dia sudah jadi guru. Dan dia menjadi guru atau pengajar pribadi hampir sepanjang hidupnya. Ketika umurnya meningkat lima belas tahun dia pindah ke kota Kendal, umur dua puluh enam ke Manchester dan menetap di situ hingga wafat tahun 1844. dan dia tak pernah menikah.



Dalton menjadi tertarik dengan meteorologi di tahun 1787 tatkala umurnya dua puluh satu tahun. Enam tahun kemudian dia terbitkan buku tentang masalah itu. Penyelidikannya tentang udara dan atmosfir membangkitkan minatnya terhadap kualitas gas secara umum. Dengan melakukan serentetan percobaan, dia temukan dua hukum yang mengendalikan perilaku gas. Pertama, yang disuguhkan Dalton tahun 1801, menegaskan bahwa volume yang diisi gas adalah proporsional dengan suhunya. (Ini umumnya dikenal dengan "hukum Charles" sesudah ilmuwan Perancis yang menemukannya beberapa tahun sebelum Dalton, tetapi gagal menerbitkan hasil penyelidikannya). Kedua, juga disuguhkan tahun 1801, dikenal dengan julukan "hukum Dalton" tentang tekanan bagian per bagian.



Menjelang tahun 1804, Dalton sudah merumuskan teori atom dan menyiapkan daftar berat atom. Tetapi, buku utamanya A New System of Chemical Philosophy baru terbit tahun 1808. Buku ini membuatnya termasyhur, dan dalam tahun-tahun berikutnya, bunga penghargaan ditabur orang di atas kepalanya. Secara kebetulan, Dalton menderita sejenis penyakit buta warna. Keadaan ini malah membangkitkan keinginan tahunya. Dia pelajari masalah itu, dan menerbitkan kertas kerja ilmiah tentang buta warna, suatu topik yang pertama kalinya ditulis orang!



John Dalton adalah ilmuwan Inggris yang di awal abad ke-19 mengedepankan hipotesa atom ke dalam kancah ilmu pengetahuan. Dengan perbuatan ini, dia menyuguhkan ide kunci yang memungkinkan kemajuan besar di bidang kimia sejak saat itu. Dia bukanlah orang pertama yang beranggapan bahwa semua obyek material terdiri dari sejumlah besar partikel yang teramat kecil dan tak terusakkan yang disebut atom. Pendapat ini sudah pernah diajukan oleh filosof Yunani kuno, Democritus, bahkan mungkin lebih dini lagi. Hipotesa itu diterima oleh Epicurus (filosof Yunani lainnya) dan dikedepankan secara brilian oleh penulis Romawi, Lucretius (meninggal tahun 55 SM), dalam syair yang masyhur "De rerum natura" (Tentang hakikat benda).



Teori Democritus (yang tidak diterima oleh Aristoteles) tidak diacuhkan orang selama Abad Pertengahan dan punya sedikit pengaruh terhadap ilmu pengetahuan. Meski begitu beberapa ilmuwan terkemuka dari abad ke-17 (termasuk Isaac Newton) mendukung pendapat serupa. Tetapi, tak ada teori atom dikemukakan ataupun digunakan dalam penyelidikan ilmiah. Dan lebih penting lagi tak ada seorang pun yang melihat adanya hubungan antara spekulasi filosofis tentang atom dengan hal-hal nyata di bidang kimia. Itulah keadaannya tatkala Dalton muncul. Dia menyuguhkan "teori kuantitatif" yang jelas dan jemih yang dapat digunakan dalam penafsiran percobaan kimia dan dapat dicoba secara tepat di laboratorium.



Meskipun terminologinya agak sedikit berbeda dengan yang kita gunakan sekarang, Dalton dengan jelas mengemukakan konsep tentang atom, molekul, elemen dan campuran kimia. Dia perjelas itu bahwa meski jumlah total atom di dunia sangat banyak, tetapi jumlah dari pelbagai jenis yang berbeda agak kecil. (Buku aslinya mencatat 20 elemen atau kelompok atom; kini sedikit di atas 100 elemen sudah diketahui). Meskipun perbedaan tipe atom berlainan beratnya, Dalton tetap berpendapat bahwa tiap dua atom dari kelompok serupa adalah sama dalam semua kualitasnya, termasuk "mass" (kuantitas material dalam suatu benda diukur dari daya tahan terhadap perubahan gerak). Dalton memasukkan di dalam bukunya satu daftar yang mencatat berat relatif dari pelbagai jenis atom yang berbeda-beda, daftar pertama yang pernah disiapkan orang dan merupakan kunci tiap teori kuantitatif atom.



Dalton juga menjelaskan dengan gamblang bahwa tiap dua molekul dari gabungan kimiawi yang sama terdiri dari kombinasi atom serupa. (Misalnya, tiap molekul "nitrous oxide" (N2O) terdiri dari dua atom nitrogen dan satu atom oxygen). Dari sini membentuk sesuatu gabungan kimiawi tertentu --tak peduli bagaimana bisa disiapkan atau di mana diperoleh-- senantiasa terdiri dari elemen yang sama dalam proporsi berat yang sepenuhnya sama. Ini adalah "hukum proporsi pasti," yang telah diketemukan secara eksperimentil oleh Joseph Louis Proust beberapa tahun lebih dulu.



Begitu meyakinkan cara Dalton menyuguhkan teori ini, sehingga dalam tempo dua puluh tahun dia sudah diterima oleh mayoritas ilmuwan. Lebih jauh dari itu ahli-ahli kimia mengikuti program yang diusulkan oleh bukunya: tentukan secara persis berat relatif atom; analisa gabungan kimiawi dari beratnya; tentukan kombinasi yang tepat dari atom yang membentuk tiap kelompok molekul yang punya kesamaan ciri. Keberhasilan dari program ini sudah barang tentu luar biasa. Adalah sulit menyatakan secara berlebihan arti penting dari hipotesa atom. Ini merupakan pendapat sentral dalam pengertian kita tentang bidang ilmu kimia. Tambahan lagi ini merupakan pendahuluan esensial dari umumnya fisika modern.

Read Post | comments

Ilmuwan Pendiri Kimia Modern

Ilmuwan Perancis Antoine Laurent Lavoisier merupakan tokoh terkemuka di bidang perkembangan ilmu kimia. Pada saat kelahirannya di Paris tahun 1743, ilmu pengetahuan kimia ketinggalan jauh ketimbang fisika, matematika dan astronomi. Sejumlah besar penemuan yang berdiri sendiri sudah banyak diketemukan oleh para ahli ilmu kimia, tetapi tak satu pun kerangka teori yang dapat jadi pegangan yang dapat merangkum informasi yang terpisah-pisah. Pada saat itu tersebar semacam kepercayaan yang tak meyakinkan bahwa air dan udara merupakan substansi yang elementer. Lebih buruk lagi, adanya kesalahfahaman mengenai hakekat daripada api. Kepercayaan yang berkembang saat itu bahwa semua proses pembakaran benda mengandung substansi yang disebut "phlogiston" dan bahwa selama proses pembakaran, substansi barang yang terbakar melepaskan phlogistonnya ke udara.



Dalam jangka waktu antara tahun 1754 - 1774, ahli-ahli kimia berbakat seperti Joseph Black, Joseph Priestley, Henry Cavendish dan lainnya telah mengisolir arti penting gas seperti oxygen, hydrogen, nitrogen dan carbon dioxide. Tetapi sejak orang-orang ini menerima teori phlogiston, mereka tidak mau memahami arti penting substansi kimiawi yang telah mereka ketemukan. Oxygen, misalnya, dipandang sebagai udara yang semua phlogistonnya telah dialihkan. (Sebagaimana diketahui bahwa serpihan kayu lebih sempurna terbakar dalam oxygen ketimbang dalam udara; mungkin ini akibat udara lebih mudah menghisap phlogiston dari kayu yang terbaru). Jelas, kemajuan nyata di bidang kimia tidak bisa terjadi sebelum dasar-dasar utamanya dapat difahami.



Adapun Lavoisier yang berhasil dan menangani bagian-bagian yang menjadi teka-teki menjadi satu kesatuan yang dapat dibenarkan dan menemukan arah yang tepat dalam teori ilmu kimia. Pada tahap pertama, kata Lavoisier, teori phlogiston sepenuhnya meleset: tidak ada benda yang namanya phlogiston. Proses pembakaran terdiri dari kombinasi kimiawi tentang terbakarnya barang dengan oxygen. Kedua, air bukanlah barang elementer samasekali melainkan satu campuran antara oxygen dan hydrogen. Udara bukanlah juga substansi elementer melainkan terdiri terutama dari campuran dua jenis gas, oxygen dan nitrogen. Semua pernyataan ini kini tampak gamblang sekarang, tetapi belum bisa ditangkap oleh pendahulu Lavoisier atau rekan sejamannya. Bahkan sesudah Lavoisier merumuskan teorinya dan mengajukan kepada kalangan ilmuwan, toh masih banyak juga pemuka-pemuka ahli kimia yang menolak gagasan teori ini. Tetapi, buku Lavoisier yang brilian Pokok-pokok Dasar Kimia (1789), begitu terang dan jernihnya mengedepankan hipotesa ini dan begitu meyakinkan serta mengungguli pendapat-pendapat lain, barulah ahli-ahli kimia angkatan lebih muda dengan cepat mempercayainya.



Seraya membuktikan bahwa air dan udara bukanlah unsur kimiawi, Lavoisier mencantumkan pula dalam bukunya daftar substansi benda-benda itu yang dianggapnya punya arti mendasar dan bersifat elementer meski daftarnya mengandung beberapa kekeliruan, daftar unsur kimiawi modern sekarang ini pada hakekatnya merupakan perluasan dari apa yang sudah disusun Lavoiser itu. Lavoiser sudah menyusun skema pertama yang tersusun rapi tentang sistem kimiawi (bekerja sama dengan Berthollet, Fourcroi dan Guyton de Morveau). Dalam sistem Lavoisier (yang jadi dasar pegangan hingga sekarang) komposisi kimia dilukiskan dengan namanya. Untuk pertama kalinya penerimaan suatu sistem kimia yang seragam dijabarkan sehingga memungkinkan para ahli kimia di seluruh dunia dapat saling berhubungan satu sama lain dalam hal penemuan mereka.



Lavoisier merupakan orang pertama yang dengan gamblang mengemukakan prinsip penyimpanan jumlah reaksi benda kimia tanpa bentuk tertentu : yakni reaksi dapat mengatur kembali elemen yang benar dalam substansi semula tetapi tak ada hal yang terhancurkan dan pada akhir hasil berada dalam berat yang sama seperti komponen asal. Keyakinan Lovoisier tentang pentingnya kecermatan menimbang bahan kimiawi melibatkan reaksi yang mengubah ilmu kimia menjadi ilmu eksakta dan sekaligus menyiapkan jalan bagi banyak kemajuan di bidang kimia pada masa sesudahnya.



Lavoisier juga memberi sumbangan dalam bidang penyelidikan geologi, dan menyumbangkan pula dalam bobot yang meyakinkan di bidang fisiologi. Dengan percobaan yang teramat hati-hati (bekerja sama dengan Laplace), dia mampu menunjukkan bahwa proses fisiologi mengenai keringatan atau bersimbah peluh adalah pada dasarnya sama dengan proses pembakaran lambat. Dengan kata lain, manusia dan bangsa binatang menimba energi mereka dari proses pembakaran organik yang perlahan dari dalam, dengan penggunaan oxygen dalam udara yang dihimpunnya. Tambahan pula, Lavoisier punya makna amat penting berkat formulasinya tentang teori kimia sebagai titik tolak tak tergoyahkan bagi sektor pengetahuan kimia pada jalur yang tepat. Dia umumnya dianggap sebagai "Pendiri ilmu kimia modern", dan memang dia patut mendapat julukan itu. "Daftar Periodik Unsur" modern yang dasarnya merupakan perluasan dari daftar Lavoisier



Lavoisier justru belajar hukum di saat remajanya. Meski dia dapat gelar sarjana hukum dan diangkat dalam lingkungan ahli hukum namun tak sekali pun dia pernah mempraktekkan ilmunya, walau memang ada dia berkecimpung dalam dunia perkantoran administrasi Perancis dan pelayanan urusan masyarakat. Tetapi yang terutama dia giat di dalam Akademi Pengetahuan Kerajaan Perancis. Dia juga anggota Ferme Generale, suatu organisasi yang berkecimpung dalam dunia urusan pajak. Akibatnya, sesudah Revolusi Perancis 1789, pemerintahan revolusioner teramat mencurigainya. Akhirnya dia ditangkap, berbarengan dengan dua puluh tujuh anggota Ferme Generale. Pengadilan revolusi mungkin tidak terlampau teliti, tetapi proses pemeriksaan berjalan cepat. Pada suatu hari tanggal 8 Mei 1794 kedua puluh tujuh orang itu diadili, dinyatakan bersalah dan dipenggal kepalanya dengan guillotine. Lavoisier dapat hidup terus dengan istrinya yang cerdas yang senantiasa membantunya dalam kerja penyelidikan. Pada saat pengadilan, ada permintaan agar kasus Lavoisier dipisahkan, seraya mengedepankan sejumlah pengabdian yang sudah dilakukannya untuk masyarakat dan ilmu pengetahuan. Hakim menolak permintaan dengan komentar ringkas "Republik tak butuh orang-orang genius." Ahli matematika besar Langrange dengan ketus dan tepat membela temannya: "Memang diperlukan waktu sekejap untuk memenggal sebuah kepala, tetapi tak cukup waktu seratus tahun untuk menempatkan kepala macam itu pada posisinya semula.
Read Post | comments

Ilmuwan Biologi dan Entomologi

Giovanni Antonio Scopoli (Latin : Johannes Antonius Scopoli) lahir 3 Juni 1723 di Cavalese di Val di Fiemme dari Tyrol, anak seorang pengacara keturunan Italia. Ia adalah seorang dokter Italia dan naturalis. Memperoleh gelar dalam kedokteran di University of Innsbruck, dan berpraktek sebagai dokter di Cavalese dan Venice.



Sebagian besar waktunya dihabiskan di pegunungan Alpen., Mengumpulkan tanaman dan serangga, yang ia koleksi beredar. Dia menghabiskan dua tahun sebagai sekretaris pribadi Count dari Seckan, dan kemudian diangkat sebagai dokter dari tambang merkuri dalam Idrija, sebuah kota kecil di wilayah Habsburg, yang tersisa di sana selama enam belas tahun. Pada 1761, ia menerbitkan De Hydroargyro Idriensi Tentamina pada gejala-gejala keracunan merkuri antara penambang merkuri.



Scopoli menghabiskan waktu mempelajari sejarah alam lokal, penerbitan Flora Carniolica (1760) serta karya utama pada serangga dari Carniola, Entomologia Carniolica (1763). Dia juga menerbitkan serangkaian Anni historis-Naturales (1769-1772), yang termasuk deskripsi pertama burung dari berbagai koleksi.



Tahun 1769, Scopoli diangkat sebagai profesor kimia dan metalurgi di Akademi Pertambangan di Schemnitz (sekarang Banská Štiavnica, Slowakia), dan dalam 1777 pindah ke Universitas Pavia. Dia menjadi saingan Lazzaro Spallanzani yang dituduh. mencuri spesimen dari museum Pavia. Spallanzani diadili dan sidang yang berkepanjangan mengakibatkan pembebasan.



Tak lama kemudian, Scopoli meninggal akibat stroke pada 8 Mei 1788 dengan hasil kerja terakhirnya adalah Deliciae Flora Fauna et Insubricae (1786-1788), yang termasuk nama ilmiah untuk burung dan mamalia di Italia barat laut yang dijelaskan oleh Pierre Sonnerat dalam akun pelayarannya.



Alkaloid tanaman dan skopolamin obat pertama kali ditemukan dalam genus Scopolia yang dinamai menurut namanya. Penulis botani standar singkatan Scop. diterapkan untuk spesies yang dia gambarkan. Karya- karya Scopoli diantaranya :



· Flora Carniolica (1760) – a flora of Carniola, Austria (present Slovenia).

· De Hydroargyro Idriensi Tentamina (1761) -a medical work on the symptoms of mercury poisoning among miners.

· Entomologia Carniolica Viienna: Trattner. (1763)- a major work on entomology containing many descriptions of new species.

· Joh. Ant. Scopoli der Arzneywissenschaft Doktors, Ihro ... Majest. Cameralphysici in der Bergstadt Idria ... Einleitung zur Kenntniß und Gebrauch der Foßilien, Hartknoch4031 Göttingen : Niedersächsische Staats- und UniversitätsbibliothekRiga (1769). In German. Doctoral Thesis.

· Anni Historico-Naturales (1769-72) This work included descriptions of new birds.

· Flora Carniolica exhibens plantas Carnioliae indigenas et distributas in classes, genera, species, varietates, ordine Linnaeano (1772). – A revised second edition of the first elaborate description of the flora of Krain, Austria, undertaken when Scopoli lived in Idrija. It has 66 plates engraved by J.F. Rein after original drawings by Scopoli. Whereas the unillustrated first edition of 1760 of 600 pages had no binary names for the plant species, this edition has binary names and is written in the Linnaean tradition in all other respects as well.

· Introductio ad historiam naturalem, sistens genera lapidum, plantarum et animalium hactenus detecta, caracteribus essentialibus donata, in tribus divisa, subinde ad leges naturae. Prague. (1777) – masterwork of natural history describing world genera and species.

· Fundamenta Botanica Praelectionibus publicis accomodata. Papiae, S. Salvatoris (1783)- A botanical classic with ten engraved plates each depicting ten to sixteen exact drawings.

· With Pierre Joseph Macquer, - Dizionario di chimica del Sig. Pietro Giuseppe Macquer…Tradotto dal francese e corredato di note e di nuovi articoli... Pavia: printed at the Monastery of San Salvatore for G. Bianchi (1783-84) -The chemist Joseph Macquer's Dictionnaire de chymie, the first dictionary of theoretical and general chemistry was written it in haste and concerned about his reputation, Macquer published it anonymously in 1766. Its huge success prompted the preparation of a revised second edition (1778). Then Scopoli translated and extensively augmented it. A second edition of the translated work, without fuurther additions was published in Venice in 1784-85.

· Deliciae Flora et Fauna Insubricae Ticini (1786-88) – an account including new descriptions of the birds and mammals collected by Pierre Sonnerat on his voyages.



Beberapa taksa yang ditunjuk oleh Scopoli:



* Battus 1777 - kupu-kupu Swallowtail (Papilionidae) genus, Amerika Selatan

* Rhagonycha fulva 1763 kumbang Soldier (Cantharidae), Eropa

* Sargus bipunctatus 1763 spesies Soldier Fly (Diptera), Eropa

* Pascuorum Megabombus 1763 Bumble spesies lebah (Hymenoptera), Eropa

* Aphis fabae 1763 aphid Bean Hemiptera Worldwide

* Ordo Proboscidea 1763 Thrips, Hemiptera-pengelompokan besar diusulkan dalam Entomologia Carniolica

* Amanita caesarea - yang dapat dimakan dan sangat berharga jamur Caesar

* Laccata Laccaria - jamur penipu



Diperoleh dari "http://en.wikipedia.org/wiki/Giovanni_Antonio_Scopoli"




Read Post | comments

Ilmuwan Reaktor Atom Pertama

Dia lulus dengan cemerlang dan terima gelar Ph.D. dalam bidang fisika dari Universitas Pisa sebelum umurnya mencapai 21 tahun. Dia itu, Enrico Fermi, perancang reaktor atom pertama yang lahir tahun 1901 di Roma, Itali. Menjelang usia dua puluh enam tahun dia sudah jadi profesor penuh di Universitas Roma. Dan sementara itu dia sudah menerbitkan kertas kerja utamanya, salah satunya berkaitan dengan cabang fisika yang sulit serta mendalam yang disebut "statistik kuantum." Dalam kertas kerja itu, Fermi mengembangkan teori statistik yang digunakan untuk melukiskan tingkah laku penyatuan partikel dalam jumlah besar yang terpisah-pisah, jenis yang kini dihubungkan sebagai "fermions." Karena elektron, proton dan neutron --tiga "gugus bangunan" yang terdiri dari benda biasa-- kesemuanya "fermion." Teori Fermi punya makna yang sangat penting buat ilmu pengetahuan. Statemennya ini membuka kemungkinan kita punya pengertian lebih baik tentang bagian pokok inti atom, tentang tingkah laku penurunan mutu suatu benda (seperti terjadi pada bagian dalam sejenis bintang-bintang tertentu), dan tentang unsur-unsur yang terkandung dari sifat-sifat logam.



Tahun 1933 Fermi merumuskan teori tentang "kemerosotan beta" (sejenis radioaktivitas) yang mengaitkan perbincangan kuantitatif pertama kali tentang "neutrino dan interaksi lemah," dua topik penting dalam dunia fisika masa kini. Penyelidikan macam itu menempatkan Fermi selaku salah seorang ahli fisika terkemuka di dunia. Tetapi, hasil karya Fermi paling penting belumlah muncul. Tahun 1932, seorang ahli fisika Inggris, James Chadwick, telah berhasil menemukan partikel subatomis bernama: neutron. Mulai dari tahun 1934, Fermi meneruskan dengan cara mengirimkan arus partikel berkecepatan tinggi terhadap atom dengan neutron. Percobaannya menunjukkan bahwa banyak jenis atom sanggup menyerap neutron dan dalam banyak hal atom yang dihasilkan dari pengubahan nuklir macam ini mengandung radioaktif. Orang sudah selayaknya mengharapkan bahwa akan lebih mudahlah buat neutron merembes ke dalam bagian utama atom apabila neutron bergerak dengan kecepatan tinggi sekali. Tetapi percobaan Fermi menunjukkan kebalikannya. Bilamana neutron yang cepat dipelankan dulu dengan cara membuat ia lewat melalui "paraffin" atau air, dia dapat lebih siap diserap oleh atom. Penemuan ini sangat penting dalam penggunaan pembangunan reaktor nuklir. Bahan yang digunakan dalam reaktor untuk membuat pelan gerak neutron dikenal dalam sebutan "moderator."



Tahun 1938, penyelidikan penting Fermi tentang penyerapan neutron membuat ia peroleh Hadiah Nobel dalam bidang fisika. Tetapi, berbarengan dengan itu dia mengalami kesulitan di Itali. Pertama, istri Fermi berdarah Yahudi sedangkan pemerintahan Fasis di Itali mengeluarkan sejumlah undang-undang yang bernada anti Yahudi. Kedua, Fermi seorang berfaham gigih anti fasis, suatu sikap yang amat berbahaya pada saat Itali di bawah diktator Mussolini. Bulan Desember tahun 1938, tatkala dia pergi ke Strockholm untuk terima Hadiah Nobel, dia tidak kembali lagi ke Itali, tetapi pergi ke New York. Karuan saja, Universitas Colombia melompat-lompat kegirangan dapat tenaga ahli salah seorang ilmuwan yang terbesar di dunia. Tak pikir panjang, Fermi segera disediakan kedudukan. Fermi jadi warganegara Amerika Serikat tahun 1944.



Di awal tahun 1939, dilaporkan oleh Lise Meitner, Otto Hahn, dan Fritz Strassmann bahwa penyerapan neutron-neutron kadangkala menyebabkan atom-atom uranium jadi terpisah-pisah. Ketika kabar laporan ini pecah, Fermi (begitu juga beberapa ahli fisika terkemuka) segera menyadari bahwa terpisah-pisahnya atom uranium dapat melepaskan cukup neutron untuk memulai reaksi berantai. Lebih jauh dari itu, Fermi (juga bersama ahli fisika lainnya) segera melihat dan membayangkan potensi kemiliteran yang bisa dihasilkan oleh reaksi berantai ini. Menjelang bulan Maret tahun 1939, Fermi telah menghubungi Angkatan Laut Amerika Serikat dan mencoba menarik perhatian mereka dalam hal pembikinan senjata atom. Tetapi, baru beberapa bulan kemudian, sesudah Albert Einstein menulis sepucuk surat mengenai soal itu kepada Presiden Roosevelt, barulah pemerintah Amerika Serikat menaruh perhatian terhadap tenaga atom.



Begitu pemerintah Amerika Serikat tertarik, tugas para ilmuwan yang paling utama adalah membangun sebuah prototip alat untuk mengawasi pelepasan tenaga atom untuk melihat apakah reaksi berantai yang bisa bertahan sendiri betul-betul bisa dipertanggungjawabkan. Berhubung Enrico Fermi seorang ilmuwan yang berbobot dan berwenang dalam hal ihwal neutron, dan karena dia sudah menggabungkan baik bakat teori maupun praktek percobaan-percobaannya, dia ditunjuk jadi kepala grup untuk mencoba membangun reaktor atom pertama di dunia. Pertama dia bekerja di Universitas Colombia, kemudian di Universitas Chicago. Di Chicago inilah, tanggal 2 Desember 1942, reaktor nuklir itu selesai dirancang dan dibangun dengan berhasil di bawah pengawasan Fermi. Ini betul-betul suatu babak mula dari jaman atom, karena untuk pertama kalinya dalam sejarah manusia orang berhasil membuat reaksi berantai nuklir. Percobaan yang berhasil ini segera dikirim ke timur dengan kata-kata bertuah tetapi mengandung citra gaib, "Navigator Itali sudah menginjakkan kaki di dunia baru." Sesudah peristiwa berhasilnya percobaan ini, diputuskan untuk bergegas lewat yang disebut "Proyek Manhattan." Fermi memegang peranan menentukan di proyek itu selaku penasehat ahli yang menonjol.



Sesudah perang, Fermi jadi mahaguru di Universitas Chicago. Dia meninggal dunia tahun 1954, Fermi kawin dan beranak dua. Elemen kimia nomor 100, "fermium," dijuluki atas namanya sebagai tanda penghormatan. Fermi merupakan orang penting ditilik dari pelbagai sebab dan jurusan. Pertama, tak syak lagi dialah ilmuwan terbesar di abad ke-20 dan satu dari segelintir orang yang termasyhur baik selaku teoritikus maupun pencoba. Hanya sedikit sekali hasil karya ilmiahnya dibeberkan di dalam buku ini, tetapi Fermi sesungguhnya sudah menulis lebih dari 200 artikel ilmiah selama kariernya. Kedua, Fermi merupakan tokoh amat penting dalam kaitan pembikinan bom atom, kendati beberapa orang lain pegang peranan yang setara pentingnya dalam pekerjaan itu. Tetapi, arti penting terpokok Fermi berpangkal pada peranan utamanya yang dia pegang dalam hal penemuan reaktor atom. Jelas sekali saham Fermi dalam hubungan ini. Dia beri sumbangan teori yang menentukan, dan dia mengawasi perancangannya dan sekaligus pembangunan reaktor pertamanya.



Sejak tahun 1945, tak ada bom atom yang digunakan dalam peperangan, tetapi sejumlah besar reaktor nuklir dibangun untuk pembangkit energi bagi tujuan-tujuan damai. Reaktor-reaktor tampaknya bahkan akan punya arti lebih penting di masa depan. Lebih dari itu, beberapa reaktor digunakan untuk memprodusir radio isotop yang berguna itu, yang digunakan di bidang kedokteran dan penyelidikan ilmiah. Reaktor juga --dan lebih menakutkan--merupakan sumber "Plutonium," bahan utama (substansi) yang dapat digunakan untuk bikin senjata-senjata atom. Ada ketakutan yang bisa dimengerti bahwa reaktor nuklir bisa menjadi bencana besar buat kemanusiaan, tetapi tak ada yang menganggap bahwa penemuan itu barang sepele. Entah untuk kebaikan atau untuk keburukan, hasil karya Fermi akan punya pengaruh luas di masa-masa mendatang.
Read Post | comments

Ilmuwan Teori Struktur Atom

Bapak teori struktur atom Niels Henrik David Bohr lahir tahun 1885 di Kopenhagen. Di tahun 1911 dia raih gelar doktor fisika dari Universitas Copenhagen. Tak lama sesudah itu dia pergi ke Cambridge, Inggris. Di situ dia belajar di bawah asuhan J.J. Thompson, ilmuwan kenamaan yang menemukan elektron. Hanya dalam beberapa bulan sesudah itu Bohr pindah lagi ke Manchester, belajar pada Ernest Rutherford yang beberapa tahun sebelumnya menemukan nucleus (bagian inti) atom. Adalah Rutherford ini yang menegaskan (berbeda dengan pendapat-pendapat sebelumnya) bahwa atom umumnya kosong, dengan bagian pokok yang berat pada tengahnya dan elektron di bagian luarnya. Tak lama sesudah itu Bohr segera mengembangkan teorinya sendiri yang baru serta radikal tentang struktur atom. Kertas kerja Bohr yang bagaikan membuai sejarah "On the Constitution of Atoms and Molecules," diterbitkan dalam Philosophical Magazine tahun 1933.



Teori Bohr memperkenalkan atom sebagai sejenis miniatur planit mengitari matahari, dengan elektron-elektron mengelilingi orbitnya sekitar bagian pokok, tetapi dengan perbedaan yang sangat penting: bilamana hukum-hukum fisika klasik mengatakan tentang perputaran orbit dalam segala ukuran, Bohr membuktikan bahwa elektron-elektron dalam sebuah atom hanya dapat berputar dalam orbitnya dalam ukuran spesifik tertentu. Atau dalam kalimat rumusan lain: elektron-elektron yang mengitari bagian pokok berada pada tingkat energi (kulit) tertentu tanpa menyerap atau memancarkan energi. Elektron dapat berpindah dari lapisan dalam ke lapisan luar jika menyerap energi. Sebaliknya, elektron akan berpindah dari lapisan luar ke lapisan lebih dalam dengan memancarkan energi. Teori Bohr memperkenalkan perbedaan radikal dengan gagasan teori klasik fisika. Beberapa ilmuwan yang penuh imajinasi (seperti Einstein) segera bergegas memuji kertas kerja Bohr sebagai suatu "masterpiece," suatu kerja besar; meski begitu, banyak ilmuwan lainnya pada mulanya menganggap sepi kebenaran teori baru ini.



Percobaan yang paling kritis adalah kemampuan teori Bohr menjelaskan spektrum dari hydrogen atom. Telah lama diketahui bahwa gas hydrogen jika dipanaskan pada tingkat kepanasan tinggi, akan mengeluarkan cahaya. Tetapi, cahaya ini tidaklah mencakup semua warna, tetapi hanya cahaya dari sesuatu frekuensi tertentu. Nilai terbesar dari teori Bohr tentang atom adalah berangkat dari hipotesa sederhana tetapi sanggup menjelaskan dengan ketetapan yang mengagumkan tentang gelombang panjang yang persis dari semua garis spektral (warna) yang dikeluarkan oleh hidrogen. Lebih jauh dari itu, teori Bohr memperkirakan adanya garis spektral tambahan, tidak terlihat pada saat sebelumnya, tetapi kemudian dipastikan oleh para pencoba. Sebagai tambahan, teori Bohr tentang struktur atom menyuguhkan penjelasan pertama yang jelas apa sebab atom punya ukuran seperti adanya. Ditilik dari semua kejadian yang meyakinkan ini, teori Bohr segera diterima, dan di tahun 1922 Bohr dapat,hadiah Nobel untuk bidang fisika.



Tahun 1920 lembaga Fisika Teoritis didirikan di Kopenhagen dan Bohr jadi direkturnya. Di bawah pirnpinannya cepat menarik minat ilmuwan-ilmuwan muda yang brilian dan segera menjadi pusat penyelidikan ilmiah dunia. Tetapi sementara itu teori struktur atom Bohr menghadapi kesulitan-kesulitan. Masalah terpokok adalah bahwa teori Bohr, meskipun dengan sempurna menjelaskan kesulitan masa depan atom (misalnya hidrogen) yang punya satu elektron, tidak dengan persis memperkirakan spektra dari atom-atom lain. Beberapa ilmuwan, terpukau oleh sukses luar biasa teori Bohr dalam hal memaparkan atom hidrogen, berharap dengan jalan menyempurnakan sedikit teori Bohr, mereka dapat juga menjelaskan spektra atom yang lebih berat. Bohr sendiri merupakan salah seorang pertama yang menyadari penyempurnaan kecil itu tak akan menolong, karena itu yang diperlukan adalah perombakan radikal. Tetapi, bagaimanapun dia mengerahkan segenap akal geniusnya, toh dia tidak mampu memecahkannya.



Pemecahan akhirnya ditemukan oleh Werner Heisenberg dan lain-lainnya, mulai tahun 1925. Adalah menarik untuk dicatat di sini, bahwa Heisenberg --dan umumnya ilmuwan yang mengembangkan teori baru-- belajar di Kopenhagen, yang tak syak lagi telah mengambil manfaat yang besar dari diskusi-diskusi dengan Bohr dan saling berhubungan satu sama lain. Bohr sendiri bergegas menuju ide baru itu dan membantu mengembangkannya. Dia membuat sumbangan penting terhadap teori baru, dan liwat disuksi-diskusi dan tulisan-tulisan, dia menolong membikin lebih sistematis. Tahun 1930-an lebih menunjukkan perhatiannya terhadap permasalahan bagian pokok struktur atom. Dia mengembangkan model penting "tetesan cairan" bagian pokok atom. Dia juga mengajukan masalah teori tentang "kombinasi bagian pokok" dalam reaksi atom untuk dipecahkan. Tambahan pula, Bohr merupakan orang yang dengan cepat menyatakan bahwa isotop uranium yang terlibat dalam pembagian nuklir adalah U235. Pernyataan ini punya makna penting dalam pengembangan berikutnya dari bom atom.



Dalam tahun 1940 balatentara Jerman menduduki Denmark. Ini menempatkan diri Bohr dalam bahaya, sebagian karena dia punya sikap anti Nazi sudah tersebar luas, sebagian karena ibunya seorang Yahudi. Tahun 1943 Bohr lari meninggalkan Denmark yang jadi daerah pendudukan, menuju Swedia. Dia juga menolong sejumlah besar orang Yahudi Denmark melarikan diri agar terhindar dari kematian dalam kamar-kamar gas Hitler. Dari Swedia Bohr lari ke Inggris dan dari sana menyeberang ke Amerika Serikat. Di negeri ini, selama perang berlangsung, Bohr membantu membikin bom atom. Seusai perang, Bohr kembali kampung ke Denmark dan mengepalai lembaga hingga rohnya melayang tahun 1962. Dalam tahun-tahun sesudah perang Bohr berusaha keras --walau tak berhasil-- mendorong dunia internasional agar mengawasi penggunaan energi atom. Bohr kawin tahun 1912, di sekitar saat-saat dia melakukan kerja besar di bidang ilmu pengetahuan. Dia punya lima anak, salah seorang bernama Aage Bohr, memenangkan hadiah Nobel untuk bidang fisika di tahun 1975. Bohr merupakan orang yang paling disenangi di dunia ilmuwan, bukan semata-mata karena menghormat ilmunya yang genius, tetapi juga pribadinya dan karakter serta rasa kemanusiaannya yang mendalam.



Kendati teori orisinal Bohr tentang struktur atom sudah berlalu lima puluh tahun yang lampau, dia tetap merupakan salah satu dari tokoh besar di abad ke-20. Ada beberapa alasan mengapa begitu. Pertama, sebagian dari hal-hal penting teorinya masih tetap dianggap benar. Misalnya, gagasannya bahwa atom dapat ada hanya pada tingkat energi yang cermat adalah merupakan bagian tak terpisahkan dari semua teori-teori struktur atom berikutnya. Hal lainnya lagi, gambaran Bohr tentang atom punya arti besar buat menemukan sesuatu untuk diri sendiri, meskipun ilmuwan modern tak menganggap hal itu secara harfiah benar. Yang paling penting dari semuanya itu, mungkin, adalah gagasan Bohr yang merupakan tenaga pendorong bagi perkembangan "teori kuantum." Meskipun beberapa gagasannya telah kedaluwarsa, namun jelas secara historis teori-teorinya sudah membuktikan merupakan titik tolak teori modern tentang atom dan perkembangan berikutnya bidang mekanika kuantum.
Read Post | comments

Ilmuwan Pembelahan Uranium

Otto Hahn adalah seorang Ilmuwan pemenang hadiah Nobel dalam bidang kimia tahun 1944. Sang penemu pembelahan Uranium ini dilahirkan pada tanggal 8 Maret 1879 di Frankfurt, Jerman. Mekipun secara pribadi Hahn tidak menghendaki hasil temuannya digunakan untuk hal-hal yang tidak sesuai denan kemanusiaan, tetapi pada kenyataannya justru penemuannya tersebut dipakai sebagai salah satu dasar perakitan bom atom yang dibuat dengan dalih demi perdamaian dunia.



Masa kanak-kanak dan pendidikan dasarnya dilalui di kota kelahirannya. Ayahnya seorang seniman ahli peniup gelas yang berhasil dan juga menjadi anggota parlemen di kotanya. Sang Ayah mengirimkan Hahn ke Marburg setelah Hahn menyelesaikan pendidikan SMA. Di Marburg dan Munchen Hahn mempelajari Ilmu Kimia yang merupakan mata pelajaran paling disukainya. Berkat kerajinannya Hahn mendapat gelar Doktor untuk bidang Kimia Organik pada usia yang relatif muda. Pada tahun 1907 Hahn mendapat gelar Profesor untuk bidang yang sama.



Hasil penelitian Hahn adalah zat Mesothorium yang mempunyai daya radiasi yang sama seperti radium tetapi lebih murah harganya daripada uranium. Hahn kemudian bekerjasama dengan Ilse Meitner seorang ahli fisika dari Australia dan berkat jasanya Hahn dan rekannya Fritz Strassman menemukan Uranium yang dapat dibelah yang pada waktu itu penemuan ini merupakan hal yang mustahil.



Otto Hahn sebagai Bapak Pembelahan Uranium ini merasa bersyukur bahwa ia tidak dipilih sebagai salah satu sarjana yang harus mengembangkan persenjataan modern bagi negaranya. Hahn merupakan seorang pejuang yang gigih melawan persenjataan atom bagi negaranya. Ia seorang peneliti, pekerja keras juga seorang pencinta kedamaian.



Pada tahun 1946 Hahn diangkat menjadi Direktur Lembaga Pengembangan Ilmu Pengetahuan Max Planck dan bekerja selama 14 tahun. Di lembaga tersebut Hahn menyibukkan diri dengan mempelajari dan mengklasifikasikan beraneka macam partikel yang dihasilkan oleh proses pemecahan uranium. Namun penerapan praktisnya dipelajari hanya dengan tujuan untuk menghasilkan suatu jenis energi baru yang kemudian digunakan dalam reakto-reaktor atom. Otto Hahn meninggal pada tahun 1962 di Gottingen.
Read Post | comments

Kimiawan Klorofil Penemu Kromatografi

Richard Martin Willst�tter adalah kimiawan Jerman yang bekerja pada struktur klorofil dan pigmen tanaman lainnya membuatnya memenangkan Hadiah Nobel Kimia pada 1915. Ia menemukan kromatografi kertas secara bebas dari Mikhail Tsvett. Willstatter menerima gelar doktornya dari Universitas Munich (1894) untuk karya pada struktur kokain. Selama menjabat asisten Adolf von Baeyer di Munich, ia melanjutkan penelitian struktur alkaloid. Richard Martin Willst�tter lahir di Karlsruhe di Baden 13 Agustus 1872 bersekolah di kotanya dan Sekolah Teknik di Nuremberg. Ketika berusia 18 tahun ke Universitas M�nchen memasuki Departemen Kimia di bawah Baeyer dan tinggal disana selama 15 tahun, pertama sebagai seorang mahasiswa, dari 1896 sebagai dosen - mengejar karya ilmiah secara mandiri - sampai pada awal tahun 1902 ia menjadi pengganti J. Thiele sebagai Profesor Luar Biasa.



Sebagai pria muda terutama ia mempelajari struktur dan sintesis alkaloid tanaman seperti atropin dan kokain. Dalam hal ini, seperti dalam kemudian bekerja pada jenis quinone dan senyawa quinone yang merupakan dasar dari banyak Bahan Tambahan Makanan, ia berusaha untuk memperoleh keahlian dalam metode kimia untuk mempersiapkan diri untuk secara luas dan pekerjaan lebih sulit menyelidiki pigmen tumbuhan dan hewan. Untuk melakukan ini, fasilitas kerja yang memberikan dia munchen laboratorium terlalu terbatas dan ia senang menerima tawaran pertama Ketua profesor yang ia terima pada musim panas 1905. Dengan demikian bahwa ia datang ke Zurich untuk Federal Technical College.



Pada 1905, ia diberikan jabatan guru besar di Universitas Zurich dan mulai bekerja tentang klorofil. Ia menguraikan strukturnya dan menunjukkan bahwa pigmen heme darah melahirkan kemiripan struktur dengan senyawa porfirin yang ditemukan di klorofil. Ia merupakan guru besar kimia di Universitas Berlin dan direktur Institut Kaiser Wilhelm di Berlin (1912-1916), di mana pengamatannya mengungkap struktur banyak pigmen bunga dan buah. Dalam dua tahun sebelum pecahnya Perang Dunia pertama ia mampu dengan kolaborator sebuah tim untuk melengkapi penyelidikannya ke klorofil dan, sehubungan dengan itu, untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan hemoglobin dan, dengan cepat berturut-turut, untuk melaksanakan studinya tentang anthocyanes, yang pewarna bunga dan buah-buahan.



Penyelidikan ini adalah pigmen tumbuhan, khususnya yang bekerja pada klorofil, yang dihormati oleh penghargaan Hadiah Nobel untuk Kimia (1915), tepat pada waktu ketika ia memutuskan untuk menerima panggilan ke Universitas Munich dan lagi, sebagai pengganti guru tuanya Adolf von Baeyer, mengambil bagian aktif dalam mengajar universitas, sebab, sebagai hal-hal itu, bahkan tenour kehidupan ilmiah di Dahlem sudah pergi. Saat pekerjaannya terganggu oleh perang, ia memalingkan pehatiannya pada pengembangan topeng gas



Tujuh tahun ini di Swiss itu untuknya yang terbaik dan paling signifikan. Tapi sementara penelitian dan mengajar membawa dia sangat puas, pada saat yang sama ia menderita kemalangan pribadi dan segera menjadi kesepian. Ia menikmati pekerjaannya di Zurich begitu banyak sehingga ia tidak memikirkan tahun-tahun itu sebagai masa tunggu sampai ia dipanggil kembali ke Jerman pada tahun 1912. Untuk Jubileum Universitas Berlin, Kaiser Wilhelm telah mendirikan sebuah Masyarakat untuk Peningkatan Pengetahuan Ilmiah dan tubuh ini telah mendirikan sebuah Institut Kimia di Berlin/Dahlem. Ia ditawari Research Laboratory di sini dalam hubungannya dengan kehormatan guru besar di Universitas Berlin.



Pada periode berikutnya terus Willst�tter baris pentingnya, dan yang cemerlang dan bermanfaat hari kerja dianggap sebagai pelopor prestasi. Penyelidikan ke dalam fotosintesis dan ke dalam sifat dan aktivitas enzim yang mendahului Biokimia modern. Pada waktu itu metode sejauh ini dikembangkan berkonsentrasi enzim melalui adsorpsi tidak memungkinkan untuk mencapai ke mengkristal enzim. Persambungan ini, Willst�tter dilakukan studi penting adsorbents, logam hidroksida, hidrogel dan silicic asam. Selain itu ia cepat memberikan perhatiannya juga untuk masalah-masalah teoretis kimia. Dengan demikian, ia mencapai sintesis pertama cyclo-octatetraene, dan kemudian membandingkannya dengan benzena; begitu juga ia membuat percobaan untuk menghasilkan cyclobutadiene.



Pada 1916, Willstatter menggantikan Baeyer di Munich. Selama 1920-an, ia mengamati mekanisme reaksi enzim dan berbuat banyak untuk menentukan bahwa enzim merupakan zat kimia dan bukan organisme biologi. Pandangannya bahwa enzim ialah nonprotein secara luas bertahan sampai disangkal pada 1930. Menjadi Yahudi, pada 1924 ia berhenti dalam kedudukannya di Munich dalam protes terhadap tekanan antisemit. Willst�tter karier datang ke sebuah akhir yang tragis ketika, sebagai isyarat terhadap peningkatan antisemitisme, ia mengumumkan pengunduran dirinya pada tahun 1924. Ungkapan kepercayaan oleh Fakultas, oleh murid-muridnya dan oleh Menteri gagal untuk menjabat lima puluh tiga tahun ilmuwan dalam keputusannya untuk mengundurkan diri.



Ia melanjutkan pekerjaannya sendirian, pertama di Munich dan, dari 1939, di Swiss. Dia tinggal di dalam pensiun di Munich, memelihara kontak hanya dengan orang-orang dari murid-muridnya yang tetap tinggal di Institut dan dengan penggantinya, Heinrich Wieland, yang telah dinominasikan. Mempesona menawarkan baik di rumah dan di luar negeri yang serupa ditolak oleh dia. Pada tahun 1938 ia melarikan diri dari Gestapo dengan bantuan muridnya A. Stoll dan berhasil untuk beremigrasi ke Swiss, kehilangan semua bagian dari barang-barangnya.



Willst�tter menikah dengan Sophie, putri seorang profesor Universitas Heidelberg. Mereka punya satu anak, Ludwig, dan seorang putri, Ida Margarete. Orang tua itu melewati tiga tahun terakhir hidupnya di dekat Locarno Muroalto menulis Biografi (Aus meinem Leben, yang disunting oleh A. Stoll, Verlag Chemie, Weinheim, 1949; Edisi bahasa Inggris From my Life, Benjamin, New York, 1965) sampai ia meninggal pada 3 Agustus 1942, karena serangan jantung. Pada tahun 1956 sebuah tugu peringatan kepada Richard Willst�tter ini diresmikan di Muroalto. Dalam epilog yang ditulis oleh A. Stoll untuk Willst�tter's Biography daftar dan perbedaan kehormatan yang diberikan kepada sarjana besar ini di setiap bagian dunia yang beradab sendirian menempati tidak kurang dari tiga halaman.





Dari Nobel Lectures, Kimia 1901-1921, Elsevier Publishing Company, Amsterdam, 1966

Read Post | comments

Penemu Senyawa Reagen Grignard

Fran�ois Auguste Victor Grignard yang lahir 6 Mei 1871 di Cherbourg, adalah seorang kimiawan Perancis. Ia menemukan cara membuat organomagnesium halida (RMgX) saat bekerja untuk meraih gelar Ph.D. Atasannya, Barbier, telah mencoba membuatnya selama beberapa lama, tetapi si jenius Victor lah yang mengatasi masalah tersebut. Penemuan ini di tahun 1901 mengubah reaksi kimia organik dan membuatnya memenangkan hadiah Nobel pada tahun 1912. Senyawa yang ditemukannya tersebut dikenal dengan nama Reagen Grignard.



Ia belajar di sekolah setempat selama 1883-1887 dan pada tahun 1889 ia memenangkan beasiswa ke �cole Normale Khusus di Cluny. Setelah dua tahun, sekolah, yang dimaksudkan untuk menghasilkan guru sekolah menengah modern, ditutup karena perselisihan antara pendukung "klasik" dan "modern" metode pendidikan menengah. Grignard dan teman-teman sekelasnya dipindahkan ke instansi lain dalam rangka untuk menyelesaikan hak mereka beasiswa dan Grignard sendiri memiliki nasib baik untuk bergabung dengan University of Lyons, di mana ia terikat pada Facult� des Sciences.



Ia gagal dalam ujian pemegang diploma dalam matematika dan pada 1892 ia pergi untuk memenuhi dinas militer. Menjelang akhir 1893 ia sudah didemobilisasikan dan kembali ke Lyons untuk memperoleh derajat Math�matiques Licenci� �s Sciences pada tahun 1894. Pada bulan Desember, 1894, setelah beberapa bujukan, ia menerima posting junior di Facult� des Sciences, bekerja sama dengan Louis Bouveault: ia kemudian dipromosikan menjadi pr�parateur dan saat itulah ia memulai hubungannya dengan Philippe Barbier. Ia memperoleh gelar Licenci�-�s-Ilmu Physiques dan pada 1898 ia menjadi koki des travaux pratiques dan juga menulis makalah pertamanya, bersama-sama dengan Barbier.



Pada tahun 1901 ia menyerahkan tesis yang cemerlang magnesium senyawa organik Sur les Combinaisons organomagn�siennes mixtes, dan dianugerahi gelar Docteur �s Sciences de Lyons. Ia diangkat Maitre de Conferences, University of Besan�on pada tahun 1905, tetapi ia kembali ke Lyons pada tahun berikutnya, menempati posisi yang sama sampai pemilihan sebagai Professeur-adjoint de Chimie G�n�rale pada tahun 1908. Pada tahun 1909 ia mengambil alih dari Departemen Kimia Organik di Nancy, dalam suksesi Blaise yang telah pindah ke Paris, dan pada tahun berikutnya ia menjadi Profesor of Organic Chemistry.



Pada awal Perang Dunia Pertama, Grignard itu dimobilisasi di mantan pangkat kopral, tapi ia segera akan ditugaskan untuk belajar, di Nancy, yang retak benzols dan, kemudian, untuk bekerja mengenai masalah perang kimia di Paris. Ia mengunjungi Amerika Serikat selama kimia 1917-1918 sebagai wakil di Komite Tardieu dan ia menyampaikan kuliah di Institut Mellon. Setelah perang ia kembali ke Nancy dan pada 1919 ia berhasil Barbier sebagai Profesor Kimia Umum di Lyons. Pada tahun 1921 ia mengambil pos tambahan sebagai Direktur l'Ecole de Chimie Industrielle de Lyon, menjadi anggota Dewan Universitas, dan pada tahun 1929 ia menjadi Dekan Fakultas Ilmu Pengetahuan.



Penyelidikan pertama Grignard bersangkutan "etil b-isopropylacetobutyrate dan stereoisomeric diisopropylbutenedicarboxylic asam" dan studi tentang hidrokarbon tidak jenuh bercabang. Pada tahun 1899, pada rekomendasi Barbier, ia belajar organomagnesium senyawa dan penemuan persiapan klasik alkil halida magnesium pertama kali disampaikan oleh Henri Moissan ke Acad�mie des Sciences pada 11 Mei 1900. Dia lalu mengembangkan aplikasi langsung dan elegan ini reagen sederhana, yang ditakdirkan untuk memainkan peranan penting dalam sintesis organik itu, pada saat kematiannya pada tahun 1935, terdapat lebih dari 6.000 referensi kepada mereka dalam literatur.



Dia menggunakan agen untuk mempersiapkan dan mempelajari lebih eksotik alkohol, keton, keto-ester, Nitril dan senyawa terpene dan ia mengembangkan metode untuk sintesis fulvenes. Ia juga prihatin dengan pekerjaan pada konstitusi senyawa tak jenuh oleh ozonization kuantitatif, kondensasi aldehida dan keton, pemisahan keton alkohol tersier, yang retak kehadiran hidrokarbon dalam aluminium klorida dan katalitik hidrogenasi dan dehidrogenasi proses di bawah tekanan berkurang.



Grignard adalah pengarang dari beberapa publikasi di 170 penelitian dan, pada saat kematiannya, ia bekerja untuk memenuhi ambisinya untuk melihat referensi kimia besar bekerja dalam bahasa Perancis. Dua jilid dari Traite de Chimie organique (Risalah di kimia organik) sudah diterbitkan, dua lagi sudah siap untuk pers dan editorial bekerja selama dua ini juga dikemukakan: itu kemudian harus diselesaikan oleh kolaborator. Pada tahun 1937, dua orang mahasiswa, Jean Koln dan Roger Grignard, menerbitkan ringkasan de Chimie organique (Survei kimia organik) yang didasarkan pada kuliah Grignard kursus dalam kimia organik.



Grignard berbagi Cahours Prize (Institut de France) pada tahun 1901 dan sekali lagi pada 1902, ketika ia juga memenangkan Medali Berthelot. Pada 1905 ia dianugerahi Prix Jecker dan di tahun 1912, Lavoisier Medal. Pada tahun 1912, Hadiah Nobel Kimia itu dianugerahkan kepadanya, dengan pertimbangan penemuan dari apa yang disebut sebagai reagen Grignard, berbagi penghargaan dengan Paul Sabatier yang menerimanya karena metode hydrogenating senyawa organik dengan cara halus dibagi logam. Dalam urutan L�gion d'Honneur, ia diangkat sebagai Chevalier (1912), Officier (1920) dan Commandeur (1933).



Dia juga Kehormatan Profesor, University of Nancy (1931); ia memegang gelar doktor kehormatan dari Universitas Brussels dan Louvain, dan ia Kehormatan Fellow di Chemical Society (London) dan anggota asing dari Royal Swedish Academy of Sciences. Agustinus Marie Grignard menikahi Boulant pada tahun 1910 dan putra tunggal mereka, Roger, mengikuti jejak akademis ayahnya: mereka juga punya satu anak perempuan. Grignard meninggal pada tanggal 13 Desember 1935 di Lyon





Dari Nobel Lectures, Kimia 1901-1921, Elsevier Publishing Company, Amsterdam, 1966



Read Post | comments

Kimiawan Pengukuran Berat Atom

Theodore William Richards (1868�1928), orang Amerika Serikat pertama yang menerima Penghargaan Nobel dalam Kimia, menerimanya karena penentuan akuratnya pada berat atom 25 seluruhnya, termasuk yang digunakan untuk menentukan sercara pasti semua bobot atom lain. Karyanya, yang mulai diterbitkan pada 1887, membetulkan studi-studi sebelumnya pada 1860-an oleh Jean Servais Stas. Di antara sumbangan lainnya, Richards mengadakan pemeriksaan eksperimental atas konsep isotop, menunjukkan bahwa timah hitam dari sumber-sumber yang berbeda memiliki berat atom yang berbeda.



Theodore William Richards lahir di Germantown, Pennsylvania, Amerika Serikat pada 31 Januari 1868. Ayahnya, William T. Richards adalah seorang pelukis terkenal pemandangan dan laut: ibunya, Anna, n�e Matlack, memenangkan kemasyhuran karya puitis untuknya. Selama masa kecilnya, Richards bepergian ke Inggris dan Perancis, dan dididik di rumah oleh ibunya, seorang pengarang dan penyair Quaker, hingga ia ke Haverford College pada usia 14 tahun.



Pada 1883 ia melanjutkan ke Haverford College, Pennsylvania, dimana ia menerima gelar doktor dalam kimia saat ia berusia 20. Ia tetap di sana sebagai peneliti dan dosen penting, kecuali saat tinggal sementara di Eropa untuk keanggotaan hadiah dan mempelajari perkembangan terakhir elektrokimia dan termodinamika. Ia menerima gelar, B.A. 1886; M.A. dan Ph.D. 1888. Setahun berikut dihabiskan di Jerman, dimana ia belajar di bawah Victor Meyer, P. Jannasch, G. Kruss dan W. Hempel. Sekembalinya ke Harvard ia diangkat menjadi Asisten dalam Kimia. Dia berturut-turut menjadi Instruktur (1891), Asisten Profesor (1894) dan Profesor (1901); pada tahun 1901 ia menolak tawaran profesor penuh di Universitas G�ttingen. Pada tahun 1903 ia menjadi Ketua Jurusan Kimia di Harvard dan pada tahun 1912 ia diangkat sebagai Profesor Erving Kimia dan Direktur Laboratorium Wolcott Memorial Gibbs.



Sekitar setengah dari karya asli Richards dimulai pada tahun 1886 dengan bekerja pada oksigen dan tembaga. Ia mengembangkan teknik baru untuk penentuan rasio halida dan melakukan banyak terhadap metode meningkatkan menimbang. Ia menemukan nephelometer dan menunjukkan efek berbahaya uap air tersumbat dalam gas dan padatan. Pada 1912 ia telah redetermined, dengan akurasi tertinggi, berat atom lebih dari tiga puluh elemen penting dan dalam tahun-tahun berikutnya ia memainkan perannya, dengan karyanya pada penentuan berat atom isotop, dalam konsep modern atom . Pada awalnya pekerjaan yang dipandu oleh Cooke JP.



Richards belajar atom dan molekul volume dan ia merumuskan hipotesis kompresibel atom. Dia melakukan serangkaian pengukuran compressibilities dari banyak unsur dan senyawa dalam mendukung teorinya, mengembangkan, menerapkan dan menguji metode dan teknik baru. Dia memperkenalkan penggunaan suhu transisi terhidrasi murni garam sebagai titik tetap dalam standardisasi termometer dan adiabatik kalorimetri. Penelitiannya direkam dalam sekitar tiga ratus teknis terutama makalah yang diterbitkan dalam Proceedings of the American Academy of Arts and Sciences, Journal of the American Chemical Society dan dari Institusi Carnegie Washington.



Profesor Richards menerima gelar doktor kehormatan di bidang ilmu pengetahuan dari Yale (1905), Harvard (1910), Cambridge, Oxford dan Manchester (1911) dan Princeton (1923); dalam filsafat dari Praha (1909) dan Christiania (1911); hukum dari Haverton (1908), Pittsburgh (1915) dan Pennsylvania (1920); dalam kimia dari Clark (1909); dan dalam kedokteran dari Berlin (1910). Ia adalah Presiden dari American Chemical Society (1914), Asosiasi Amerika untuk Kemajuan Ilmu Pengetahuan (1917) dan American Academy of Arts and Sciences (1919-21).



Ia menerima Medali Davy (Royal Society), 1910; yang Faraday Medal, 1911, dan Willard Gibbs Medal (American Chemical Society), 1912; Franklin Medal (Franklin Institute), 1916; dan Le Blanc dan Medali Lavoisier pada tahun 1922. Ia diangkat Officier de la L�gion d'honneur pada tahun 1925 dan ia memegang beasiswa atau keanggotaan dari akademi dan masyarakat belajar di Amerika Serikat, Kepulauan Inggris, Perancis, Jerman dan Skandinavia. Richards menikah Miriam Stuart Thayer, putri dari Profesor Joseph H. Thayer, pada tahun 1896; mereka punya satu putri dan dua putra. Rekreasi favoritnya adalah membuat sketsa, golf dan berlayar. Ia meninggal di Cambridge, Massachusetts, pada tanggal 2 April 1928.



***

Dari Nobel Lectures, Kimia 1901-1921, Elsevier Publishing Company, Amsterdam, 1966



Read Post | comments

Ilmuwan Wanita Marie Curie

Maria Sklodowska. Marie Curie lebih masyhur dari banyak ilmuwan, tetapi kemasyhurannya tidaklah bertolak dari arti penting ilmiah yang sudah diperbuatnya, tetapi lebih banyak disebabkan karena dia seorang wanita. Kariernya menunjukkan, dalam jenis jenis pekerjaan yang mungkin, seorang wanita sanggup melakukan penyelidikan ilmiah yang punya kualitas tinggi. Atas dasar ini dia menjadi amat gemerlapan, sehingga banyak orang yang punya kesan bahwa dialah orang yang menemukan radioaktif. Tetapi nyatanya radioaktif diketemukan oleh Antoine Henri Becquerel. Tak perlu dipersoalkan lagi bahwa prioritas jatuh pada Becquerel, karena baru sesudah Marie Curie membaca laporan penemuan Becquerel barulah dia dan suaminya Pierre, yg juga ilmuwan berbakat mulai penyelidikan masalah itu.



Sesungguhnya hasil karya Marie Curie yang mengesankan adalah penemuan dan pemisahan elemen kimia radium. Sebelum ini dia sudah menemukan elemen radioaktif lain yang dijulukinya "polonium," diambil dari nama negeri asalnya, Polandia. Ini memang betul-betul karya yang mengagumkan, tetapi tidaklah terlalu mempunyai arti penting yang menonjol dalam teori ilmiah. Tahun 1903, Marie Curie, Pierre Curie dan Antoine Henri Becquerel secara bersama-sama peroleh Hadiah Nobel untuk bidang fisika. Dan tahun 1911 Marie Curie dapat lagi Hadiah Nobel, kali ini untuk bidang kimia. Ini membuatnya orang pertama yang peroleh Hadiah Nobel dua kali.



Menarik untuk dicatat bahwa Marie Curie punya anak kecil tatkala dia menyelesaikan penyelidikan ilmiah paling pentingnya. Puteri tertuanya, Irene, juga menjadi ilmuwan yang berhasil gemilang. Irene kawin dengan pria yang juga ilmuwan berbakat, Jean Frederic Joliot. Sepasang suami istri itu bersama-sama menemukan radioaktif buatan (artifisial). Untuk penemuan ini (yang bisa dianggap "keturunan" dari penemuan radio-aktif alamiah!) menyebabkan Joliot dan Curie membagi Hadiah Nobel tahun 1935. Puteri kedua Marie Curie, Eve, menjadi musikus terkenal dan pengarang. Betul-betul sebuah keluarga luar biasa! Marie Curie meninggal dunia tahun 1934, kena leukemia. Besar kemungkinan akibat berulang kali berhadapan dengan benda-benda yang mengandung radioaktif.
Read Post | comments

Kimiawan Struktur Senyawa Organik

Alfred Werner (1866-1918) adalah seorang kimiawan Swiss. Menerima Penghargaan Nobel Kimia 1913 untuk penemuan struktur molekul organik olehnya. Werner merupakan orang pertama yang mengajukan struktur sesunggunya dari senyawa koordinasi yang mengandung ion kompleks, di mana sebuah atom logam transisi pusat dikelilingi oleh ligan netral atau anion. Ia juga mempersiapkan kompleks itu dengan isomer optik, dan pada tahun 1914 ia melaporkan senyawa chiral sintetis pertama yang kekurangan karbon, dikenal sebagai heksol dengan rumus kimia [Co(Co(NH3)4(OH)2)3]Br6.



Alfred Werner, anak dari mandor pabrik J.A. Werner dan istrinya Jeanne, née Tesche, dilahirkan pada tanggal 12 Desember 1866, di Mulhausen di Alsace, tempat ia pergi ke sekolah. Ketika ia berada di sekolah, dia menunjukkan minat dalam bidang kimia dan lakukan, ketika ia hanya 18, yang pertama penelitian kimia independen. Sejak tahun 1885 sampai 1886 ia dinas militer di Karlsruhe dan, selama ini, menghadiri kuliah-Engler di Sekolah Tinggi Teknik di kota itu. Pada tahun 1886 ia menghadiri kuliah di Federal Technical High School di Zurich dan pada tahun 1889 yang diperoleh di sana Diploma Teknik Kimia. Selama studinya di sana ia banyak dipengaruhi oleh Profesor A. Hantzsch.



Pada tahun 1889 ia diangkat menjadi Asisten di laboratorium Profesor menyergap di Sekolah Tinggi Teknik Zurich dan dia kemudian mulai bekerja sama dengan Profesor Hantzsch dalam penelitian. Pada 1890 ia memperoleh gelar sarjana di University of Zurich dengan tesis mengenai tata ruang dari atom dalam molekul yang mengandung nitrogen. Dari 1890 hingga 1891 ia melakukan pekerjaan lebih lanjut mengenai hal ini dan mengunjungi Paris, di mana ia bekerja di bawah Profesor Berthelot di Collège de France. Pada 1892 ia kembali ke Zurich sebagai dosen di Sekolah Tinggi Teknik, dan pada 1893 ia diangkat sebagai Associate Professor di University of Zurich, untuk berhasil Victor Merz dan kemudian memberikan kuliah di Universitas kimia organik. Pada tahun 1895 ia menjadi profesor kimia di University, memberikan kuliah pada kimia organik sampai, pada 1902 dan ia mengambil kuliah pada kimia anorganik. Pada tahun 1895 ia memperoleh kewarganegaraan Swiss dan meski ia ditawari pos di Wina, Basel dan Wurzburg, ia menolak ini, lebih memilih untuk tetap di Zurich.



Nama Werner akan selalu dihubungkan dengan teori koordinasi yang didirikan dan dengan karyanya tentang hubungan spasial atom dalam molekul, dasar-dasar yang diletakkan di dalam pekerjaan yang dilakukannya, ketika ia hanya 24, untuk tesis doktor pada tahun 1892. Dalam karya ini ia merumuskan gagasan bahwa, dalam berbagai senyawa tervalent nitrogen, tiga ikatan valensi atom nitrogen diarahkan kepada tiga sudut suatu tetrahedron, keempat sudut yang ini diduduki oleh atom nitrogen. Pada tahun 1891 dia telah menerbitkan sebuah makalah tentang teori afinitas dan valensi, di mana ia menggantikan konsepsi Kekulé konstan valensi, gagasan bahwa affnity adalah gaya yang menarik dari pusat atom yang berfungsi secara merata terhadap semua bagian dari permukaan atom.



Pada tahun 1893 ia menyatakan, dalam sebuah makalah tentang senyawa mineral, variabel teori valensi, menurut molekul anorganik senyawa yang mengandung atom tunggal yang bertindak sebagai pusat inti sekitar yang disusun sejumlah tertentu atom lain, radikal atau molekul lain secara sederhana , spasial, pola geometris. Sosok yang menyatakan jumlah atom sehingga dikelompokkan putaran nukleus yang sentral disebut oleh Werner nomor koordinasi, yang paling penting nomor koordinasi ini menjadi 3, 4, 6 dan 8, angka 6 terjadi terutama sering. Ribuan senyawa molekuler sesuai dengan angka 6 jenis, dan dalam semua ini ada sebuah pusat dikoordinasikan atom dengan atom di sudut-sudut sebuah segi delapan.



Selama 20 tahun Werner dan kolaborator baru belajar dan mempersiapkan serangkaian senyawa molekuler dan mempelajari konfigurasi mereka, penerbitan berbagai makalah tentang mereka, 150 di antaranya oleh dirinya sendiri. Akhirnya, karyanya memuncak dalam penemuan isomer optis-aktif dari kompleks dipelajari, keberadaan yang telah diperkirakan oleh hipotesis. Lebih dari 40 rangkaian optis-aktif simetri oktahedral kompleks dengan dipisahkan dalam bentuk-bentuk optikal-aktif, dengan hasil bahwa konfigurasi spasial yang kompleks ke nomor 6 koordinasi didirikan sebagai tegas sebagai bahwa dari atom karbon tetrahedral van 't Hoff dan Le Bel. Werner juga bekerja di kompleks dengan bilangan koordinasi lain, terutama 4, yang dapat berupa tetrahedral atau pesawat terbang persegi. Seperti Paulus Pfeiffer, dalam laporannya tentang karya Werner diterbitkan di Great Chemists (1961, Diedit oleh Eduard Farber, Interscience, New York) pernyataan teori koordinasi Werner meluas ke seluruh seluruh jajaran kimia anorganik sistematis dan masuk ke kimia organik juga. Untuk karyanya itu Werner dianugerahi Nobel Kimia untuk 1913.



Werner ini sesuai anggota Royal Society of Sciences (der Gesellschaft Königliche Wissenschaften) di Göttingen dari Physico-Kedokteran Masyarakat (Physikalisch-Medizinische Sozietät) dari Erlangen. Dia memegang gelar doktor kehormatan dari Universitas Jenewa, dan merupakan Anggota Kehormatan Masyarakat Fisika dan Natural History di kota yang sama, dari Asosiasi Fisik (Physikalischer Verein) of Frankfurt / Main, dari Bunsengesellschaft Jerman, dari Société Vaudoise des Sciences Naturelles di Lausanne, dan dari Chemical Society of London. Dia juga merupakan anggota permanen Imperial Society of Friends of Natural History, Antropologi dan Etnografi Moskow. France dianugerahkan kepada dia Leblanc Medal dari Societe chimique dan perbedaan dari Officier de l'Instruction Publique.



Werner adalah orang yang sangat ramah, yang rekreasi itu biliar, catur dan permainan kartu Swiss, Jass. Dia menghabiskan liburan di antara gunung-gunung dan melakukan perjalanan jauh untuk menghadiri pertemuan ilmiah di luar Swiss. Sebagai dosen ia adalah seorang meyakinkan dan antusias pembicara dengan hadiah untuk penjelasan yang jelas tentang masalah-masalah sulit. Di antara murid-muridnya itu dibedakan seperti laki-laki sebagai Jantsch, Karrer dan Pfeiffer. Berharga bagi orang lain adalah bukunya Neuere Anschauungen der auf dem anorganischen Chemie Gebiete (Ide-ide baru dalam kimia anorganik) dan Lehrbuch der Stereochemie (Textbook of stereokimia), keduanya diterbitkan pada tahun 1904.



Tahun 1894, Werner menikah Emma Giesker dari Zurich, anggota sebuah keluarga Jerman. Mereka punya satu anak, Alfred, dan seorang putri, Charlotte. Pada tahun 1913, tahun di mana ia menerima Penghargaan Nobel dalam Kimia, ia sudah menderita dari arteriosclerosis dan 1915 ini telah memaksanya untuk memberikan kuliah umum-nya tentang kimia dan pada 1919 ia harus melepaskan Professor. Pada tanggal 15 November 1919 ia meninggal pada usia 53.



Dari Nobel Lectures, Kimia 1901-1921, Elsevier Publishing Company, Amsterdam, 1966


Read Post | comments

Ilmuwan Kimia dan Fisika Bragg

Sir William Henry Bragg OM, MA (Cantab), PhD; yang dilahirkan di Westward, Cumberland, pada 2 Juli 1862 adalah fisikawan dan kimiawan Inggris, Ia dididik di King William's College, Isle of Man, dan Trinity College, Cambridge. Terpilih sarjana kecil Trinity College, Cambridge, pada tahun 1881, ia belajar matematika di bawah guru terkenal, Dr EJ Routh. Dia Ketiga Wrangler di Mathematical Tripos, Bagian I, pada bulan Juni 1884, dan ditempatkan di kelas pertama dalam Bagian II di bulan Januari berikutnya.



Dia belajar fisika di Laboratorium Cavendish selama bagian dari tahun 1885, dan pada akhir tahun itu mebjabat dan terpilih menjadi Professor Matematika dan Fisika di University of Adelaide, Australia Selatan (1886-1908),. Kemudian berturut-turut Cavendish ia menjadi Profesor Fisika di Leeds (1909-1915), Quain Profesor Fisika di University College London (1915-1925), dan Fullerian Profesor Kimia di Royal Institution. Dari 1923 ia adalah Profesor Fuller dalam Kimia di Royal Institution dan direktur Davy Faraday Research Laboratory. Ia menerima Penghargaan Nobel dalam Fisika pada 1915 bersama puteranya Lawrence Bragg. Ia menjadi anggota Royal Society pada 1906 dan menjabat sebagai pimpinannya dari 1935 hingga 1940.



Kepentingan risetnya menganut banyak topik dan ia adalah seorang ahli dalam mengambil subjek, hampir santai, membuat kontribusi yang penting, kemudian menjatuhkannya lagi. Namun, karya Bragg dan putranya 1913-1914 Lawrence dalam mendirikan sebuah cabang baru ilmu pengetahuan tersebut sangat penting dan signifikansi, analisis struktur kristal dengan menggunakan sinar-X. Jika penemuan fundamental aspek gelombang sinar-X, sebagaimana dibuktikan oleh difraksi dalam kristal, disebabkan oleh von Laue dan kolaborator, adalah sama benar bahwa penggunaan sinar-X sebagai alat sistematis dari cara di mana kristal dibangun sepenuhnya oleh Braggs.



Ernest Rutherford yang tidak setuju dengannya, menerima teorinya pada proton dan nukleus Bragg,. Teater kuliah King William's College pun dinamai untuk mengenangnya. Bragg memberi Romanes Lecture di Oxford selama 1925, pada Keadaan Kristal. Sejak 1992 Australian Institute of Physics telah menganugerahi Bragg Gold Medal for Excellence in Physics untuk tesis PhD terbaik oleh seorang mahasiswa di perguruan tinggi di sana.



University of Adelaide (1886-1908)

University of Leeds (1909-15)

University College London (1915-23)

Royal Institution

Penghargaan Nobel (1915)

Matteucci Medal (1915)

Rumford Medal (1916)

Copley Medal (1930)

Hughes Medal (1931)



Selama Perang Dunia Pertama, Bragg ditugaskan penelitian mengenai deteksi dan pengukuran suara bawah air sehubungan dengan lokasi kapal selam. Mungkin dalam pengakuan dari karyanya, serta dari eminence ilmiah, yang Bragg dijadikan CBE pada 1917 dan dianugerahi gelar kebangsawanan pada 1920. Order of Merit diikuti pada tahun 1931. Setelah menjadi Fellow sejak 1907, ia terpilih menjadi Presiden Royal Society pada tahun 1935. Dia adalah seorang dokter kehormatan dari beberapa universitas enam belas, dan anggota masyarakat asing terkemuka. Banyak medali dan penghargaan lain yang diberikan kepada dia di antara yang dapat menyebutkan Rumford Medali tahun 1916 dan Copley Medal (penghargaan yang utama) pada tahun 1930.



Ia adalah penulis banyak buku, termasuk Studies in Radioaktivitas; X-Rays dan Crystal Struktur; The World of Sound; Mengenai The Nature of Things; Lama Perdagangan dan Pengetahuan Baru; An Introduction to Crystal Analisis, dan The Universe of Light. Rekreasi kesukaannya adalah golf. Pada tahun 1889 ia menikah Gwendoline Todd, putri dari Sir Charles Todd, FRS, Postmaster Astronom Umum dan Pemerintah Australia Selatan. Anak mereka William Lawrence Bragg berbagi Penghargaan Nobel dengan ayahnya. Setelah kehidupan yang menakjubkan produktivitas, Sir William Bragg meninggal pada 10 Maret 1942.



***

Dari Nobel Lectures, Physics 1901-1921, Elsevier Publishing Company, Amsterdam, 1967



Read Post | comments

Ilmuwan Biokimia Penemu Fermentasi


Eduard Buchner adalah seorang kimiawan Jerman. Ia lahir di Munich pada 20 Mei 1860, putra dari Dr Ernst Buchner, Profesor Luar Biasa of Forensic Medicine dan dokter di University, dan Friederike née Martin. Pada tahun 1907 ia memenangkan Nobel Kimia untuk karyanya di fermentasi. Buchner memulai studi dalam bidang kimia pada tahun 1884 bersama Johann Friedrich Wilhelm Adolf Ritter von Baeyer dan botani bersama profesor Karl von Nägeli di Lembaga Botani München. Ia mendapatkan gelar doktor pada tahun 1888 dari Universitas München setelah ia bekerja sama selama beberapa waktu bersama Otto Fischer di Erlangen. Banyak disangka kalau labu Büchner ditemukan oleh Eduard. Sebenarnya alat laboratorium kimia ini ditemukan oleh seorang kimiawan industri Ernst Büchner.



Dia awalnya ditakdirkan untuk karier komersial tetapi, setelah kematian dini pada 1872 ayahnya, kakaknya Hans, sepuluh tahun lebih tua darinya, memungkinkan baginya untuk mengambil pendidikan yang lebih umum. Dia lulus di Grammar School di tempat kelahirannya dan setelah masa studi singkat di Munich Polytechnic di laboratorium kimia E. Erlenmeyer senior, ia mulai bekerja di pabrik pengalengan melestarikan dan, dengan mana ia kemudian pindah ke Mombach pada Mainz.



Masalah-masalah kimia yang sangat tertarik kepadanya di Politeknik dan pada tahun 1884 ia berpaling segar studi baru dalam ilmu murni, terutama dalam bidang kimia dengan Adolf von Baeyer dan botani dengan Profesor C. von Naegeli di Botani Institute, Munich. Terakhir, ia belajar di bawah pengawasan khusus saudaranya Hans (yang kemudian menjadi terkenal sebagai seorang ahli bakteriologi), bahwa publikasi pertamanya, Der Einfluss des Sauerstoffs auf Gärungen (Pengaruh oksigen di fermentations) melihat cahaya di 1885.



Dalam perjalanan penelitiannya dalam kimia organik, ia mendapat bantuan khusus dan stimulasi dari T. Curtius dan H. von Pechmann, yang asisten di laboratorium di masa itu. Lamont Beasiswa yang diberikan oleh Fakultas Filsafat selama tiga tahun membuatnya mungkin baginya untuk melanjutkan studinya. Setelah satu istilah di Erlangen di laboratorium Otto Fischer, di mana telah Curtius Sementara itu ditunjuk sebagai direktur dari departemen analitis, ia mengambil gelar doktor di University of Munich pada tahun 1888. Tahun berikutnya melihat penunjukan sebagai Asisten Dosen di laboratorium organik A. von Baeyer, dan pada 1891 Dosen di Universitas.



Dengan cara moneter khusus hibah dari von Baeyer, adalah mungkin bagi Buchner untuk mendirikan laboratorium kecil untuk kimia fermentasi dan untuk memberikan kuliah dan melakukan percobaan pada fermentations kimia. Pada tahun 1893 eksperimen pertama dibuat pada pecahnya sel-sel ragi, tetapi karena Dewan Laboratorium berpendapat bahwa "tidak ada yang akan dicapai oleh ini" - penggilingan dari sel-sel ragi sudah dijelaskan selama 40 tahun , yang kedua pernyataan itu dikonfirmasi oleh penelitian yang akurat literatur - studi tentang isi sel-sel ragi disisihkan untuk tiga tahun.



Pada musim gugur 1893 Buchner mengambil alih pengawasan di departemen analitis T. Curtius 'laboratorium di Universitas Kiel dan memantapkan dirinya di sana, yang dianugerahi gelar Profesor pada tahun 1895. Tahun 1896 ia dipanggil sebagai Profesor Luar Biasa untuk Kimia Analitik dan Farmasi di laboratorium kimia H. von Pechmann di Universitas Tübingen. Selama liburan musim gugur tahun yang sama dengan penelitian-penelitian ke dalam isi sel ragi itu berhasil recommenced di Hygienic Institute di Munich, di mana kakaknya berada di Dewan Direksi. Sekarang dia dapat bekerja pada skala yang lebih besar sebagai fasilitas yang diperlukan dan dana yang tersedia.



Pada 9 January 1897, hal itu mungkin untuk mengirim kertas pertamanya, Über Garung alkoholische ohne Hefezellen (Pada fermentasi alkohol tanpa ragi sel), ke editor Chemischen Berichte der Deutschen Gesellschaft. Pada bulan Oktober, 1898, ia ditunjuk ke Dewan Kimia Umum di College Pertanian di Berlin dan dia juga memegang lectureships kimia pertanian dan percobaan-percobaan kimia pertanian serta pada pertanyaan fermentasi industri gula. Dalam rangka untuk mendapatkan bantuan yang memadai untuk penelitian ilmiah, dan untuk dapat benar-benar melatih para asistennya sendiri, ia menjadi habilitated di Universitas Berlin pada tahun 1900.



Pada tahun 1909 ia dipindahkan ke Universitas Breslau dan dari sana, pada tahun 1911, untuk Würzburg. Hasil penemuan Buchner pada fermentasi alkohol gula yang ditetapkan dalam buku Die Zymasegärung (peragian), 1903, bekerjasama dengan saudaranya Profesor Hans Buchner dan Martin Hahn. Ia dianugerahi Hadiah Nobel pada tahun 1907 untuk biokimia penyelidikan dan penemuan non-selular fermentasi.



Pada tahun 1900 Buchner menikahi Lotte Stahl. Dalam Perang Dunia I ia menjabat sebagai mayor di sebuah rumah sakit lapangan yang ada di Fokschan (Kerajaan Rumania). Pada tanggal 3 Agustus 1917 Buchner terluka. Luka-luka ini diterima dalam aksinya yang selalu di depan, dan kemudian akibat luka itu ia meninggal 9 hari kemudian di Munich tepatnya pada tanggal 12 Agustus 1917



*

Dari Nobel Lectures, Kimia 1901-1921, Elsevier Publishing Company, Amsterdam, 1966


Read Post | comments

Kimiawan Ionisasi Senyawa Larutan

Svante Arrhenius Agustus lahir pada 19 Februari 1859, putra dari Gustaf Svante Arrhenius dan Carolina Christina Thunberg. Leluhurnya adalah petani; pamannya menjadi Profesor of Botany dan Rektor Pertanian Ultuna High School di dekat Uppsala dan kemudian Sekretaris Akademi Swedia Pertanian. Ayahnya ukur tanah yang digunakan oleh Universitas Uppsala dan bertanggung jawab dari perkebunan di Vik, di mana Svante dilahirkan. Keluarganya pindah ke Uppsala pada tahun 1860. Anak itu dididik di sekolah Katedral di mana rektor adalah seorang guru fisika yang baik. Sejak usia dini Svante telah menunjukkan suatu kemampuan untuk perhitungan aritmatika, dan di sekolah ia sangat tertarik pada matematika dan fisika. Pada 1876 ia memasuki Universitas Uppsala, belajar matematika, kimia dan fisika. Instruksi praktis dalam fisika bukan yang terbaik, dan pada 1881 ia pergi ke Stockholm untuk bekerja di bawah E. Edlund Profesor di Akademi Ilmu Pengetahuan.



Di sini, Arrhenius mulai dengan membantu Edlund dalam karyanya pada pengukuran gaya gerak listrik di percikan kotoran tetapi segera pindah ke bunga sendiri. Ini mengakibatkan dalam tesisnya (1884) Recherches sur la des conductibilité galvanique elektrolit (Penyelidikan di galvanik konduktivitas elektrolit). Dari hasil penulis menyimpulkan bahwa elektrolit, ketika dilarutkan dalam air, menjadi untuk berbagai tingkat split atau dipisahkan menjadi berlawanan listrik ion positif dan negatif. Sejauh mana terjadi disosiasi ini tergantung di atas semua pada sifat substansi dan konsentrasi dalam larutan - menjadi lebih berkembang semakin besar pencairan. Ion-ion yang seharusnya menjadi pembawa arus listrik, misalnya dalam elektrolisis, tetapi juga dari aktivitas kimia. Hubungan antara jumlah sebenarnya ion dan jumlah mereka pada pengenceran besar (ketika semua molekul yang dipisahkan) memberikan jumlah minat khusus ( "aktivitas konstan").



Gagasan tentang hubungan antara listrik dan kecenderungan kimia, pernah dianjurkan oleh Berzelius, telah, bagaimanapun, jadi benar-benar menghilang dari kesadaran umum para ilmuwan bahwa nilai Arrhenius 'publikasi ini tidak dipahami oleh fakultas ilmu di Uppsala, di mana disertasi terjadi. Di sisi lain, Otto Pettersson, Profesor Kimia di Stockholms Högskola, menekankan keaslian disertasi *, dan Wi. Ostwald pergi ke Uppsala untuk membuat kenalan penulis muda. Begitu pentingnya Arrhenius kerja dengan demikian menjadi jelas, dan pada akhir 1884 ia mendapat docentship di Uppsala pada kimia fisik - di Swedia pertama di cabang baru ini ilmu pengetahuan.



Melalui pengaruh Edlund ia mendapat perjalanan persekutuan dari Akademi Ilmu Pengetahuan yang memungkinkan dia untuk bekerja pada tahun 1886 dengan Ostwald di Riga dan dengan Kohlrausch di Würzburg. Pada tahun 1887 ia bersama Boltzmann di Graz dan pada 1888 ia bekerja dengan van 't Hoff di Amsterdam. Selama tahun-tahun ini Arrhenius mampu membuktikan pengaruh disosiasi elektrolitik pada tekanan osmotik, penurunan titik beku dan kenaikan titik didih larutan yang mengandung elektrolit. Kemudian ia belajar pentingnya dalam kaitannya dengan masalah biologis seperti hubungan antara racun dan antitoxins, terapi serum, peranannya untuk pencernaan dan penyerapan serta untuk lambung dan cairan pankreas. Yang sangat penting dari teori disosiasi elektrolitik hari ini universal diakui, bahkan jika modifikasi tertentu telah ditemukan perlu.



Pada tahun 1891, Arrhenius menolak menjadi profesor ditawarkan kepadanya dari Giessen, Jerman, dan tak lama kemudian ia memperoleh jabatan dosen dalam fisika di Stockholms Högskola. Pada tahun 1895 ia menjadi profesor fisika di sana. Dia berada di samping Rektor 1897-1905, ketika ia pensiun dari guru. Dia telah mendapat undangan untuk menjadi guru besar di Berlin, dan Academy of Sciences kemudian memutuskan (1905) untuk memulai sebuah Lembaga Nobel untuk Kimia Fisika dengan Arrhenius sebagai kepala. Awalnya ia harus bekerja di flat sewaan, tetapi gedung baru diresmikan pada tahun 1909. Sejumlah besar kolaborator datang kepadanya dari Swedia dan dari negara lain, dan membantu untuk memberikan ide-idenya mata uang yang lebih luas.



Arrhenius pada tahun 1900 menerbitkan Lärobok i teoretisk elektrokemi (Textbook of teoretis elektrokimia), pada tahun 1906 diikuti Theorien der Chemie (Teori Kimia) dan Immunochemistry dan pada tahun 1918, kuliah Teori Silliman solusi. Ia mengambil minat yang marak di berbagai cabang fisika, seperti digambarkan oleh teorinya tentang pentingnya konten CO2 dari atmosfer untuk iklim, pembahasannya tentang kemungkinan bahwa tekanan radiasi bisa memungkinkan penyebaran spora hidup melalui alam semesta ( panspermy) dan oleh berbagai sumbangan pengetahuan kita tentang cahaya utara. Pada tahun 1903 muncul nya kosmischen Lehrbuch der Physik (Textbook of kosmik fisika).



Banyak kuliah dan publikasi pendek memberi kesaksian tentang minat dan kemampuan untuk menulis untuk masyarakat umum. Khususnya selama dekade terakhir hidupnya, ia menerbitkan sejumlah buku populer, yang biasanya diterjemahkan ke dalam beberapa bahasa dan muncul dalam berbagai edisi. Världarnas milik ini Utveckling (1906, Worlds in the Making), Stjärnornas Oden (1915, Destiny of the Stars) dan lain-lain. Pada tahun 1913 muncul Smittkopporna och deras bekämpande (Cacar dan memerangi) dan pada 1919 Kemien moderna det och livet (Kimia dan Kehidupan modern).



Arrhenius terpilih anggota Asing Royal Society pada tahun 1911, dan dianugerahi medali Davy Society dan juga Faraday Medal dari Chemical Society (1914). Di antara banyak tanda-tanda dari perbedaan yang ia terima gelar kehormatan dari Universitas Birmingham, Cambridge, Edinburgh, Greifswald, Groningen, Heidelberg, Leipzig, dan Oxford. Arrhenius adalah seorang pria puas, bahagia dalam pekerjaan dan dalam kehidupan keluarga. Selama Perang Dunia Pertama, ia membuat usaha yang sukses untuk melepaskan dan memulangkan para ilmuwan Jerman dan Austria yang telah dibuat tawanan perang. Ia dua kali menikah - pada tahun 1894 pada Sofia Rudbeck, oleh siapa dia punya satu anak, dan pada tahun 1905 dengan Maria Johansson oleh siapa dia punya satu putra dan dua putri. Ia meninggal di Stockholm pada tanggal 2 Oktober 1927, dan dimakamkan di Uppsala.


Read Post | comments

Ilmuwan Radioaktivitas Pierre Curie

Pierre Curie yang lahir pada tanggal 15 Mei 1859 adalah seorang pionir dalam bidang kristalografi, magnetisme, dan radioaktivitas berkebangsaan Perancis. Setelah menyelesaikan pendidikan sarjananya pada usia 18 tahun, ia bekerja sebagai seorang instruktur laboratorium. Pada tahun 1881, Pierre dan saudara lelakinya, Jacques berhasil mendemonstrasikan bahwa kristal-kristal dapat meleleh saat dialiri medan listrik. Hampir seluruh sirkuit listrik digital saat ini menggunakan langkah ini dalam bentuk osilator kristal. Dibujuk oleh ayahnya dan Marie, Pierre mengajukan tesis doktoralnya pada tahun 1895. Menyangkut berbagai jenis daya tarik dan berisi presentasi tentang hubungan antara temperatur dan magnet.



Pierre mempelajari ferromagnetisme, paramagnetisme dan diamagnetisme untuk tesis doktoratnya dan menemukan pengaruh suhu terhadap paramagnetisme yang kini dikenal sebagai Hukum Curie. Ia bekerja dengan istrinya, Marie Curie dalam mengisolasikan polonium dan radium. Mereka berdua adalah orang-orang pertama yang menggunakan istilah 'radioaktivitas' dan merupakan penggagas dalam bidang tersebut. Pierre melepaskan penelitian kristal dan simetri di alam dan Marie bergabung dalam proyek itu. Mereka menemukan bahwa aktivitas yang kuat datang dengan pecahan yang mengandung bismut atau barium. Pierre dan salah seorang muridnya juga adalah orang pertama yang menemukan tenaga nuklir melalui identifikasi pengeluaran panas berkelanjutan dari partikel radium. Bersama dengan istrinya, Pierre dianugerai Penghargaan Nobel dalam Fisika pada tahun 1903 sebagai "pengakuan terhadap jasa-jasa luar biasa yang telah mereka lakukan dalam penelitian mereka mengenai fenomena radiasi yang ditemukan oleh Professor Henri Becquerel."



Sebuah perayaan kecil di kehormatan Marie diatur malam hari oleh rekan penelitian, Paul Langevin. Para tamu yang hadir termasuk Jean Perrin, seorang profesor di Sorbonne dan Ernest Rutherford, yang waktu itu bekerja di Kanada, tetapi sementara di Paris Marie Curie merasa cemas dengan alasan studinya tentang defleksi radiasi di medan magnet yang belum pernah menemui kesuksesan. Pada saat itu ia sudah terkenal dan akan segera dianggap sebagai fisikawan eksperimental terbesar. Saat itu malam agak panas dan kelompok pergi ke kebun. Pierre telah menyiapkan sesuatu dan ketika mereka semua duduk, ia ambil dari saku rompinya sedikit tabung, dilapisi dengan seng sulfida, yang berisi radium dalam larutan garam. Tabung bercahaya menerangi kegelapan dan kelompok menatap heran dengan tenang dan khidmat. Tetapi dalam cahaya dari tabung, Rutherford melihat bahwa Jari-jari Pierre bekas luka dan meradang dan bahwa ia merasa sulit untuk memegang tabung.



Seminggu sebelumnya Marie dan Pierre telah diundang ke Royal Institution London di mana Pierre memberikan kuliah. Di auditorium ia menunjukkan bagaimana radium cepat terpengaruh pelat fotografi yang terbungkus kertas, bagaimana substansi menebarkan panas, di semi-kegelapan ia menunjukkan efek cahaya yang spektakuler. Dia menggambarkan tes medis dengan membungkus sampel garam radium dalam karet tipis yang menutupi dan mengikat ke lengan selama 10 jam, lalu telah mempelajari luka yang menyerupai luka bakar. Setelah 52 hari bekas luka yang permanen tetap abu-abu. Dalam hubungan itu disebutkan Pierre bahwa radium kemungkinan bisa digunakan dalam pengobatan kanker.



Tapi tangan Pierre yang tergores gemetar menumpahkan sedikit persiapan yang mahal. Lima puluh tahun kemudian kehadiran radioaktivitas ditemukan di tempat kejadian dan permukaan tertentu harus dibersihkan. Kenyataannya Pierre sedang sakit. Kakinya gemetar sehingga kadang-kadang ia merasa sulit untuk berdiri tegak. Dia berkonsultasi dengan dokter yang didiagnosis neurasthenia dan diresepkan strychnine. Dan kulit pada jari Marie retak dan tergores serta keduanya menderita kelelahan. Mereka rupanya tidak tahu bahwa radiasi bisa memiliki efek merugikan pada kondisi kesehatan secara umum. Pierre, yang suka mengatakan bahwa radium memiliki sejuta kali lebih kuat radioaktivitas dari uranium, sering membawa sampel dalam saku rompinya untuk menunjukkan teman-temannya.



Marie pun senang memiliki sedikit garam radium untuk tempat tidurnya yang bersinar dalam kegelapan. Koran yang mereka tinggalkan mereka melepaskan diucapkan radioaktivitas. Jika hari ini di Bibliothèque Nationale Anda ingin berkonsultasi dengan tiga buku catatan hitam di mana pekerjaan mereka dari Desember 1897 dan tiga tahun berikutnya dicatat, Anda harus menandatangani sebuah sertifikat bahwa anda melakukannya atas resiko anda sendiri. Orang harus melakukan hal ini untuk waktu yang lama untuk datang. Bahkan dibutuhkan 1.620 tahun sebelum kegiatan radium direduksi menjadi setengah.



Rutherford juga sama tidak curiga mengenai bahaya ketika ternyata bahwa salah satu rekan-rekannya yang telah bekerja dengan zat radioaktif selama beberapa bulan mampu melaksanakan suatu electroscope oleh menghembuskan napas, Rutherford menyatakan senang karena hal ini mengkonfirmasi teori keberadaan pancaran udara. Namun kesehatan Marie dan Pierre memunculkan kekhawatiran. Teman-teman mereka mencoba untuk membuat mereka bekerja lebih sedikit. Semua gejala itu dianggap berasal dari gudang yang berangin dan kelelahan. Mereka seharusnya memiliki laboratorium baru.



Paulus Appell, dekan fakultas ilmu pengetahuan mengajukan mereka sebagai penerima untuk Legiun Kehormatan 14 Juli 1903. Pierre menjawab, "Aku tidak merasakan sedikit perlu menjadi dekorasi, tapi saya dalam kebutuhan terbesar dari sebuah laboratorium" Meskipun Pierre diberi kursi di Sorbonne pada 1904 dengan janji laboratorium, hingga akhir 1906 semuanya masih belum mulai dibangun. Pierre diberi akses ke beberapa ruangan di sebuah bangunan yang digunakan untuk studi oleh mahasiswa kedokteran muda. Pierre Curie tidak pernah memperoleh laboratorium yang nyata.



Pada tahun 1903, Marie dan Pierre Curie diberikan setengah Penghargaan Nobel dalam Fisika. Dalam pengakuan atas jasa yang luar biasa mereka telah diberikan oleh penelitian bersama mereka pada fenomena radiasi yang ditemukan oleh Professor Henri Becquerel. Henri Becquerel dianugerahi separuh lainnya untuk penemuan radioaktivitas spontan. Dalam sebuah surat kepada Swedish Academy of Sciences, Pierre menjelaskan bahwa tak satu pun dari mereka dapat datang ke Stockholm untuk menerima hadiah. Mereka tidak bisa pergi karena kewajiban mengajar mereka. Nyonya Curie telah sakit dan belum sepenuhnya pulih." Tidak sampai Juni 1905 mereka pergi ke Stockholm, di mana Pierre memberikan Nobel lecture.



Pierre meninggal dunia akibat kecelakaan kendaraan di Paris pada 19 April 1906. Ia ditabrak kereta yang ditarik kuda di dekat Pont Neuf di Paris dan dibunuh. Putri Pierre dan Marie Curie, Irène Joliot-Curie, serta menantu mereka, Jean Joliot-Curie juga adalah fisikawan-fisikawan yang terlibat dalam penelitian radioaktivitas. Sekarang Marie ditinggalkan sendirian dengan dua putri, Irène berusia 9 dan Hawa umur 2. Ketika Marie ditawari pensiun, dia menolak hal itu: Aku 38 tahun dan mampu mendukung diriku sendiri, adalah jawabannya. Dia ditunjuk untuk menggantikan Pierre sebagai kepala laboratorium, yang paling cocok dan bertanggung jawab untuk tugas mengajar. Dia dengan demikian menjadi wanita pertama yang pernah ditunjuk untuk mengajar di Sorbonne. Setelah beberapa bulan, pada bulan November 1906, ia memberikan kuliah pertamanya.


Read Post | comments

Kimiawan Nobel Senyawa Unsur

Henri Moissan



Henri Moissan lahir di Paris, Perancis, 28 September 1852 Ia seorang kimiawan Perancis yang bekerja di laboratorium Museum Sejarah Alam dan Sekolah Farmasi di Paris. Moissan menjadi guru besar toksikologi pada 1886 dan kimia anorganik pada 1889 di Sekolah Farmasi. Selama masa inilah Moissan mulai meneliti senyawa fluor.



Pada 1886, ia mengisolasi fluorin gas reaktif dan mempelajari perilakunya dengan unsur lain. Pada 1900, ia menerbitkan penelitiannya di Le Fluor et ses compos�s (Fluorin dan Unsur-Unsurnya).



Moissan melanjutkan studinya dengan kimia anorganik dan, pada 1892, ia menyusun tungku perapian busar listrik. Tungku perapian ini dipakai untuk mempelajari dan mengisolasi banyak senyawa yang dahulu dipercaya tak dapat dipecahkan.



Ia menerbitkan studinya pada 1897 dalam bukunya Le Four �lectrique (Tungku Perapian Listrik). Moissan juga dipercaya telah mensintesis intan dengan menambah tekanan tinggi pada karbon.



Moissan menerima Hadiah Nobel Kimia pada tahun 1906, menjadi orang Yahudi kedua dalam sejarah yang memenangkannya. Moissan dihormati karena pekerjaannya mengisolasi unsur fluor dan pengembangan tungku listrik Mossman.



Segera setelah menerima hadiah, tak terduga Henri Moissan meninggal di Paris pada 20 Februari 1907. Moissan berusia 54 saat meninggal, namun meninggalkan warisan prestasi.





William Ramsay



Sir William Ramsay yang lahir tahun 1852 di Glasgow terkenal untuk karyanya yang menciptakan golongan baru pada sistem periodik unsur-unsur�selama beberapa waktu disebut inert atau gas mulia. Pada dasawarsa terakhir di abad ke-19 ia mengadakan penelitian sehingga menerima Hadiah Nobel pada 1904 di bidang kimia.



Ramsay memulai studinya di kota kelahirannya Glasgow dan mendapatkan gelar doktor dalam kimia di Tuebingen, berfokus pada kimia organik. Saat kembali ke Britania Raya ia diangkat pada kedudukan akademis di University of Bristol dan kemudian di University College, London.



Ia terkenal untuk inventiveness and scrupulousness teknik-teknik eksperimentalnya, khususnya metodenya untuk menentukan berat molekul zat dalam keadaan cair. Pada 1892 keingintahuan Ramsay dibuat kesal oleh pengamatan John William Strutt bahwa kepadatan nitrogen yang diekstrakkan dari udara selalu lebih besar daripada nitrogen yang dibebaskan dari berbagai macam senyawa kimia.



Kemudian Ramsay mulai mencari gas tak dikenal yang lebih padat di udara, yang�saat ditemukan�dinamainya argon. Saat meneliti adanya argon di mineral beruranium, ia malah menemukan helium yang sejak 1868 telah diketahui ada, namun hanya pada matahari.



Penemuan ke-2 ini membuatnya mengusulkan keberadaan golongan baru dari unsur di tabel periodik. Dengan cepat ia dan pembantunya mengisolasi neon, kripton, dan xenon dari atmosfer bumi.





Friedrich Wilhelm Ostwald



Friedrich Wilhelm Ostwald (Latvia: Vilhelms Ostvalds lahir 2 September 1853 di Riga, Latvia. Ia adalah seorang kimiawan Jerman yang menerima penghargaan Nobel untuk Kimia pada tahun 1909 untuk pekerjaannya di bidang katalisis, ekuililbria kimia dan kecepatan reaksi.



Almamaternya di Universitas Dorpat dengan pembimbing Carl Schmidt. Menjadi pengajar di Universitas Dorpat, Riga Polytechnicum, Universitas Leipzig. Murid bimbingannya Arthur Amos Noyes, Georg Bredig dan Paul Walden



Terkenal atas Proses Ostwald dan Viscometer Ostwald dan mendapat Penghargaan Nobel Kimia (1909). Bersama Jacobus Henricus van 't Hoff, dan Svante Arrhenius biasanya Ostwald disebut sebagai pendiri kimia fisik modern. Friedrich Wilhelm Ostwald meninggal 4 April 1932 pada umur 78 tahun di Leipzig, Germany





Paul Sabatier



Paul Sabatier yang lahir pada tanggal 5 November 1854 di Carcassona, Perancis adalah seorang kimiawan Perancis yang dianugerahi Nobel Kimia pada tahun 1912 untuk metode hidrogenasi senyawa kimia.



Pada tahun 1897, Sabatier menemukan bahwa pengenalan jejak nikel sebagai katalis memfasilitasi penambahan hidrogen ke molekul senyawa karbon. Paul Sabatier meninggal pada tanggal 14 Agustus 1941 di Tolosa, Perancis





>>>

Diperoleh dari : http://id.wikipedia.org - Kategori: Kimiawan





Read Post | comments

Ilmuwan Kimia Senyawa Organik

Hermann Emil Fischer lahir pada 9 Oktober 1852, di Euskirchen, di distrik Cologne. Ayahnya adalah seorang usahawan sukses. Setelah tiga tahun dengan guru privat, Emil pergi ke sekolah setempat dan kemudian menghabiskan dua tahun di sekolah di Wetzlar, dan dua lagi di Bonn di mana ia lulus ujian akhir pada tahun 1869 dengan perbedaan yang besar. Ayahnya menginginkan dia untuk masuk ke bisnis kayu keluarga, tapi Emil berharap untuk mempelajari ilmu-ilmu alam, terutama fisika dan, setelah gagal Emil pengadilan dalam bisnis, ayahnya - yang, menurut otobiografi Nobel, mengatakan bahwa Emil terlalu bodoh untuk menjadi bisnisman - dikirim kepadanya pada tahun 1871 ke Universitas Bonn untuk belajar kimia. Di sana ia menghadiri kuliah-Kekul�, Engelbach dan Zincke, dan juga mereka pada Kundt Agustus fisika, dan Paulus Groth pada mineralogi.



Pada tahun 1872 Namun, Emil, yang masih ingin belajar fisika, dibujuk oleh sepupunya Otto Fischer, untuk pergi bersamanya ke Universitas Strasbourg yang baru didirikan, Fischer belajar di Universitas Strasbourg di mana Profesor Rose bekerja pada metode analisis Bunsen. Disini Fischer bertemu Adolf von Baeyer, yang di bawah pengaruh dia akhirnya memutuskan untuk mengabdikan hidupnya untuk kimia. Belajar di bawah von Baeyer, Fischer bekerja di Rose phthalein pewarna yang telah ditemukan dan mendapatkan gelar doktor Ph.D pada tahun 1874 di Strasbourg dengan tesis tentang fluoresceine dan orcin-phthalein. Pada tahun yang sama ia diangkat sebagai asisten instruktur di Strasbourg University dan disini ia menemukan basis hidrazin pertama, phenylhydrazine dan hubungannya dengan hydrazobenzene dan ke asam sulphonic digambarkan oleh Strecker dan Romer. Penemuan phenylhydrazine, dikenal telah disengaja, terkait dengan banyak tugas-tugas selanjutnya Fischer.



Pada tahun 1875 von Baeyer diminta Liebig di University of Munich dan Fischer pergi ke sana bersama dia untuk menjadi seorang asisten dalam kimia organik. Fischer pada tahun 1878 memenuhi syarat sebagai Privatdozent di Munich, di mana ia diangkat sebagai Associate Professor of Analytical Chemistry pada tahun 1879. Pada tahun yang sama ia ditawari, namun menolak, Ketua Kimia di Aix-la-Chapelle. Pada tahun 1881 ia diangkat sebagai profesor kimia di University of Erlangen dan pada tahun 1883 ia diminta oleh Badische Anilin-und-Soda Fabrik untuk mengarahkan laboratorium ilmiah. Fischer, Namun, yang ayahnya kini membuatnya mandiri secara finansial, lebih menyukai karya akademis. Antara tahun 1882-1906 ia menunjukkan melalui penelitiannya bahwa sejumlah senyawa kimia, yang belum dikenal saat itu, seperti adenin, xantin, kafein, asam urat dan guanin semuanya milik keluarga yang homogen dan bisa diturunkan dari situ.



Senyawa induk tersebut, yang awalnya dianggap hipotetik, disebutnya purin pada tahun 1884 dan disintesis pada tahun 1898. Pada 1888 ia diminta untuk menjadi profesor kimia di University of W�rzburg dan menetap sampai 1892, ia diminta AW Hofmann Ketua kimia di Universitas Berlin. Awal penemuan phenylhydrazine dan pengaruhnya pada tugas-tugas selanjutnya sudah disebut. Sementara ia di Munich, Fisher terus bekerja di hydrazines dan, bekerja di sana dengan sepupunya Otto Fischer, yang telah mengikutinya ke Munich, ia dan Otto bekerja keluar teori baru konstitusi dari pewarna berasal dari triphenylmethane, membuktikan ini oleh eksperimental pekerjaan yang harus benar. Fischer di Erlangen mempelajari prinsip-prinsip aktif teh, kopi dan coklat, yaitu kafein dan theobromine, dan mendirikan susunan rangkaian senyawa di bidang ini, akhirnya disintesis. Namun, karyanya yang paling terkenal adalah pada purin dan gula.



Pekerjaannya, bagaimanpun, di mana ketenaran Fischer terutama berpijak, adalah studi tentang purin dan gula. Karya ini, yang dilakukan antara 1882 dan 1906 menunjukkan bahwa berbagai zat, sedikit dikenal pada waktu itu, seperti adenin, xantina, dalam bahan sayuran, kafein, dan, dalam mengeluarkan hewan, asam urat dan guanin, semua milik keluarga yang homogen dan dapat diturunkan dari satu sama lain dan bahwa mereka berkirim surat ke berbagai hidroksil dan amino turunan dari sistem dasar yang sama dibentuk oleh sebuah struktur nitrogen bicyclic ke mana karakteristik kelompok urea masuk. Orangtua ini substansi, yang pada mulanya ia dianggap sebagai hipotesis, ia disebut purin pada tahun 1884, dan ia disintesis itu pada 1898. Banyak buatan derivatif, kurang lebih analog dengan bahan alami, berasal dari laboratorium antara 1882 dan 1896.



Pada tahun 1884 Fischer memulai karya besarnya pada gula, yang mengubah pengetahuan tentang senyawa ini dan pengetahuan baru yang diperoleh menjadi sebuah kesatuan yang utuh. Bahkan sebelum formula 1880 aldehida glukosa telah diindikasikan, tapi Fischer didirikan dengan serangkaian transformasi seperti oksidasi menjadi asam aldonat dan tindakan phenylhydrazine yang telah ditemukan dan yang memungkinkan pembentukan phenylhydrazones dan osazones. Dengan jalan ke osazone umum, ia mendirikan hubungan antara glukosa, fruktosa dan mannose, yang ia temukan pada 1888. Pada 1890, oleh gluconic dan epimerization antara mannonic asam, ia mendirikan stereokimia sifat dan isomery dari gula, dan antara 1891 dan 1894 ia mendirikan stereokimia konfigurasi dari semua yang diketahui gula dan tepat meramalkan kemungkinan isomer, oleh penerapan cerdik teori tentang atom karbon asimetris Van't Hoff dan Le Bel, yang diterbitkan pada tahun 1874.



Timbal balik antara berbagai sintesis heksosa oleh isomerization dan kemudian di antara pentosa, heksosa, dan reaksi heptoses oleh degradasi dan sintesis membuktikan nilai sistematika ia telah didirikan. Keberhasilan yang paling besar adalah sintesis glukosa, fruktosa dan mannose pada tahun 1890, mulai dari gliserol. Ini karya monumental pada gula, yang dilakukan antara 1884 dan 1894, diperpanjang oleh pekerjaan lain, yang terpenting adalah studinya atas glucosides. Antara 1899 dan 1908 Fischer membuat kontribusi besar untuk pengetahuan tentang protein. Dia dicari dengan analisis metode yang efektif untuk memisahkan dan mengidentifikasi individu asam amino, menemukan jenis baru dari mereka, asam amino siklik: prolin dan oxyproline. Ia juga mempelajari sintesis protein dengan mendapatkan berbagai asam amino dalam bentuk optis-aktif untuk mempertemukan mereka. Dia mampu menetapkan jenis obligasi yang akan menghubungkan mereka bersama dalam rantai, yaitu ikatan peptida, dan dengan cara ini ia mendapatkan dipeptides dan kemudian tripeptides dan polipeptida.



Tahun 1901 ia menemukan, bekerja sama dengan Fourneau, sintesis dari dipeptide, glycyl-glisin dan pada tahun itu ia juga menerbitkan karyanya pada hidrolisis kasein. Asam amino yang terjadi di alam sudah siap di laboratorium dan baru ditemukan. Nya oligopeptida sintesis dari memuncak dalam octodecapeptide, yang memiliki banyak karakteristik protein alami. Ini dan pekerjaan selanjutnya menuju pemahaman yang lebih baik dari protein dan meletakkan dasar-dasar untuk nanti studi mereka. Selain karya besarnya dalam bidang yang telah disebutkan, Fischer juga mempelajari enzim dan zat kimia dalam lumut yang sering ditemukan selama liburan di Black Forest, dan juga bahan-bahan yang digunakan dalam penyamakan dan, selama tahun-tahun terakhir kehidupan, lemak. Fischer juga membuat Geheimrat Prusia (Excellenz), dan memegang gelar doktor kehormatan dari Universitas Christiania, Cambridge (Inggris), Manchester dan Brussels. Dia juga menerima penghargaan Order of Merit Prusia dan Orde Maximilian untuk Seni dan Ilmu. Pada tahun 1902 ia dianugerahi Penghargaan Nobel dalam Kimia untuk karyanya pada gula dan sintesis purin.



Pada usia 18 tahun, sebelum ia pergi ke Universitas Bonn, Fischer menderita gastritis, yang menyerang lagi menjelang akhir masa jabatannya dari Ketua di Erlangen dan menyebabkan ia menolak tawaran menggiurkan untuk mengikuti Victor Meyer di Federal Technical University di Zurich dan untuk mengambil satu tahun cuti sebelum ia pergi, pada tahun 1888, untuk W�rzburg. Mungkin penderitaan ini adalah pendahulu dari kanker dari mana ia meninggal. Sepanjang hidupnya ia dilayani dengan baik oleh memori yang baik, yang memungkinkan dia, meskipun ia tidak secara alamiah pembicara yang baik, untuk menghafal naskah ceramah bahwa ia telah menulis. Ia sangat bahagia di W�rzburg di mana ia menikmati berjalan di antara bukit-bukit dan ia juga sering berkunjung ke Black Forest. Pekerjaan administratif, terutama ketika ia pergi ke Berlin, mengungkapkan dirinya sebagai juru kampanye ulet untuk pembentukan dasar-dasar ilmiah, tidak hanya dalam bidang kimia, tetapi dalam bidang pekerjaan lain juga. Tajam-nya pemahaman masalah ilmiah, dengan intuisi dan rasa cinta akan kebenaran dan bukti eksperimental desakan hipotesis, yang ditandai sebagai salah satu ilmuwan yang benar-benar hebat sepanjang masa.



Fischer juga membuat Geheimrat Prusia (Excellenz), dan memegang gelar doktor kehormatan dari Universitas Christiania, Cambridge (Inggris), Manchester dan Brussels. Dia juga menerima penghargaan Order of Merit Prusia dan Orde Maximilian untuk Seni dan Ilmu. Pada 1888 menikahi Agnes Fischer Gerlach, putri J. von Gerlach, Profesor Anatomi di Erlangen. Sayangnya istrinya meninggal tujuh tahun setelah pernikahan mereka. Mereka memiliki tiga putra, salah satunya terbunuh dalam Perang Dunia Pertama; lain mengambil hidupnya sendiri pada usia 25 tahun sebagai hasil dari pelatihan wajib militer. Anak ketiga, Hermann Otto Laurenz Fischer, yang meninggal pada tahun 1960, adalah Professor of Biochemistry di University of California di Berkeley. Ketika Fischer meninggal 15 Juli 1919 pada umur 66 tahun, Emil Fischer Memorial Medal dilembagakan oleh Jerman Chemical Society. Ia meninggal sebagai seorang kimiawan Jerman yang dianugerahi Penghargaan Nobel dalam Kimia untuk karyanya pada gula dan sintesis purin pada tahun 1902.



***

Dari Nobel Lectures, Kimia 1901-1921, Elsevier Publishing Company, Amsterdam, 1966



Read Post | comments
 
© Copyright Tokoh Ternama All Rights Reserved.