10 MOST LIKED

Showing posts with label Seni. Show all posts
Showing posts with label Seni. Show all posts

Master Origami - Akira Yoshizawa

Akira YoshizawaAkira Yoshizawa (吉泽 章 Yoshizawa Akira; 14 Maret 1911 - 14 Maret 2005) dianggap sebagai grandmaster origami. Dia dikreditkan dengan meningkatkan origami dari kerajinan untuk seni hidup. Menurut estimasi sendiri dibuat pada tahun 1989, dia menciptakan lebih dari 50.000 model, dari yang hanya beberapa ratus desain yang digambarkan dalam 18 bukunya. Yoshizawa bertindak sebagai duta budaya internasional untuk Jepang sepanjang karirnya. Pada tahun 1983, Jepang Kaisar Hirohito menamainya ke Orde Matahari Terbit, salah satu penghargaan tertinggi yang dapat diberikan kepada warga negara Jepang.



Lahir pada tanggal 14 Maret, 1911 di Kaminokawa, Prefektur Tochigi, Jepang, kepada keluarga pemerah susu. Ketika seorang anak, ia mengambil kesenangan dalam belajar sendiri origami. Dia pindah ke pekerjaan pabrik di Tokyo saat ia berusia 13 tahun. Semangatnya untuk itu menghidupkan kembali di awal 20-an, ketika ia dipromosikan dari pekerja pabrik untuk juru gambar teknis. Pekerjaan baru adalah untuk mengajar geometri SMP karyawan. Yoshizawa menggunakan seni tradisional origami untuk memahami dan berkomunikasi masalah geometris.



Pada tahun 1937 ia meninggalkan pabrik bekerja untuk mengejar origami penuh waktu. Selama 20 tahun berikutnya, ia hidup dalam kemiskinan total, mencukupi kebutuhan hidupnya dengan pintu ke pintu penjualan tsukudani (bumbu yang diawetkan Jepang yang biasanya terbuat dari rumput laut). Karyanya origami adalah cukup kreatif untuk dimasukkan dalam buku Origami 1944 Shuko, oleh Isao Honda (本 多 功). Namun ia karyanya untuk edisi 1951 dari Grafik Asahi majalah yang meluncurkan karirnya meskipun, menurut account yang lain, langkah pertama di jalan profesional adalah satu set dari 12 zodiak ditugaskan oleh sebuah majalah pada tahun 1954. Pada tahun 1954 pertama monografi yang diterbitkan, Atarashi Origami Geijutsu (New Origami Seni) diterbitkan. Dalam karya ini ia mendirikan sistem Yoshizawa-Randlett notasi untuk lipatan origami yang telah menjadi standar untuk paperfolders paling. Penerbitan buku ini membantu Yoshizawa keluar dari kemiskinannya. Hal ini diikuti oleh pendirian nya International Origami Pusat di Tokyo pada tahun 1954, ketika ia masih 43.



Pameran pertama di luar negeri diselenggarakan pada tahun 1955 oleh Felix Tikotin, seorang arsitek Belanda dan kolektor seni Jerman-Yahudi asal, di Museum Stedelijk. Yoshizawa meminjamkan banyak model origami sendiri untuk pameran lain di seluruh dunia. Dia tidak pernah akan menjual tokoh origami nya, melainkan memberi mereka sebagai hadiah kepada orang-orang, dan biarkan kelompok lain dan organisasi meminjamnya untuk memamerkan.



Pada tahun 1956, ia kembali menikah. Istri barunya Kiyo [1] bertindak sebagai manajer dan mengajar origami di sampingnya. Saat itu sekitar waktu ini bahwa ia menjadi terkenal di seluruh dunia.



Yoshizawa merintis teknik, termasuk basah-lipat. Dalam teknik ini kertas dibasahi sebelum lipat, membiarkan folder menciptakan tampilan yang lebih bulat dan dipahat. Hal ini dianggap oleh banyak orang sebagai pergeseran paradigma macam origami yang memungkinkan untuk menjadi sebuah bentuk seni, sebagai lawan dari keanehan kuno kerajinan rakyat.



Buku-buku Tokoh Ilmuwan Penemu



ATARASHII ORIGAMI GEIJUTSU, Origami Geijutsu-Sha 1954 [2]

Origami Pembaca I, Ryokuchi-Sha 1957 [2]

Dokuhon, Vol.1 (Origami Tokuhon), 1973, ISBN 4-8216-0408-6

Sosaku ORIGAMI (Origami Creative), Nippon Hōsō Kyokai 1984, ISBN 4-14-031028-6

Dokuhon, Vol.2 (Origami Tokuhon), 1986 [2]

ORIGAMI DOKUHON II (Origami Pembaca II), Kamakura Shobo 1986, ISBN 4-308-00400-4



Pada bulan Maret 1998, Yoshizawa diundang untuk memamerkan origami, dalam apa yang masih tetap pameran origami terbesar yang pernah dipentaskan, di museum Louvre. Dia melakukannya dengan gembira, dan sama sekali tidak bertentangan dengan memiliki fotonya diambil dengan lainnya seniman origami bersaing, yang ia digunakan untuk membenci pada tahun-tahun sebelumnya, banyak dari pola-temannya digambarkan oleh saingan profesionalnya, yang membuat marah Yoshizawa ketika ia lebih muda. Namun, ia menemukan bahwa ia tidak lagi jijik oleh folder origami saingan, dan bahwa, pada kenyataannya, sekarang ia menikmati perusahaan mereka.



Akira Yoshizawa meninggal pada tanggal 14 Maret 2005 di rumah sakit di Ogikubo, komplikasi pneumonia, pada hari ulang tahun 94 nya.
Read Post | comments

Tokoh Mr. Bean - Rowan Atkinson

mr beanRowan Sebastian Atkinson (lahir 6 Januari 1955; umur 57 tahun) adalah seorang pelawak, pemeran, dan penulis Inggris, terkenal karena film seri televisi Blackadder dan Mr. Bean. Menurut The Observer, ia adalah salah satu dari 50 orang terlucu di Inggris. Ia dilahirkan di Consett, County Durham pada 1955 dari keluarga Eric Atkinson, seorang petani dan direktur perusahaan, dan istrinya Ella May (née Bambridge). Kakaknya adalah politikus Rodney Atkinson. Ia bersekolah di Durham Choristers School, kemudian St Bees School, dan mempelajari teknik elektro di Newcastle University. Ketika di sekolah, ia sekelas dengan mantan perdana menteri Tony Blair. Ia kemudian meraih gelar M.Sc. dari Queens College, Oxford.



Ia mulai muncul di televisi pada acara Not the Nine O'Clock News, diikuti dengan The Black Adder, dan kemudian Mr. Bean. Atkinson telah membintangi iklan untuk Hitachi, Fujifilm, donor darah, dan Barclaycard. Selain itu ia muncul dalam film-film Never Say Never Again, Four Weddings and a Funeral, The Lion King, Rat Race, Love Actually, dan memainkan peran utama dalam Bean, Mr. Bean's Holiday, dan Johnny English.



Atkinson menikah dengan Sunetra Sastry pada 1990, dikaruniai dua anak, Lily dan Benjamin, dan tinggal di desa Oxfordshire. Ia memiliki koleksi mobil dan menulis untuk majalah Car dan Evo. Koleksi mobilnya kebanyakan terdiri dari Aston Martin, termasuk DB7 yang digunakan dalam Johnny English. Mobil Aston Martin V8 Zagato miliknya memiliki plat nomor "COM1C", dan dikendarainya dalam film The Tall Guy.





Rowan Atkinson dikabarkan meninggal



Jakarta (ANTARA News) - Kabar tentang meninggalnya aktor Rowan Atkinson yang beredar di twitter ternyata kabar bohong. R.I.P Rowan Atkinson telah menjadi treding topic di Twitter, Minggu. Rumor meninggalnya aktor pemeran Mr. Bean itu dimulai dari ulah iseng seorang pengguna Twitter, Michael Robert Meras dari Filipina---demikian diberitakan laman International Business Times yang dipatau ANTARA News, Minggu.



Ia mengirim twit pada Minggu, sekitar pukul 11 pagi dengan menulis "RIP Rowan Atkinson". Namun kemudian ia berkicau mengatakan bahwa hal itu cuma hoax.

"Keluar dulu ya (dari twitter, red). Maaf, RIP Rowan Atkinson hanya lelucon. Maaf untuk hal ini. Saya tidak pernah berpikir bahwa hal itu menjadi viral. Kami <3mrbean (love Mr. Bean, red)."



Pengguna twitter lainnya dari Filipina berkicau dalam akun twitternya "kakaku adalah mahasiswa yang bekerja di London dan dia juga membenarkan hal itu. Dia meninggal tadi malam." Tapi kemudian pemilik akun tersebut mengatakan aktor tersebut tidak meninggal. Rumor itu beredar di Twitter, Minggu, setelah kicauan Michael. Banyak orang bertanya-tanya apakah aktor itu benar-benar meningal.



Beberapa pengguna Twitter berkicau bahwa aktor itu masih hidup dan "RIP" yang dimaksud Michael bisa jadi berarti "Really Inspiring Person" atau orang yang benar-benar inspiratif. http://www.antaranews.com/berita/298918/rowan-atkinson-dikabarkan-meninggal
Read Post | comments

John Lennon - Pemimpin The Beatles

John Lennon John Winston Lennon (lahir di Liverpool, Inggris, 9 Oktober 1940 – meninggal di New York City, Amerika Serikat, 8 Desember 1980 pada umur 40 tahun) paling dikenal sebagai penyanyi, pencipta lagu, instrumentalis, penulis, dan aktivis politik yang terkenal di seluruh dunia sebagai pemimpin dari The Beatles. Lennon dan Paul McCartney membentuk partnership pencipta lagu yang paling sukses dan berhasil hingga saat ini. Lennon dengan sinismenya dan mcCartney dengan optimismenya melengkapi satu sama lain dengan sangat baik. Setelah bubarnya The Beatles pada tahun 1970, ia juga sukses dengan karier solonya. Salah satu hitsnya yang hingga kini masih sangat terkenal adalah Imagine, lagu yang kemudian menjadi salh satu himne perdamaian dunia.



Lennon juga menunjukkan sifatnya yang pemberontak dan selera humornya yang sinis dalam film-film seperti A Hard Day's Night (1964), dalam buku yang ditulisnya seperti In His Own Write, konferensi pers dan wawancara. Ia menggunakan kepopulerannya untuk kegiatannya sebagai aktivis perdamaian, seniman dan penulis.



Lennon dua kali menikah, yaitu dengan Cynthia Powell di tahun 1962 dan seniman Jepang, Yoko Ono di tahun 1969. Ia memiliki dua orang anak, Julian Lennon (lahir tahun 1963) dan Sean Taro Ono Lennon (lahir tahun 1975). Ia meninggal di New York pada usia 40 tahun, ditembak oleh Mark Chapman, penggemarnya yang gila.



Pada tanggal 9 Oktober 1975 - ulang tahun John Lennon yang ketiga puluh lima - Yoko Ono melahirkan putra mereka Sean Ono Lennon setelah tiga kali keguguran. Menyesal akan hubungan buruk yang dimilikinya dengan putra pertamanya Julian, Lennon memutuskan untuk pensiun dari musik sehingga ia dapat mendedikasikan dirinya pada kehidupan keluarga.



Di tahun 1976, status imigrasi U.S. Lennon akhirnya selesai, setelah lama berkutat dengan pemerintahan Richard Nixon yang juga melibatkan investigasi FBI - penyadapan telepon dan agen-agen yang seirng mengikuti Lennon. Ketika Jimmy Carter menjadi Presiden di tanggal 20 Januari 1977, Lennon dan Ono diundang menghadiri pesta penobatan, menandai akhir dari perseteruan antara pemerintahan Amerika Serikat dengan Lennon. Setelah itu, Lennon jarang terlihat di publik hingga 3,5 tahun kemudian, saat ia 'kembali' di tahun 1980.



Saat Beatlemania terjadi di seluruh dunia, John tidak pernah melihat atau mendengar berita dari ayahnya, Freddie Lennon, sejakia berusia 5 tahun. Ketika Freddie menyadari bahwa putranya adalah John Lennon yang terkenal, anggota The Beatles, ia akhirnya menemui John di sela-sela syuting film. John tidak menerima kunjungan ini dengan baik dan menyuruh Freddie pergi. Kemudian John menjadi lebih hangat dan mereka bertemu beberapa kali selama tahun-tahun berikutnya, hingga tahun 1969 ketika John menyuruh Freddie untuk keluar dari rumahnya. John tidak berbicara dengan ayahnya lagi sejak tahun 1976, ketika ia mendengar bahwa Freddie sekarat. John menelepon Freddie di ranjangnya, dan mereka berbaikan kembali. Pada 8 Desember 1980, ia meninggal dunia setelah ditembak empat kali oleh Mark David Chapman



Google











http://www.johnlennon.com/
Read Post | comments

Haji Abdul Malik Karim Amrullah

Buaya Hamka seorang ulama, politisi dan sastrawan besar yang tersohor dan dihormati di kawasan Asia. HAMKA adalah akronim namanya Haji Abdul Malik bin Abdul Karim Amrullah. Lahir di kampung Molek, Maninjau, Sumatera Barat, 17 Februari 1908 dan meninggal di Jakarta 24 Juli 1981. Dia diberikan sebutan Buya, yaitu panggilan buat orang Minangkabau yang berasal dari kata abi, abuya dalam bahasa Arab, yang berarti ayah kami, atau seseorang yang dihormati. Ayahnya, Syeikh Abdul Karim bin Amrullah, disapa Haji Rasul, seorang pelopor Gerakan Islah (tajdid) di Minangkabau, sekembalinya dari Makkah 1906. Hamka mendapat pendidikan rendah di Sekolah Dasar Maninjau sehingga Darjah Dua. Ketika usia mencapai 10 tahun, ayahnya telah mendirikan Sumatera Thawalib di Padang Panjang. Di situ Hamka mempelajari agama dan mendalami bahasa Arab. Hamka juga pernah mengikuti pengajaran agama di surau dan masjid yang diberikan ulama terkenal seperti Syeikh Ibrahim Musa, Syeikh Ahmad Rasyid, Sutan Mansur, R.M. Surjoparonto dan Ki Bagus Hadikusumo. Hamka mula-mula bekerja sebagai guru agama pada tahun 1927 di Perkebunan Tebing Tinggi, Medan dan guru agama di Padangpanjang pada tahun 1929. Hamka kemudian dilantik sebagai dosen di Universitas Islam, Jakarta dan Universitas Muhammadiyah, Padangpanjang dari tahun 1957 hingga tahun 1958. Setelah itu, beliau diangkat menjadi rektor Perguruan Tinggi Islam, Jakarta dan Profesor Universitas Mustopo, Jakarta. Dari tahun 1951 hingga tahun 1960, beliau menjabat sebagai Pegawai Tinggi Agama oleh Menteri Agama Indonesia, tetapi meletakkan jabatan itu ketika Sukarno menyuruhnya memilih antara menjadi pegawai negeri atau bergiat dalam politik Majlis Syura Muslimin Indonesia (Masyumi).



Hamka adalah seorang otodidak dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan seperti filsafat, sastra, sejarah, sosiologi dan politik, baik Islam maupun Barat. Dengan kemahiran bahasa Arabnya yang tinggi, beliau dapat menyelidiki karya ulama dan pujangga besar di Timur Tengah seperti Zaki Mubarak, Jurji Zaidan, Abbas al-Aqqad, Mustafa al-Manfaluti dan Hussain Haikal. Melalui bahasa Arab juga, beliau meneliti karya sarjana Perancis, Inggris dan Jerman seperti Albert Camus, William James, Sigmund Freud, Arnold Toynbee, Jean Paul Sartre, Karl Marx dan Pierre Loti. Hamka juga rajin membaca dan bertukar pikiran dengan tokoh terkenal Jakarta seperti HOS Tjokroaminoto, Raden Mas Surjoparonoto, H Fachrudin, Ar Sutan Mansur dan Ki Bagus Hadikusumo sambil mengasah bakatnya sehingga menjadi seorang ahli pidato yang handal. Hamka juga aktif dalam gerakan Islam melalui pertubuhan Muhammadiyah. Beliau mengikuti pendirian Muhammadiyah mulai tahun 1925 untuk melawan khurafat, bidah, tarekat dan kebatinan sesat di Padang Panjang. Mulai tahun 1928, beliau mengetuai cabang Muhammadiyah di Padang Panjang. Tahun 1929, Hamka mendirikan pusat latihan pendakwah Muhammadiyah dan 2 tahun kemudian beliau menjadi konsul Muhammadiyah Makassar. Kemudian beliau terpilih menjadi ketua Majlis Pimpinan Muhammadiyah di Sumatera Barat oleh Konferensi Muhammadiyah, menggantikan S.Y. Sutan Mangkuto tahun 1946. Beliau menyusun kembali pembangunan dalam Kongres Muhammadiyah ke-31 di Yogyakarta tahun 1950. Tahun 1953, Hamka dipilih sebagai penasihat pimpinan Pusat Muhammadiah. Pada 26 Juli 1977, Menteri Agama Indonesia, Prof. Dr. Mukti Ali melantik Hamka sebagai ketua umum Majlis Ulama Indonesia tapi beliau kemudian meletak jabatan tahun 1981 karena nasihatnya tak dipedulikan pemerintah Indonesia.



Kegiatan politik Hamka bermula pada tahun 1925 apabila beliau menjadi anggota parti politik Sarekat Islam. Pada tahun 1945, beliau membantu menentang kemaraan kembali penjajah Belanda ke Indonesia melalui pidato dan menyertai kegiatan gerila di dalam hutan di Medan. Pada tahun 1947, Hamka dilantik sebagai ketua Barisan Pertahanan Nasional, Indonesia. Beliau menjadi anggota Konstituante Masyumi dan menjadi pemidato utama dalam Pilihan Raya Umum 1955. Masyumi kemudiannya diharamkan oleh pemerintah Indonesia pada tahun 1960. Dari tahun 1964 hingga tahun1966, Hamka telah dipenjarakan oleh Presiden Sukarno kerana dituduh pro- Malaysia. Semasa dipenjarakanlah maka beliau mula menulis Tafsir al-Azhar yang merupakan karya ilmiah terbesarnya. Setelah keluar dari penjara, Hamka dilantik sebagai ahli Badan Musyawarah Kebajikan Nasional, Indonesia, anggota Majlis Perjalanan Haji Indonesia dan anggota Lembaga Kebudayaan Nasional, Indonesia. Selain aktif dalam soal keagamaan dan politik, Hamka merupakan seorang wartawan, penulis, editor dan penerbit. Sejak tahun 1920-an lagi, Hamka menjadi wartawan beberapa buah akhbar seperti Pelita Andalas, Seruan Islam, Bintang Islam dan Seruan Muhammadiyah. Tahun 1928, beliau menjadi editor majalah Kemajuan Masyarakat. Tahun 1932, menjadi editor dan menerbitkan majalah al-Mahdi di Makasar. Hamka juga pernah menjadi editor majalah Pedoman Masyarakat, Panji Masyarakat dan Gema Islam.



Hamka juga menghasilkan karya ilmiah Islam dan karya kreatif seperti novel dan cerpen. Karya ilmiah terbesarnya ialah Tafsir al-Azhar (5 jilid) dan antara novel-novelnya yang mendapat perhatian umum dan menjadi buku teks sastera di Malaysia dan Singapura termasuklah Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck, Di Bawah Lindungan Kaabah dan Merantau ke Deli. Hamka pernah menerima beberapa anugerah pada peringkat nasional dan antarabangsa seperti anugerah kehormatan Doctor Honoris Causa, Universitas al-Azhar, 1958; Doktor Honoris Causa, Universitas Kebangsaan Malaysia, 1974 dan gelaran Datuk Indono dan Pengeran Wiroguno dari pemerintah Indonesia. Hamka telah pulang ke rahmatullah 24 Juli 1981 tapi jasa dan pengaruhnya masih terasa sehingga kini dalam memartabatkan agama Islam. Beliau bukan sahaja diterima sebagai seorang tokoh ulama dan sastrawan di negara kelahirannya, malah jasanya di seluruh Nusantara, juga Malaysia dan Singapura, turut dihargai.



Daftar Karya Buya Hamka

- Khatibul Ummah, Jilid 1-3. Ditulis dalam huruf Arab.

- Si Sabariah. (1928)

- Pembela Islam (Tarikh Saidina Abu Bakar Shiddiq),1929.

- Adat Minangkabau dan agama Islam (1929).

- Ringkasan tarikh Ummat Islam (1929).

- Kepentingan melakukan tabligh (1929).

- Hikmat Isra' dan Mikraj.

- Arkanul Islam (1932) di Makassar.

- Laila Majnun (1932) Balai Pustaka.

- Majallah 'Tentera' (4 nomor) 1932, di Makassar.

- Majallah Al-Mahdi (9 nomor) 1932 di Makassar.

- Mati mengandung malu (Salinan Al-Manfaluthi) 1934.

- Di Bawah Lindungan Ka'bah (1936) Pedoman Masyarakat, Balai Pustaka.

- Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck (1937), Pedoman Masyarakat, Balai Pustaka.

- Di Dalam Lembah Kehidupan 1939, Pedoman Masyarakat, Balai Pustaka.

- Merantau ke Deli (1940), Pedoman Masyarakat, Toko Buku Syarkawi.

- Margaretta Gauthier (terjemahan) 1940.

- Tuan Direktur 1939.

- Dijemput mamaknya,1939.

- Keadilan Ilahy 1939.

- Tashawwuf Modern 1939.

- Falsafah Hidup 1939.

- Lembaga Hidup 1940.

- Lembaga Budi 1940.

- Majallah 'SEMANGAT ISLAM' (Zaman Jepun 1943).

- Majallah 'MENARA' (Terbit di Padang Panjang), sesudah revolusi 1946.

- Negara Islam (1946).

- Islam dan Demokrasi,1946.

- Revolusi Pikiran,1946.

- Revolusi Agama,1946.

- Adat Minangkabau menghadapi Revolusi,1946.

- Dibantingkan ombak masyarakat,1946.

- Didalam Lembah cita-cita,1946.

- Sesudah naskah Renville,1947.

- Pidato Pembelaan Peristiwa Tiga Maret,1947.

- Menunggu Beduk berbunyi,1949 di Bukittinggi, Sedang Konperansi Meja Bundar.

- Ayahku,1950 di Jakarta.

- Mandi Cahaya di Tanah Suci. 1950.

- Mengembara Dilembah Nyl. 1950.

- Ditepi Sungai Dajlah. 1950.

- Kenangan-kenangan hidup 1,autobiografi sejak lahir 1908 sampai tahun 1950.

- Kenangan-kenangan hidup 2. Kenangan-kenangan hidup 3. Kenangan-kenangan hidup 4.

- Sejarah Ummat Islam Jilid 1,ditulis tahun 1938 diangsur sampai 1950.

- Sejarah Ummat Islam Jilid 2. Sejarah Ummat Islam Jilid 3. Sejarah Ummat Islam Jilid 4.

- Pedoman Mubaligh Islam,Cetakan 1 1937 ; Cetakan ke 2 tahun 1950.

- Pribadi,1950.

- Agama dan perempuan,1939.

- Muhammadiyah melalui 3 zaman,1946,di Padang Panjang.

- 1001 Soal Hidup (Kumpulan karangan dr Pedoman Masyarakat, dibukukan 1950).

- Pelajaran Agama Islam,1956.

- Perkembangan Tashawwuf dr abad ke abad,1952.

- Empat bulan di Amerika,1953 Jilid 1. Empat bulan di Amerika Jilid 2.

- Pengaruh ajaran Muhammad Abduh di Indonesia (Pidato di Kairo 1958), Doktor Honoris Causa.

- Soal jawab 1960, disalin dari karangan-karangan Majalah GEMA ISLAM.

- Dari Perbendaharaan Lama, 1963 dicetak M. Arbie, Medan; dan 1982 Pustaka Panjimas, Jakarta.

- Lembaga Hikmat,1953 oleh Bulan Bintang, Jakarta.

- Islam dan Kebatinan,1972; Bulan Bintang.

- Fakta dan Khayal Tuanku Rao, 1970.

- Sayid Jamaluddin Al-Afhany 1965, Bulan Bintang.

- Ekspansi Ideologi (Alghazwul Fikri), 1963, Bulan Bintang.

- Hak Asasi Manusia dipandang dari segi Islam 1968.

- Falsafah Ideologi Islam 1950 (sekembali dr Mekkah).

- Keadilan Sosial dalam Islam 1950 (sekembali dr Mekkah).

- Cita-cita kenegaraan dalam ajaran Islam (Kuliah umum) di Universiti Keristan 1970.

- Studi Islam 1973, diterbitkan oleh Panji Masyarakat.

- Himpunan Khutbah-khutbah.

- Urat Tunggang Pancasila.

- Doa-doa Rasulullah S.A.W,1974.

- Sejarah Islam di Sumatera.

- Bohong di Dunia.

- Muhammadiyah di Minangkabau 1975,(Menyambut Kongres Muhammadiyah di Padang).

- Pandangan Hidup Muslim,1960.

- Kedudukan perempuan dalam Islam,1973.

- Tafsir Al-Azhar [1] Juzu' 1-30, ditulis pada saat dipenjara



Aktivitas lainnya

- Memimpin Majalah Pedoman Masyarakat, 1936-1942

- Memimpin Majalah Panji Masyarakat dari tahun 1956

- Memimpin Majalah Mimbar Agama (Departemen Agama), 1950-1953
Read Post | comments

Biografi Kahlil Gibran


Kahlil Gibran lahir pada tanggal 6 Janiuari 1883 di Beshari, Lebanon. Pada usia 10 tahun bersama ibu dan kedua adik perempuannya Gibran pindah ke Boston, Amerika Serikat. Selama tiga tahun disana kemudian kembali ke Beirut dan belajar di Madrasah Al Hikmat selama 3 tahun sampai tahun 1901. Gibran meninggalkan tanah airnya lagi ke Boston saat ia berusia 19 tahun meski ia sulit melupakan Lebanon. Di Boston ia banyak menulis tentang negerinya untuk mengekspresikan dirinya.



Gibran menulis drama pertamanya di Paris dari tahun 1901 selama setahun dan selesai ketika usianya menginjak 20 tahun. Karya pertamanya Spirits Rebellious ditulis di Boston dan diterbitkan di New York. Selama di Paris Gibran mendapat kabar dari Konsulat Jendral Turki tentang tragedi yang menimpa keluarganya. Adik perempuannya yang paling muda berumur 15 tahun Sultana dan kakaknya Peter meninggal karena TBC pada bulam maret 1903. Sedang Ibunya meninggal karena Tumor Ganas.bulan Juni pada tahun yang sama



Gibran segera pulang ke Boston tinggallah adiknya Marianna yang masih tersisa dan ia dihantui penyakit dan kemiskinan keluarganya. Di tahun-tahun awal kehidupan mereka berdua Marianna membiayai penerbitan karya-karya Gibran dengan biaya yang diperoleh dari menjahit di Miss Teahan's Gowns hingga Gibran dapat meneruskan kariernya. Pada tahun 1908 Gibran singgah di Paris lagi dan hidup senang dengan cukup uang dari Mary Haskell, seorang seorang wanita kepala sekolah.yang berumur 10 tahun lebih tua namun memiliki hubungan khusus dengannya sejak masih di Boston. Dari tahun 1909 sanpai1910 dia belajar di School of Beaux Arts dan Julian Academy. Kembali ke Boston Gibran mendirikan sebuah studio di West Cedar Street di bagian kota Beacon Hill.



Pada tahun 1911 Gibran pindah ke New York dan bekerja di apartemen studionya di 51 West Tenth Street sebuah bangunan yang didirikan untuk tempat ia melukis dan menulis. Sebelum tahun 1912 Broken Wings (sayap-sayap patah) telah diterbitkan dalam bahasa Arab yang bercerita tentang Cinta Selma Karami kepada seorang muridnya. Namun Selma terpaksa menjadi tunangan kemenakannya sendiri sebelum akhirnya menikah dengan suami yang merupakan Uskup yang oportunis. Karya Gibran ini sering dianggap sebagai otobiografinya. Pengaruh Broken Wing begitu besar di dunia Arab. Cetakan pertama dipersembahkannya untuk Mary Haskell.



Sebelum tahun 1918 Gibran telah bersiap meluncurkan karya pertamanya dalam bahasa Inggris, The Madman, His Parables dan Poems. Persahabatannya dengan Mary tergambar dalam The Madman. Berikutnya tahun 1919 terbit buku yang berbahasa Inggris pula Twenty Drawing dan tahun 1920 The Forerunne dan The Prophet tahun 1923. Sebelum terbitnya Sang Nabi Mary dilamar Florance Minis seorang pengusaha kaya Georgia.



Thaun 1920 Gibran mendirikan sebuah asosiasi penulis Arab yang dinamakan Arrabithah Al Alamia (Ikatan Penulis). Tujuan ikatan ini merombak kesusastraan Arab yang stagnan. Gibran menyelesaikan Sand and Foam tahun 1926 dan Jesus the Son of Man pada tahun 1928. ia juga membacakan naskah drama tulisannya Lazarus pada tanggal 6 Januari 1929. setelah itu Gibran menyelesaikan The Earth Gods pada tahun 1931. Karyanya lainnya The Wandered yang selama ini di tangan Mary diterbitkan tanpa nama tahun 1932 setelah kematiannya. Juga tulisanya yang lain The Garden of The Prophet



Pada padi hari terakhir masa hidupnya dia dibawa ke Rumah sakit St Vincent di Greenwich Village dan tanggal 10 April 1931 jam 10.00 malam Gibran meninggal dunia akibat sirosis hati dan TBC. Hari berikutnya Marianna mengirim telegram ke Mary di Savannah mengabarkan kematian Gibran dan Mary sempat melayatnya. Jenazah Gibran dikebumikan tanggal 21 Agustus di Ma Sarkis, sebuah biara Carmelite dimana Gibran pernah melakukan ibadah.
Read Post | comments

Pelukis Pablo Picasso

Pelukis senantiasa bergumul dengan pertanyaan umum apa sebetulnya maksud serta tujuan seni itu. Buat apa sih? Apa tanpa seni orang lantas jadi bangkai? Atau ompong? Tetapi sejak penemuan fotografi, masalahnya jadi lebih jelas dan lebih urgen. Jelasnya, tujuan pelukis bukan sekedar menjiplak pemandangan alam. Sepintar-pintar pelukis seperti apa pun tidak bakalan bisa menandingi potret, baik bagusnya maupun murahnya. Karena itu, lebih dari seabad serentetan percobaan sudah dirintis orang untuk menegaskan fungsi dan daya jangkau sesuatu lukisan. Dalam gerakan ini, orang yang paling berani, paling inovatif, yang melepaskan diri jauh-jauh dari semata-mata seni yang biasa-biasa itu, dan yang dengan sendirinya paling berpengaruh adalah Pablo Picasso.



Gaya seni Picasso dikagumi karena imaginasinya, vitalitasnya dan kepekaannya terhadap dunia luar. Picasso merupakan tokoh sentral dalam perkembangan "Kubisme," dan dia juga ternama karena kebrilianan otak serta kemampuan tekniknya. Umumnya dia diakui selaku tokoh utama dalam seni modern dan salah seorang yang paling suka kepada hal-hal baru dari semua seniman di sepanjang jaman. Picasso punya kemampuan sempuma dalam hal lukisan gambar realistis. bila dia merasa perlu seperti itu; tetapi, lebih kerap lagi dia memilih mengacak-acak serta mengubah-ubah wajah sesuatu obyek. Pernah suatu waktu dia berkata. "Bila kumau melukis cangkir, akan kutunjukkan padamu bahwa bentuknya bundar; tetapi itu sesuatu irama umum dan konstruksi lukisan memaksa aku menunjukkan bahwa yang namanya bundar itu sebagai suatu yang persegi."



Pablo Ruiz Y Picasso dilahirkan tahun 1881 di kota Malaga, Spanyol. Ayahnya seniman dan guru kesenian. Bakat Pablo muncul dalam usia muda sekali dan dia sudah jadi pelukis jempolan pada umur belasan tahun. Tahun 1904 dia menetap di Paris dan untuk selanjutnya tinggal di Perancis. Lukisan Picasso "Gadis di Depan Cermin" merevolusionerkan perspektip penanngan seni modern. (Ukuran 64 x 51 1/4 cat minyak; koleksi Museum Seni, New York, hadiah Ny. Simon Guggenheim. Picasso betul-betul seorang seniman yang teramat produktif. Selama kehidupannya selaku seniman yang luar biasa panjang itu --sekitar masa waktu tiga perempat abad-- dia sudah mencipta lebih dari 20.000 hasil seni yang terpisah satu sama lain, rata-rata lebih dari 5 karya dalam seminggu yang berlangsung selama 75 tahun. Sebagian terbesar dari waktu itu, karyanya selalu berdiri paling depan dalam hal harga, karena itu Picasso menjadi orang yang amat kaya. Dia meninggal di Mougins, Perancis tahun 1973.



Picasso seorang seniman serba bisa yang jarang bandingnya. Sebutan utamanya seorang pelukis, dia juga banyak melakukan karya pahat, perancang panggung ballet; seni bikin pot, karya lithografi, lukisan garis-garis menggunakan pensil atau kapur tulis dan lainnya. Picasso juga tertarik dengan masalah politik. Lukisan masyhurnya "Guernica" (1937), diilhami kejadian perang saudara Spanyol. Beberapa hasil karya lainnya punya arti penting politis. Banyak seniman masyhur ditandai oleh satu macam gaya dasar. Tidaklah demikian Picasso. Dia menampilkan ruang luas dari pelbagai gaya yang mencengangkan. Kritikus seni memberi julukan seperti "periode biru," "periode merah muda," "periode neo-klasik" dan sebagainya. Dia merupakan salah satu cikal bakal "Kubisme," Dia kadang ikut kadang menentang perkembangan baru dalam dunia lukis-melukis modern. Mungkin tak ada pelukis dalam sejarah yang sanggup melakukan karya dengan kualitas tinggi lewat banyak gaya dan cara.



Tidak semua aliran seni punya pengaruh berjangka panjang. Meskipun Picasso disanjung-sanjung di abad ke-20, layak dipertanyakan apakah di abad-abad depan kelak penyanjungan itu masih bisa terjadi, ataukah pengaruhnya akan segera musnah dalam waktu tak lama lagi. Sudah jelas, tak ada jaminan yang meyakinkan untuk menjawab pertanyaan macam itu. Tetapi, kata sepakat dari para kritikus seni kontemporer mengatakan bahwa pengaruh Picasso akan tetap punya bobot penting di masa-masa mendatang. Walaupun jelas, kita tidak bisa memastikan kelanjutan dari bobot penting Pablo Picasso seperti bisa kita lakukan terhadap senirnanseniman yang sudah teruji oleh sang waktu.
Read Post | comments

Ludwig Van Beethoven

Ludwig van Beethoven lahir tahun 1770 di kota Bonn, Jerman. Semasa kanak-kanak sudah tampak jelas bakat musiknya yang luar biasa dan buku musik ciptaannya muncul pertama kali tahun 1783. Di usia remaja dia berkunjung ke Wina dan diperkenalkan kepada Mozart tetapi perjumpaan keduanya berlangsung singkat. Tahun 1792 Beethoven kembali ke Wina dan sebentar dia belajar musik dengan Haydn yang kala itu pencipta musik Wina kesohor (Mozart mati setahun sebelumnya). Beethoven menetap di Wina, Mekkahnya musik waktu itu, selama sisa hidupnya. Rasa musik Beethoven yang tinggi selaku pemain piano mengesankan tiap pendengamya dan dia berhasil baik selaku pemain maupun guru. Segera dia menjadi pencipta musik yang produktif juga. Karyanya dapat sambutan baik. Sejak umur pertengahan dua puluhan ke atas, dia sudah mampu menerbitkan dan menjual buku ciptaan musiknya tanpa kesulitan apa pun.



Ketika Beethoven berumur di ujung dua puluhan, tanda-tanda ketuliannya mulai tampak. Tak pelak lagi gejala ini amat merisaukan si komponis muda. Tuli buat seorang pencipta musik betul-betul suatu malapetaka. Suatu ketika timbul keinginannya mau bunuh diri saja. Tahun-tahun antara 1802-1815 sering dianggap masa pertengahan karier Beethoven. Pada masa istirahat itu, akibat ketuliannya menghebat, dia mulai mundur dari pergaulan masyarakat. Ketunarunguannya ini membuat orang punya kesan tidak yakin bahwa Beethoven memang betul-betul anti manusia, anti masyarakat, benci bergaul. Dia terlibat dengan percintaan yang kerap dengan gadis-gadis muda tetapi tampaknya semua hubungan ini berakhir tak bahagia dan tak pernah beristeri. Karya musik Beethoven sendiri menggila produktifnya. Tahun-tahun terus berjalan namun perhatian yang diterimanya makin lama makin susut yang mestinya populer buat seorang komponis seperti dia di jaman itu. Tetapi, kesuksesannya menanjak terus.



Pada usia empat puluhan Beethoven menjadi seratus persen pekak. Akibatnya, dia tak pernah lagi tampil di muka umum dan semakin menjauhi masyarakat. Hasil karyanya semakin sedikit dan semakin sulit di fahami. Sejak itu dia mencipta terutama buat dirinya sendiri dan beberapa pendengar yang punya ideal masa depan. Dia pernah bilang kepada seorang kritikus musik, "Ciptaanku ini bukanlah untukmu tetapi untuk masa sesudahmu." Ini merupakan ironi yang kejam dari sebuah nasib bahwa seorang komponis paling berbakat sepanjang jaman harus tertimpa musibah ketulian semacam itu. Kalau saja Beethoven dengan kekuatan tekad non-manusiawi -- dalam ketuliannya itu-- terus tetap menjaga mutu komposisi musiknya, ini akan merupakan hal yang memukau dan brilian. Tetapi, kenyataan lebih mengherankan lagi ketimbang yang dibayangkan dalam masa tahun-tahun ketulian totalnya, Beethoven melakukan ciptaan tidak sekedar setarap dengan apa yang dihasilkan sebelumnya, melainkan umumnya dianggap merupakan hasil karya terbesarnya. Dia meninggal di Wina tahun 1827 pada usia lima puluh tujuh tahun.



Karya Beethoven yang banyak itu termasuk 9 simfoni, 32 sonata piano, 5 piano concerto, 10 sonata untuk piano dan biola, serangkaian kuartet gesek yang menakjubkan, musik vokal, musik teater dan banyak lagi. Karyanya merupakan kombinasi luar biasa dari kedalaman perasaan dengan kesempurnaan tata rencana. Ini dibuktikan dari komposisi yang disusunnya yang telah mengangkat musik instrumental ke tingkat nilai yang amat tinggi. Beethoven seorang pencipta orisinal yang jempolan dan perubahan yang diperkenalkan mempunyai pengaruh yang abadi. Dia memperluas ukuran sebuah orkestra. Dia menambah panjangnya simfoni dan memperluas daya jangkaunya. mendemonstrasikan kemungkinan yang hampir tak terbatas yang bisa dihasilkan oleh piano, dia menjadikan piano itu instrumen musik yang paling terkemuka. Beethoven membuka babak transisi dari musik klasik ke musik bergaya romantik dan karyanya merupakan sumber ilham untuk gaya romantik. Dia menanamkan daya pengaruh yang menghunjam pada diri komponis-komponis yang muncul belakangan, termasuk tokoh yang memiliki gaya berbeda seperti Brahms, Wagner, Schubert dan Tchaikovsky. Dia juga merintis jalan buat Berlioz, Gustav Mahler, Richard Strauss dan banyak lagi lainnya.
Read Post | comments

Johann Sebastian Bach

Gaya irama musik Eropa Barat tentu saja berbeda-beda. Yang satu begini, yang lain begitu. Johann Sebastian Bach penggubah besar Jermanlah yang berhasil memadukan semuanya itu, bagai berbagai bunga dirangkum dalam satu pot. Dia jumput yang terbaik dari Italia, Perancis, dan musik tradisi Jerman, dia berhasil memperkaya dalam satu paduan yang indah. Di masa hidupnya Bach tidaklah begitu kesohor, bahkan hampir tidak digubris orang selama lima puluh tahun sesudah kematiannya. Tetapi, ketenarannya menanjak secara meyakinkan pada saat seratus lima puluh tahun terakhir ini, dan kini dia terkenal dan tergolong salah satu dari dua atau tiga musikus terbesar sepanjang jaman. Malahan, menurut sementara orang, dialah yang terbesar dari yang terbesar.



Bach dilahirkan tahun 1685 di kota Eisenach, Jerman. Dasar untungnya dia dilahirkan di suatu lingkungan di mana bakat musik dikagumi orang dan hasil karya ciptaan musik mendapat penghargaan. Memang famili Bach tergolong orang-orang yang dikenal di dunia musik bertahun-tahun sebelum Bach lahir. Ayahnya seorang penggesek biola yang boleh, kedua pamannya penggubah-penggubah termasyhur, dan banyak sepupunya juga termasuk orang-orang yang dihormati di dunia musik.



Bunda Bach meninggalkan dunia fana tatkala umurnya sembilan tahun dan dia jadi yatim-piatu tatkala umurnya sepuluh tahun. Sebagai anak belasan, dia peroleh beasiswa masuk sekolah St. Michael di Luneburg, sebagian karena suaranya bagus, sebagian karena alasan kebutuhannya. Dia tamat dari sekolah itu tahun 1702 dan di tahun berikutnya dia dapat posisi jadi penggesek biola pada suatu rombongan musik kamar. Lebih dari dua puluh tahun dia pegang rupa-rupa kerjaan. Selama masa hidupnya Bach terutama terkenal sebagai pemain organ yang luar biasa, walau berbarengan dengan itu dia seorang penggubah, guru dan pemimpin orkes. Tahun 1723 tatkala umurnya mencapai dua puluh tujuh tahun dia dapat jabatan jadi pemimpin rombongan penyanyi gereja St. Thomas di Leipzig. Jabatan ini dipegang selama dua puluh tahun sisa hidupnya. Dia meninggal dunia tahun 1750.



Kendati Bach selalu dapat kedudukan bagus dan bisa memelihara keluarganya, dia tidaklah semasyhur Mozart dan Beethoven selama dia hidup (bahkan tak semasyhur Frederich Chopin dan Franz Liszt). Tak semua pembantu Bach insyaf atas kegeniusannya. Di Leipzig, dewan kota ingin memperkerjakan seorang "musikus kelas wahid." Baru sesudah mereka tak berhasil memperolehnya, jabatan itu ditawarkan kepada Bach dengan ogah-ogahan! (Di lain pihak, beberapa tahun kemudian, ketika dia kepingin berhenti dari jabatan selaku pemain organ dan pemimpin konser di istana di Weimar supaya bisa pindah kerja baru, sang Pangeran enggan meloloskan keinginannya dan Bach dijebloskan ke dalam penjara. Bach meringkuk lebih dari tiga minggu di bui sebelum akhirnya Pangeran melembut).



Bach menikah dengan sepupunya ketika umur dua puluh dua tahun. Tak kurang dari tujuh anak lahir dari perkawinan itu, tetapi isterinya meninggal ketika Bach berumur tiga puluh lima tahun. Dia kawin lagi tahun berikutnya. Sang isteri kedua ini bukan saja mengasuh dan membesarkan ketujuh anak-anak itu, tetapi dia juga melahirkan tiga belas anak. Cuma tujuh anak Bach yang hidup hingga Bach meninggal,tetapi empat diantaranya menjadi musikus terkenal atas hasil usahanya sendiri. Betul-betul famili yang berbakat!



Bach seorang musikus yang produktif. Hasil karyanya meliputi sekitar 3000 "contants" (musik pendek yang dinyanyikan oleh sebuah paduan suara dan seorang soloist); seperangkat 48 "figures" atau komposisi musik yang membawakan lebih dari satu tema dan suara yang ganti-berganti kemudian diulangi dalam bagan yang sulit, dan "prelude" atau pemula yang membentuk gubahan "The Well-Tempered Clavier"; paling sedikit 140 "prelude" lainnya; lebih dari 100 komposisi alat harp; 23 "concertos" atau komposisi musik untuk satu atau lebih instrumen solo didukung oleh sebuah orkestra; 4 "overtures" atau komposisi musik pendahulu opera; 33 "sonata" atau komposisi musik untuk satu alat misalnya piano; 5 "masses" atau kumpulan orkes yang main berbareng; 3 "oratorios" atau komposisi musik keagamaan; dan banyak lagi yang lain-lain. Pendek cerita, Bach mencipta lebih dari 800 musik serius selama hidupnya.



Dia seorang penganut Luther, dan teramat taat beragama. Dia ingin musiknya melayani kepentingan gereja, dan sebagian terbesar hasil karyanya memang musik-musik keagamaan. Dia tidak punya gelagat mencoba menemukan sesuatu bentuk musik baru, melainkan sekedar meninggikan mutu musik yang sudah ada saja. Dalam tempo setengah abad sesudah kematiannya, musik Johann Sebastian Bach umumnya disepelekan. (Perlu dicatat, meski begitu, para musikus terbesar pada saat itu --Haydn, Mozart, dan Beethoven-- menganggap Bach itu seorang genius). Gaya baru musiknya berkembang, dan gaya kuno Bach mengendur. Tetapi, sesudah tahun 1800 ada semacam kebangkitan kembali pada Bach, dan sejak itu dia naik terus reputasinya. Di jaman sekuler seperti sekarang ini Bach lebih populer ketimbang di jamannya sendiri. Ini memang ganjil! Komponis yang dianggap kuno 200 tahun yang lalu, baik kuno gaya maupun kuno isi masalah, sekarang justru dikagumi orang. Kenapa bisa begitu? Apa sebab-musabab reputasinya yang dahsyat?



Pertama, Bach umumnya dianggap secara teknis merupakan "tukang" terbaik dari semua komponis-komponis besar. Dia amat akrab dan kenal baik semua sumber musik pada jamannya dan dia bisa menggunakan dengan teramat sempurna. Misalnya, tak ada seorang komponis pun saat itu yang mampu menandingi apalagi mengalahkan penguasaan Bach atas apa yang disebut "counter point", yaitu teknik memainkan dua atau lebih melodi serempak pada saat yang sama. Tambah pula, karya-karyanya dikagumi karena logis dan keberagamaan penampilan orkestranya, dikagumi kemantapan argumentasinya atas tema, dikagumi irama-iramanya yang ekspresif.



Bagi para mahasiswa di bidang musik yang serius, kedalaman dan keruwetan struktur komposisi Bach menyuguhkan mereka daya tarik yang tahan lama ketimbang karya komponis lain yang mudah dipahami. Banyak peminat musik menganggap Bach seorang komponis yang sukar, tetapi dapat pula dibuktikan bahwa para pengikutnya tidaklah terdiri dari kelompok kecil elite musik semata. Rekaman-rekamannya mungkin lebih laku terjual dibanding karya komponis-komponis lain kecuali Beethoven. (Tentu saja, secara jangka panjang karya Bach atau Beethoven lebih banyak didengar dan disimak orang ketimbang karya komponis yang "populer" yang kalau baru muncul "manyala," tetapi kepopulerannya cepat memudar).



Di mana urutan Bach mesti ditempatkan dalam buku ini? Jelas, dia kudu diletakkan dibawah Beethoven; bukan saja karena karya Beethoven lebih masyhur, tetapi dia seorang pembaharu yang berani yang mempengaruhi jalannya sejarah dunia musik ketimbang Bach. Juga tampaknya pantas menempatkan Bach di bawah Michelangelo, tokoh terkemuka di bidang seni visual, dan jauh di bawah Shakespeare, sastrawan genius besar. Tetapi, ditilik dari popularitas yang langgeng dari musik Bach dan pengaruhnya terhadap komponis-komponis yang datang belakangan, sudah semestinya menempatkan di urutan lebih atas dari tokoh sastrawan dan seniman lainnya.
Read Post | comments

Penyair Dramawan Inggris

Dramawan dan penyair besar Inggris William Shakespeare dilahirkan tahun 1564 di Stratford-on-Avon, Inggris. Tampaknya dia peroleh pendidikan dasar yang lumayan tetapi tak sampai injak perguruan tinggi. Shakespeare kawin di umur delapan belas (istrinya umur dua puluh enam), beranak tiga sebelum umurnya mencapai dua puluh satu. Beberapa tahun kemudian, dia pergi ke London, menjadi anak panggung dan penulis drama. Tatkala usianya mencapai tiga puluh Shakespeare sudah menunjukkan keberhasilan. Dan tatkala umurnya menginjak tiga puluh empat, dia sudah jadi orang berduit dan dianggap penulis drama Inggris terkemuka. Sepuluh tahun kemudian, dia sudah membuahkan karya-karya besar seperti Julius Caesar, Hamlet, Othello, Macbeth dan King Lear.



Dalam jangka waktu dua puluh tahun yang punya makna khusus Shakespeare tinggal di London itu, istrinya tetap tinggal di Stratford. Shakespeare mati di tahun 1616 pada sekitar ulangtahunnya yang ke-52. Dia tidak punya keturunan yang hidup. Ada 38 drama terkenal ciptaan Shakespeare termasuk beberapa drama kecil yang mungkin digarap bersama orang lain. Selain itu, dia menulis sejumlah 154 sonata dan 3 atau 4 sajak-sajak panjang. Dalam Romeo and Juliet (Act III, scene 1) Shakespeare menulis ucapan sang pangeran "Mercy but murders, pardoning those that kill," jelas menyuguhkan suatu ide (lepas orang terima atau tidak) yang punya makna filosofis dan lebih punya pengaruh politis ketimbang, katakanlah, memandang lukisan "Mona Lisa."



Kelihatannya tak ragu lagi Shakespeare mengungguli semua tokoh-tokoh sastra. Pementasan sebuah karya Shakespeare pastilah dapat sambutan. Kelebihan Shakespeare dalam hal perangkuman bait-bait betul-betul tak tertandingkan dan kalimat-kalimatnya sering dikutip, bahkan oleh orang yang tak pernah barang sekali pun melihat atau membaca dramanya. Lebih dari itu, nyata benar betapa ketenarannya bukanlah sekedar sepintas lintas. Karyanya menyuguhkan kebahagian kepada pembacanya dan penontonnya selama hampir empat abad. Karena karya-karya itu sudah mantap teruji jaman, adalah pantas menganggap bahwa karya Shakespeare akan terus tenar berabad-abad mendatang.



Kendati Shakespeare menulis dalam bahasa Inggris, dia betul-betul tokoh yang dikenal seseluruh dunia. Jika bukannya suatu bahasa yang teramat universal, bahasa Inggris adalah paling mendekati ukuran itu ketimbang bahasa-bahasa lain yang pernah ada. Lagi pula, karya Shakespeare sudah diterjemahkan secara luas dan karyanya dibaca dan dipentaskan di pelbagai negeri. Ada tentu saja beberapa penulis tenar yang karyanya dikecam oleh kritikus-kritikus seni. Tidaklah demikian halnya pada Shakespeare yang karyanya dihargai tanpa cadangan oleh para ahli sastra. Generasi-generasi penulis drama mempelajari karyanya dan mencoba meniru sebaik atau mengunggulinya. Gabungan antara pengaruh yang amat besar terhadap para pengarang dan ketenaran yang tak berkeputusan di kalangan masyarakatlah yang menempatkan Shakespeare di urutan cukup tinggi.
Read Post | comments

Seniman Pelukis dan Pemahat

Tokoh terdepan dalam seni visual dalam sejarah adalah budayawan besar masa "Renaissance," Michelangelo. Bukan kepalang briliannya selaku pelukis, pemahat dan arsitek, meninggalkan hasil karya yang mempesona tiap orang yang melihatnya selama lebih dari empat abad. Karyanya secara mendalam mempengaruhi perkembangan seni lukis dan pahat Eropa sesudahnya.



Michelangelo lahir di Caprese, Itali tahun 1475, kira-kira empat puluh mil dari Florence. Dari kecil bakatnya sudah tampak jelas dan di umur tiga belas dia magang pada pelukis kenamaan Shirlandaio di Florence. Setahun sesudah itu dia tinggal di istana Medici milik Lorenzo, penguasa Florence yang bertindak selaku pelindungnya. Sepanjang kariernya bakat besar Michelangelo tak diragukan lagi. Dia sering sekali dipercaya baik oleh para Paus maupun tokoh duniawi merancang dan membuat karya seni. Meski dia tinggal di banyak tempat, sebagian terbesarnya dihabiskan di Roma dan Florence. Ia meninggal di Roma tahun 1564, tak lama sesudah usianya lewat 89 tahun. dan tak pernah menikah.



Kendati dia tidak segenius Leonardo da Vinci angkatannya yang lebih tua, keserbabisaan dan kebolehan Michelangelo tetap amat mempesona. Dialah satu-satunya seniman, mungkin satu-satunya orang yang sanggup mencapai puncak prestasi dalam dua bidang yang berbeda satu sama lain. Selaku pelukis dia berada hampir di puncak, baik dari segi kualitas keindahan karyanya maupun pengaruhnya terhadap pelukis-pelukis yang datang belakangan. Fresko besar yang menghiasi dinding atas gereja Sistine di Roma merupakan kreasi seni terbesar sepanjang jaman. Tetapi, Michelangelo sendiri menganggap dirinya pertama-tama seorang pemahat dan banyak kritikus yang menganggapnya pemahat terbesar yang pernah hidup. Patung "Daud" dan "Musa" serta "Pieta" yang mashur..



Michelangelo juga seorang arsitek besar. Salah satu hasil kerja besarnya di bidang ini adalah rancangan gereja Medici di Florence. Selama beberapa tahun dia juga jadi kepala arsitek gereja St. Peter di Roma. Micheangelo banyak membikin sajak selama hidupnya, sekitar 300 sajak dapat ditemukan. Soneta-sonetanya dan sajak-sajak lain diterbitkan sesudah matinya. Kesemua sajak-sajaknya itu mencerminkan jelas corak kepribadiannya dan Michelangelo memang menunjukkan dirinya penyair berbakat.
Read Post | comments

Seniman Pelukis Leonardo

Leonardo da Vinci lahir tahun 1452 dekat kota Florence, Italia. Dalam buku catatannya, Leonardo meninggalkan sketsa banyak penemuan-penemuan modern, misalnya masalah pesawat terbang dan kapal selam. Karena catatan itu sekedar membuktikan kebrilianan dan orisinalitas, tak adalah pengaruhnya terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. Leonardo bukan seorang penemu semua itu. Pertama, Leonardo tidaklah membuat model dari penemuan-penemuan itu. Kedua, meskipun ide-idenya amat cemerlang, tak menunjukkan bahwa ide-ide itu dapat dilaksanakan. Yang namanya penemu besar bukanlah sekedar mereka yang punya ide-ide brilian tetapi gagal mewujudkannya, tetapi yang disebut penemu besar itu adalah orang-orang seperti Thomas Edison, James Watt atau Wright bersaudara yang punya bakat mekanik dan ketekunan menggarap perincian-perincian dan mengatasi kesulitan pembuatannya hingga betul-betul berfungsi. Leonardo tidak lakukan hal macam ini.



Lebih jauh dari itu, kendati sketsa-sketsanya memuat juga perincian-perincian yang diperlukan agar penemuannya bisa berwujud, toh masih ada juga bedanya, karena penemuan-penemuan itu cuma terkubur di buku catatan dan baru diterbitkan berabad-abad sesudah Leonardo sendiri mati. Pada saat catatan-catatannya diterbitkan (yang kebetulan teksnya ditulis di atas kaca), ide-ide yang termaktub dalam penemuan itu sudah ditemukan pula oleh orang-orang lain secara berdiri sendiri.



Leonardo menghasilkan karya-karya artistiknya. Leonardo emang seorang seniman kelas tinggi walau tidak setenar Rembrandt, Raphael, Van Gogh atau El Greco. Diukur dari akibat yang ditimbulkannya dalam hal perkembangan seni berikutnya, pengaruhnya jauh lebih kecil ketimbang Picasso maupun Michelangelo. Leonardo punya kebiasaan yang patut disayangkan. Dia memulai sesuatu proyek dengan ambisi yang berkobar-kobar, tetapi tak pernah merampungkan sebagaimana mestinya. Hasil lukisannya yang tuntas jumlahnya jauh lebih sedikit ketimbang karya pelukis-pelukis yang disebut di atas. Karena terlampau sering dia pindah dari satu lukisan yang belum rampung ke lukisan lainnya lagi, Leonardo berhasil membagi-bagi bagian penting dari bakatnya yang luar biasa. Walau demikian Leonardo adalah pencipta lukisan Mona Lisa, tetapi ini sudah jadi kesimpulan yang lazim dilakukan oleh mereka para ahli yang menyelidiki karier Leonardo.



Mungkin saja Leonardo da Vinci orang yang paling berbakat yang pernah hidup, tetapi kelestarian karyanya relatif kecil. Dan meskipun dia seorang arsitek masyhur, tampaknya dia belum pernah mendirikan bangunan yang betul-betul terbangun. Dan tak satu pun karya patung pahatnya yang masih bisa ditemukan sekarang. Peningggalan hasil bakatnya yang indah terdiri dari sejumlah sketsa, beberapa lukisan yang menakjubkan (tak sampai dua puluh lima jumlah yang masih tinggal) dan seperangkat catatan-catatan yang membuat orang abad ke 20 terbengong-bengong atas kegeniusannya, tetapi sedikit atau bahkan tak ada samasekali pengaruhnya terhadap ilmu pengetahuan atau pun bidang penemuan. Leonardo meninggal tahun 1519
Read Post | comments

Tokoh Sufi Jalaluddin Rumi

Jalaluddin Rumi adalah penyair sufi terbesar dari Persia.. Kebesaran Rumi terletak pada kedalaman ilmu dan kemampuan mengungkapkan perasaannya ke dalam bahasa yang indah. Karena kedalaman ilmunya itu, puisi-puisi Rumi juga dikenal mempunyai kedalaman makna. Hal itulah yang menyebabkan puisi-puisi Rumi sulit tertandingi oleh penyair sufi sebelum maupun sesudahnya. Rumi memang bukan sekadar penyair, tetapi ia juga tokoh sufi yang berpengaruh pada zamannya. Rumi adalah guru nomor satu tarekat Maulawiah, sebuah tarekat yang berpusat di Turki. Tarekat Maulawiah pernah berpengaruh besar dalam lingkungan Istana Turki Utsmani dan kalangan seniman pada sekitar tahun l648.



Fariduddin Attar, seorang tokoh sufi, ketika berjumpa dengan Rumi yang baru berusia 5 tahun pernah meramalkan bahwa si kecil itu kelak bakal menjadi tokoh spiritual besar. Ramalan Fariduddin tidak meleset. Lahir di Balkh, Afghanistan pada 604 H / 30 September 1207 Rumi menyandang nama lengkap Jalaluddin Muhammad bin Muhammad al-Balkhi al-Qunuwi. Adapun panggilan Rumi karena sebagian besar hidupnya dihabiskan di Konya (kini Turki), yang dahulu dikenal sebagai daerah Rum (Roma). Ayahnya, Bahauddin Walad Muhammad bin Husein, adalah seorang ulama besar bermadzhab Hanafi. Karena kharisma dan tingginya penguasaan ilmu agamanya, ia digelari Sulthanul Ulama (raja ulama). Namun gelar itu menimbulkan rasa iri pada sebagian ulama lain. Merekapun melancarkan fitnah dan mengadukan Bahauddin ke penguasa. Sang penguasa terpengaruh hingga Bahauddin harus meninggalkan Balkh, termasuk keluarganya. Ketika itu Rumi baru berusia lima tahun.



Sejak itu Bahauddin bersama keluarganya hidup berpindah dari suatu negara ke negara lain. Mereka pernah tinggal di Sinabur (Iran timur laut). Dari Sinabur pindah ke Baghdad, Makkah, Malattya (Turki), Laranda (Iran tenggara) dan terakhir menetap di Konya, Turki. Raja Konya Alauddin Kaiqubad, mengangkat ayah Rumi sebagai penasihatnya dan juga mengangkatnya sebagai pimpinan sebuah perguruan agama yang didirikan di ibukota tersebut. Di kota ini pula ayah Rumi wafat ketika Rumi berusia 24 tahun. Di samping kepada ayahnya, Rumi juga berguru kepada Burhanuddin Muhaqqiq at-Turmudzi, sahabat dan pengganti ayahnya memimpin perguruan. Rumi juga menimba ilmu di Syam (Suriah) atas saran gurunya itu. Ia baru kembali ke Konya pada 634 H, dan ikut mengajar pada perguruan tersebut. Setelah Burhanuddin wafat, Rumi menggantikannya sebagai guru di Konya. Di samping sebagai guru, ia juga menjadi da'i dan ahli hukum Islam. Ketika itu di Konya banyak tokoh ulama berkumpul dan kemudian Konya menjadi pusat ilmu dan tempat berkumpul ulama dari penjuru dunia.



Sebagai tokoh sufi, Rumi sangat menentang pendewaan akal dan indera dalam menentukan kebenaran. Pada zamannya, ummat Islam memang sedang dilanda penyakit itu. Bagi kelompok yang mengagulkan akal, kebenaran baru dianggap benar bila mampu digapai oleh indera dan akal. Segala sesuatu yang tidak dapat diraba oleh indera dan akal, cepat-cepat mereka ingkari dan tidak diakui. Padahal, menurut Rumi, justru pemikiran semacam itulah yang dapat melemahkan iman kepada sesuatu yang ghaib. Dan karena pengaruh pemikiran seperti itu pula, kepercayaan kepada segala hakekat yang tidak kasat mata, yang diajarkan berbagai syariat dan beragam agama samawi, bisa menjadi goyah.



Rumi mengatakan, "Orientasi kepada indera dalam menetapkan segala hakekat keagamaan adalah gagasan yang dipelopori kelompok Mu'tazilah. Mereka merupakan para budak yang tunduk patuh kepada panca indera. Mereka menyangka dirinya termasuk Ahlussunnah. Padahal, sesungguhnya Ahlussunnah sama sekali tidak terikat kepada indera-indera, dan tidak mau pula memanjakannya." Bagi Rumi, tidak layak meniadakan sesuatu hanya karena tidak pernah melihatnya dengan mata kepala atau belum pernah meraba dengan indera. Sesungguhnya batin akan selalu tersembunyi dibalik yang lahir, seperti faedah penyembuhan yang terkandung dalam obat. "Padahal, yang lahir itu senantiasa menunjukkan adanya sesuatu yang tersimpan, yang tersembunyi di balik dirinya. Bukankah Anda mengenal obat yang bermanfaat? Bukankah kegunaannya tersembunyi di dalamnya?" tegas Rumi.



Kesufian dan kepenyairan Rumi dimulai ketika ia sudah berumur 48 tahun. Sebelumnya Rumi adalah seorang ulama yang memimpin sebuah madrasah yang punya murid sebanyak 4.000 orang. Sebagaimana seorang ulama, ia juga memberi fatwa dan tumpuan ummatnya untuk bertanya dan mengadu. Kesufiannya itu ketika ia berjumpa dengan seorang sufi pengelana, Syamsuddin alias Syamsi Tabriz. Suatu saat seperti biasanya Rumi mengajar di hadapan khalayak dan banyak yang menanyakan sesuatu kepadanya. Tiba- tiba seorang lelaki asing �yakni Syamsi Tabriz-- ikut bertanya, "Apa yang dimaksud dengan riyadhah dan ilmu?" Mendengar pertanyaan seperti itu Rumi terkesima. Ia tidak mampu menjawab. Berikutnya Rumi berkenalan dengan Tabriz. Setelah bergaul beberapa saat ia mulai kagum kepada Tabriz yang ternyata seorang sufi. Ia berbincang-bincang dan berdebat tentang berbagai hal dengan Tabriz. Mereka betah tinggal di dalam kamar hingga berhari-hari.



Sultan Salad putera Rumi, mengomentari perilaku ayahnya itu, "Sesungguhnya, seorang guru besar tiba-tiba menjadi seorang murid kecil. Setiap hari sang guru besar harus menimba ilmu darinya, meski sebenarnya beliau cukup alim dan zuhud. Dalam diri Tabriz, guru besar itu melihat kandungan ilmu yang tiada taranya." Rumi benar-benar tunduk kepada guru barunya itu. Di matanya Tabriz benar-benar sempurna dan Rumi kemudian lalai dengan tugas mengajarnya. Akibatnya banyak muridnya yang protes dan mereka menuduh orang asing itulah biang keladinya. Karena takut terjadi fitnah dan takut atas keselamatan dirinya, Tabriz lantas secara diam-diam meninggalkan Konya dan hal tersebut menjadikan Rumi dirundung duka. Ia hanya mengurung diri di dalam rumah dan juga tidak bersedia mengajar. Tabriz yang mendengar kabar ini lantas berkirim surat menegur Rumi. Karena merasakan menemukan gurunya kembali, gairah Rumi bangkit kembali dan mulai mengajar lagi. Beberapa saat kemudian ia mengutus putranya Sultan Salad mencari Tabriz di Damaskus. Lewat putranya Rumi ingin menyampaikan penyesalan dan permintaan maaf atas tindakan murid-muridnya dan menjamin keselamatan gurunya bila berkenan kembali ke Konya.



Demi mengabulkan permintaan Rumi, Tabriz kembali ke Konya. Dan mulailah Rumi berasyik-asyik kembali dengan Tabriz. Lambat-laun rupanya para muridnya merasakan diabaikan kembali dan mereka mulai menampakkan perasaan tidak senang kepada Tabriz. Lagi-lagi sufi pengelana itu secara diam-diam meninggalkan Rumi lantaran takut terjadi fitnah. Kendati Rumi ikut mencari hingga ke Damaskus Tabriz tidak kembali lagi. Rumi telah menjadi sufi berkat pergaulannya dengan Tabriz. Kesedihan dan kerinduannya untuk berjumpa lagi dengan gurunya itu telah ikut berperan mengembangkan emosinya, sehingga ia menjadi penyair yang sulit ditandingi. Guna mengenang dan menyanjung gurunya itu ia tulis syair- syair yang himpunannya kemudian dikenal dengan nama Divan-i Syams-i Tabriz. Ia bukukan wejangan-wejangan gurunya dan buku itu dikenal dengan nama Maqalat-i Syams Tabriz.



Rumi kemudian mendapat sahabat dan sumber inspirasi baru, Syekh Hisamuddin Hasan bin Muhammad. Atas dorongan sahabatnya itu ia berhasil selama 15 tahun terakhir masa hidupnya menghasilkan himpunan syair yang besar dan mengagumkan yang diberi nama Masnavi-i. Buku ini terdiri dari enam jilid dan berisi 20.700 bait syair. Dalam karyanya ini terlihat ajaran-ajaran tasawuf yang mendalam yang disampaikan dalam bentuk apologi, fabel, legenda, anekdot, dan lain-lain. Karya tulisnya yang lain adalah Ruba'iyyat (sajak empat baris dalam jumlah 1600 bait), Fiihi Maa fiihi (dalam bentuk prosa merupakan himpunan ceramah tentang tasawuf) dan Maktubat (himpunan surat-suratnya kepada sahabat atau pengikutnya). Bersama Syekh Hisamuddin pula Rumi mengembangkan tarekat Maulawiyah atau Jalaliyah. Tarekat ini di Barat dikenal dengan nama The Whirling Dervishes (Para Darwisy yang Berputar-putar). Nama itu muncul karena para penganut tarekat ini melakukan tarian berputar-putar yang diiringi gendang dan suling dalam dzikir mereka untuk mencapai ekstase.



Dan semua manusia tentu akan kembali kepada-Nya, demikianlah yang terjadi pada Rumi. Penduduk Konya tiba-tiba dilanda kecemasan gara-gara mendengar kabar bahwa tokoh panutan mereka Rumi sakit keras. Meski menderita sakit keras pikiran Rumi masih menampakkan kejernihannya. Seorang sahabatnya datang menjenguk dan mendo'akan "Semoga Allah berkenan memberi ketenangan kepadamu dengan kesembuhan." Rumi sempat menyahut "Jika engkau beriman dan bersikap manis, kematian itu akan bermakna baik. Tapi kematian ada juga kafir dan pahit." Pada 5 Jumadil Akhir 672 H dalam usia 68 tahun Rumi wafat. Tatkala jenazahnya hendak diberangkatkan, penduduk setempat berdesakan ingin menyaksikan. Begitulah kepergian seseorang yang dihormati ummatnya.
Read Post | comments

Tiga Tokoh Sastra Islam

IBN AL-SAYID AL-BATALYAUSI - SASTRAWAN AHLI FILSAFAT



Tokoh terkemuka di Andalus pada abad ke-6 Hijrah ialah Abu Muhammad Abdullah Ibn al- Sayid, berasal dari Seville, Portugal. Lahir pada tahun 1052M di Batalyausa. Pernah tinggal di Valencia dan menjadi guru yang sangat dihormati. Terkenal sebagai ahli bahasa, sasterawan dan ahli falsafah. Antara karya beliau ialah al-Muthlath, mengandungi perbincangan menarik tentang bahasa menunjukkan beliau sangat arif mengenai bahasa. Juga ada buku untuk mereka yang ingin mendalami penulisan iaitu al-Iqtizhab fi Syarh Adab al-Kuttab. Melalui buku syair beliau, kita dapat melihat bahwa beliau ialah seorang yang mahir berfalsafah.



ABU AL-SULT IBN ABDUL AZIZ - SASTRAWAN SERBA BISA



Lahir di Daniat, Andalus timur tahun 1067M, mendapat pendidikan awal di sana. Antara guru beliau, Abu al-Walid al-Waqsyi yang pakar dalam ilmu bahasa. Al-Sult sangat mahir dalam ilmu2 logik, falsafah, matematik, falak dan muzik, namun lebih terkenal sebagai sasterawan kemudian menjadikan sastra sebagai sumber rezeki. Kedatangan orang2 al-Murabitun menutup rezeki penyair dengan menghapuskan istana yang menjadi tempat penyair mencari rezeki. Maka, beliau pun meninggalkan Andalus dan berhijrah ke Mesir pada tahun 489H. Salah faham dengan penguasa di sana membuatkannya tidak boleh tinggal lebih lama dan berpindah ke Tunisia. Mencari rezeki dengan memuji2 Raja Afrika Barat melalui syair2nya. Antara karyanya termasuklah Hadiqah al-Adab, al-Mulah al-Asriyah dan al-Risalah al-Misriyah. Juga menghasilkan buku perubatan, falak dan logik.



IBN BAJJAH � SASTERAWAN DAN AHLI PENGOBATAN



Ibn Bajjah lahir di Saragossa pada tahun 1082M. Hidup dan bergiat sebagai penyair bagi golongan al-Murabbitin pimpinan Abu Bakr Ibrahim Ibn Tawalfit. Dilantik menjadi menteri. Raja Argou menyerang dan beliau meninggalkannya pada tahun 1117M. Singgah di Valencia dan kemudian menetap di Seville dan mengamalkan ilmu kedoktoran dan ilmu logik. Meninggal dunia setelah diracuni akibat hasad dengki orang2 Morocco. Ia seorang sastrawan unggul, ahli bahasa dan hafiz al-Qur�an, juga mahir perubatan, pemain gambus yang baik, berkemampuan dalam falsafah. Mewariskan buku Risalah al-Wida� yang mengandungi pandangannya tentang falsafah kepada tamadun manusia. Karya2 beliau yang lain berkenaan ilmu logik, psikologi, pemikiran, keturunan, politik dan perubatan. Namun, beliau mempunyai masalah menyelesaikan masalah dalam ilmu2 algebra dan fizik kerana lebih mahir dalam hal2 metafizik. Beliau bagaimanapun tidak setuju dengan pendapat Aristotle iaitu negara sepatutnya ada satu sahaja dan hidup harmoni.
Read Post | comments

Tokoh Abu Nawas

Abu Nuwas al-Hasan bin Hani al-Hakami (750-810) dikenal sebagai Abu Nawas adalah seorang pujangga Arab. Dia dilahirkan di kota Ahvaz di negeri Persia dengan darah Arab dan Persia mengalir ditubuhnya. Abu Nawas dianggap sebagai penyair terbesar sastra Arab Klasik. Abu Nawas muncul beberapa kali dalam Kisah 1001 Malam.



Abu Nawas adalah putra penghulu Kerajaan Bagdad yang terkenal adil dan alim .Agamanya Islam bersikap jujur ,dan patuh pada ayahnya. Sifatnya arif bijaksana, suka menolong orang lain, baik orang kaya maupun orang miskin. Semuanya akan ditolong sesuai dengan hukum yang berlandaskan Islam. Semua masalah yang dibebankan kepadanya diselesaikan dengan baik dan bijaksna, walaupun kadang-kadang menjengkelkan. Raja Harun Al-Rashid sering memberi perintah kepada Abu Nawas sesuatu yang mustahil. Namun, Abu Nawas dapat menyelesaikan walaupun tidak sampai dilakukannya.



Abu Nawas seorang yang berilmu pengetahuan. Hal ini sedemikian kerana Abu Nawas seorang yang mengamalkan nilai kecerdikan iaitu nilai budaya yang diamalkan dalam hubungan manusia dengan diri sendiri. Abu Nawas selalu mendapat cubaan baik daripada raja dan permaisuri maupun dari orang lain. Abu Nawas disuruh mengerjakan hal-hal yang mustahil seperti memindahkan masjid, tetapi dapat diatasi dengan baik dan sempurna. Abu Nawas dapat mengerjakan hal- hal tersebut dengan baik kerana Abu Nawas mempunyai satu jenis ilmu pengetahuan iaitu ilmu .Ilmu atau pengatahuan ialah pengetahuan yang diperolehi manusia melalui tanggapan pancainderanya secara sepintas lalu atau sekali imbas yang merupakan satu imbasan atau impression yang terbentuk di dalam fikirannnya secara sepintas lalu dan bersifat sementara dengan pengukuran kebenarannya berasaskan deria/pancaindera semata-mata.



Kajian-kajian falsafah sesuai dengan keragamankan fikiran manusia ,menimbulkan pula pelbagai aliran atau sudut pendekatan kajian iaitu epistemology melalui aliran empirsisme.Empirisme aliran yang dikaitkan dengan John Locke (1632-1704), David Hume(1711-76)dan John Stuart Mill(1806-73)yang berpendapat bahawa ilmu pengetahuan itu diasaskan atau diperolehi melalui pengalaman, iaitu dikaitkan dengan perkara-perkara yang boleh diinderai dan dialami .Sebagai contoh, Raja Harun Al-Rashid memanggil Abu Nawas dan menanyakan maksudnya menjual dia kepada tukang bubur. Abu Nawas menjawab bahwa kalau dia mengadukan hal tukang bubur itu, raja tidak akan percaya. Akan tetapi, kalau raja sendiri yang mengalami kejadian itu tentu dapat dipercaya dan terhindar daripada hukuman akhirat kerana ada rakyatnya yang berbuat zalim. Oleh itu, raja mendapat pengalaman melalui kejadian tersebut.



Tradisi falsafah Yunani yang menjadi tunjang falsafah Barat memancarkan pandangan hidup dalam aspek teologi. Teologi bermaksud kajian tentang Tuhan yang menguasai alam semesta ini. Dalam Hikayat Abu Nawas terdapat unsur teologi .Sebagai contoh, Hikayat Abu Nawas memaparkan nilai budaya percaya kepada Tuhan. Nilai budaya percaya kepada Tuhan terdapat pada tokoh ayah Abu Nawas. Beliau menjadi penghulu dan mengerjakan semua perkerjaannya sesuai dengan perintah agama. Semua pengalaman itu dikemukakan oleh Kadi Maulana kepada anaknya, Abu Nawas sebelum beliau meninggal dunia. Beliau selalu berbuat sesuai dengan hukum agama. Meskipun telah berusaha, mungkin saja ada saatnya lupa atau tanpa sedar, beliau telah melakukan hal yang sebenarnya tidak ingin dilakukan. Itulah sebabnya ketika beliau meninggal dunia, telinga kanannya berbau busuk. Hal itu menunjukkan bahawa beliau mendapat seksa Tuhan setelah meninggal dunia.



Hikayat Abu Nawas memaparkan falsafah Islam sebagai sumber falsafah Melayu. Islam telah meletakkan asas�asas falsafah yang jelas bagi bangsa Melayu dari aspek ketuhanan kepada aspek- aspek kehidupan seluruhnya. Sebagai contah, masyarakat yang terdapat dalam Hikayat Abu Nawas mengamalkan falsafah Islam dalam kehidupan mereka. Nilai budaya hubungan manusia dengan Tuhan ialah taat pada hukum agama. Nilai budaya terdapat pada tokoh Abu Nawas dan ayahnya. Abu Nawas tidak mau diangkat menjadi kadi .Pertama ayahnya yang taat kepada hukum agama saja mendapat seksa. Kedua, Abu Nawas harus menuruti permintaan ayahnya sebelum meninggal dunia untuk tidak menerima perkerjaan itu apabila telinga berbau busuk.



Terlepas dari kontroversi benar atau tidaknya mengenai kisah dan ada atau tidaknya tokoh Abu Nawas ini, yang pasti sosok Abu Nawas sangatlah melegenda dan mendunia menjadi tokoh pemeran utama yang memberikan banyak pelajaran kehidupan Islami dalam Kisah-Kisah 1001 Malam.
Read Post | comments

Penyair Klasik Homer

Berabad-abad lamanya berlangsung pertentangan pendapat mengenai hak cipta sajak-sajak Homer. Kapan, di mana, dan bagaimana Iliad dan Odyssey dicipta? Sampai seberapa jauh sajak itu bersandar pada komposisi sebelumnya? Apakah Iliad dan Odyssey disusun oleh orang yang sama? Betulkah salah satunya digubah oleh hanya satu penulis? Mungkin tak ada orang seperti Homer dan kedua sajak itu yang berkembang lewat proses penggabungan begitu lambat, ataukah memang disusun oleh sekelompok pengolah yang mencomotnya dari sebuah gabungan sajak-sajak yang ditulis oleh banyak ragam penyair. Para sarjana yang membuang waktu bertahun-tahun menyelidiki masalah ini tidak mencapai kata sepakat satu sama lain.



Perkiraan pertama adalah, memang benar ada seorang penulis utama Iliad. Pada abad-abad sebelum Homer, banyak sajak-sajak yang lebih pendek mengenai masalah yang sama digubah oleh penyair-penyair Yunani lain, dan Homer banyak mengambilnya dari karya mereka. Tetapi, Homer berbuat lebih jauh dari sekedar merakit Iliad dari sajak-sajak pendek yang sudah ada sebelumnya. Dia memilih, dia mengatur, dia menyempurnakan kata-kata dan menambahnya serta pada akhirnya melengkapinya menjadi hasil final dengan bakat sastranya yang genius. Homer, orang yang menghasilkan karya besar itu, mungkin hidup di abad ke-8 SM meski banyak catatan menganggap lebih awal dari itu. Diperkirakan bahwa orang yang sama merupakan penulis utama Odyssey. Meski argumen (berdasar sebagiannya dari perbedaan gaya) bahwa kedua sajak digubah penulis berbeda punya kekuatan yang setara, secara keseluruhan persamaan antara kedua sajak jauh lebih penting daripada perbedaannya.



Dari apa yang sudah dipaparkan, jelaslah sudah betapa sedikitnya bisa diketahui tentang ihwal Homer sendiri; dan memang tidak ada data biografis mengenai dirinya. Ada tradisi kuno yang teramat kokoh, berasal dari masa awal-awal Yunani, bahwa Homer itu buta. Tetapi, kehebatan yang tampak secara visual dari kedua sajak itu menunjukkan andaikata toh Homer itu buta, tidaklah butanya itu dibawa dari lahir. Bahasa yang digunakan dalam sajak itu menunjukkan bahwa Homer berasal dari Ionia, daerah sebelah timur laut Aegea. Kendati tampaknya sudah percaya bahwa begitu panjang dan begitu cermat susunan suatu sajak dapat dicipta tanpa tulisan, banyak kaum cerdik pandai agaknya sepakat bahwa sajak-sajak itu paling sedikit bagian permulaannya dan mungkin malah seluruhnya, merupakan komposisi oral (lisan). Tidaklah pasti kapan sajak-sajak itu pertama kali tertuang ke dalam tulisan.



Mempertimbangkan segi panjangnya (secara gabungan hampir berjumlah 28.000 bait), tampaknya agak sukar terbayangkan sajak-sajak itu bisa dipindahkan dengan begitu teliti kecuali jika ditulis dalam jangka waktu tidak begitu lama sesudah penciptaan aslinya. Dalam suatu peristiwa, menjelang abad ke-6 SM, kedua sajak itu sudah dianggap karya klasik besar, dan informasi biografis menyangkut Homer sudah hilang. Setelah itu, orang Yunani senantiasa menganggap Odyssey dan Iliad merupakan hasil karya bangsa yang terjunjung tinggi. Menariknya, sepanjang masa antara abad ke abad dan semua perubahan dalam gaya yang sudah terjadi, reputasi Homer tak pernah punah.



Ditilik dari ketenaran dan reputasi Homer yang tinggi, Biarpun hasil karyanya sering dipelajari di sekolah, dewasa ini sedikit sekali orang membaca Homer begitu mereka meninggalkan bangku sekolah lanjutan atas atau perguruan tinggi. Ini berlainan besar dengan Shakespeare yang drama maupun sajaknya dibaca dan dramanya sering dipentaskan dengan mendapat pengunjung yang cukup banyak. Dan Homer pun tidaklah dikutip secara luas. Meskipun kutipan Homer terdapat dalam karya Barlett, amat sedikit digunakan dalam percakapan sehari-hari. Bukan saja berbeda jauh dengan Shakespeare, juga berbeda jauh dengan penulis-penulis seperti Benyamin Franklin atau Omar Khayyam. Kalimat seperti "sen yang ditabung adalah sen yang didapat", yang sering disebut orang, mungkin sebenarnya merupakan pengaruh sikap pribadi seseorang, bahkan suatu sikap dan keputusan yang berbau politik. Tak ada sangkut pautnya dengan Homer apa yang banyak dikutip orang sekarang.



Jumlah orang yang makin bertambah dari abad ke abad baik yang mendengar atau membaca karya Homer. Di dunia masa silam, sajak Homer jauh lebih populer ketimbang sekarang. Di Yunani, karyanya begitu akrab dengan penduduk umum, dan dalam masa yang panjang sekali mempengaruhi sikap agama dan etika. Odyssey dan Iliad terkenal bukan semata di kalangan sastrawan intelektual, tetapi juga di kalangan militer dan pemuka-pemuka politik juga. Banyak pemimpin Romawi lama mengutip Homer, malahan Alexander Yang Agung mengempit salinan Iliad diketiaknya selama bertempur. Bahkan kini, Homer merupakan penulis pujaan di sementara sekolah, dan umumnya kita sudah baca karyanya (paling tidak sebagian) selama di sekolah. Bahkan lebih penting lagi, mungkin, pengaruh Homer terhadap kesusasteraan. Semua penyair-penyair Yunani klasik dan penulis-penulis drama amatlah sangat terpengaruh Homer. Tokoh seperti Sophocles, Euripides dan Aristoteles terbenam dalam tradisi Homer dan semuanya mengambil literatur yang cemerlang darinya.



Pengaruh Homer terhadap para pengarang Romawi kuno jelas besarnya. Semua menerima sajaknya sebagai ukuran kesempurnaan. Tatkala Virgil menulis karya besarnya Aeneid dia dengan sadar dan atas keyakinan sendiri menyontoh kehebatan Iliad dan Odyssey. Bahkan di jaman modern pun, nyatanya tiap pengarang penting dipengaruhi oleh Homer langsung atau oleh penulis-penulis seperti Sophocles dan Virgil yang keduanya amat terpengaruh oleh Homer. Tak ada penulis dalam sejarah punya pengaruh begitu menyebar dan begitu berjangka lama. Masalah yang paling akhir adalah mungkin yang justru ruwet. Selama seratus tahun terakhir ini, sangat mungkin sekali Tolstoy lebih berpengaruh dan karyanya lebih banyak dibaca orang ketimbang Homer. Tetapi Tolstoy tak punya pengaruh apapun selama 26 abad, sedangkan pengaruh Homer telah berlanjut selama 2700 tahun atau lebih. Ini betul-betul masa yang teramat lama. Walhasil, Homer tak mudah ditandingi oleh tokoh-tokoh literer lainnya, bahkan oleh tokoh yang berkarya di bidang apa pun.
Read Post | comments
 
© Copyright Tokoh Ternama All Rights Reserved.