10 MOST LIKED

Showing posts with label Politik. Show all posts
Showing posts with label Politik. Show all posts

Bapak Konstitusi & Presiden Amerika

James Madison adalah tokoh politikus Amerika dan Presiden Amerika Serikat ke-4 Masa jabatan 4 Maret 1809 – 4 Maret 1817 menggantikan Thomas Jefferson. Ia merupakan salah seorang Bapak Pendiri negara Amerika Serikat. James Madison dilahirkan di Port Conway, Virginia, pada 16 Maret 1751. Ia menuntut ilmu kesusastraan, filsafat, teologi dan dasar-dasar pemerintahan di Universitas yang kini dikenal sebagai Universitas Princeton, New Jersey. Setelah tamat dari universitas, ia melanjutkan pelajarannya dalam bidang hukum dan filsafat di rumah.



Sebelum menjabat presiden, ia telah memiliki banyak pengalaman yang mengesankan, diantaranya adalah; ketua panitia revolusioner di Virginia, anggota delegasi Konvensi Virginia yang mengusulkan agar dibentuknya Kongres Kontinental, menjadi anggota kongres kontinental dan turut menyusun dan mengesahkan ke-10 amandemen pertama dari Konstitusi Amerika. Amandemen ini kemudian dikenal sebagai Piagam Hak-Hak Azazi, yang antara lain, menjamin kebebasan pers dan kebebasan berbicara di Amerika Serikat.



Karena peranannya menyusun dan mensahkan Konstitusi Amerika Serikat , maka James Madison disebut sebagai "Bapak Konstitusi". Selama Konvensi penyusunan konstitusi berlangsung, setiap hari James Madison membuat catatan terpenting mengenai kegiatan - kegiatan konvensi tersebut. la juga menjadi menteri luar negeri dibawah Presiden Thomas Jefferson.



Sebagai menteri luar negeri, James Madison mengusahakan pembelian wilayah Louisiana dari Perancis. Wilayah itu membentang dari teluk Mexico di selatan sampai ke Kanada di utara, dan dari sungai Misisipi di timur, hingga ke Pegunungan Rocky di barat. Pembelian yang dilakukan pada tahun 1803 ini menjadikan wilayah Amerika Serikat lebih dari dua kali luasnya semula.



James Madison berasal dari partai Democratic-Republican, sewaktu menjabat ia didampingi oleh wakil presiden Elbridge Gerry. Pada awal masa jabatan kepresidenannya, ia dihadapkan pada pertikaian dengan Inggris, dimana Inggris menahan kapal-kapal Amerika yang berdagang dengan Perancis. Inggris juga menolak mengakui kewarganegaraan pelaut - pelaut Amerika dan mempersenjatai orang-orang Indian yang menyerang perbatasan barat Amerika Serikat.



Pada tahun 1812, pertikaian tersebut akhirnya berkobar menjadi perang. Dalam perang ini, di tahun 1814, Francis Scott Key membubuhkan syair pada lagu kebangsaan Amerika, "The Stars-Spangeld Banner", ketika ia menyaksikan pemboman sebuah benteng di Baltimore. Pada tahun 1815, dalam perang yang sama, Andrew Jackson (yang kemudian menjadi Presiden Amerika yang ke-7) menjadi suatu kekuatan politik.



Sebagai seorang Presiden, James Madison adalah seorang "penafsir yang ketat", yaitu orang yang menentang penafsiran bebas Konstitusi. Ia berhasil menetapkan cukai guna melindungi perindustrian Amerika Serikat, pembangunan jalan-jalan, dan terusan-terusan di seluruh negara, serta pembangunan organisasi militer yang kuat.



Setelah masa jabatannya berakhir pada tahun 1817, James Madison meninggalkan Gedung Putih dam menyusun catatan - catatannya yang termashyur tentang konvensi konstitusional. James Madison selalu menentang pengaruh hak - hak negara bagian yang mengancam persatuan negara federal. Pada tahun 1826 ia menjadi Rektor Universitas Virginia.



James Madison meninggal dunia pada tahun 1836. Dalam sebuah catatannya yang dibuka setelah ia wafat tertulis, "Nasihat yang datang dari hati nurani saya yang paling dalam adalah; agar perserikatan - perserikatan negara - negara bagian Amerika dipelihara dan diabadikan." James Madison meninggal di Montpelier, Virginia, 28 Juni 1836 pada umur 85 tahun.



***

Buku Presiden - Presiden Amerika Serikat, diterbitkan oleh Dinas Penerangan dan Kebudayaan Amerika Serikat, Jakarta (2003)




Read Post | comments

Tokoh Deklarasi Kemerdekaan Amerika

Thomas Jefferson, Presiden Amerika Serikat ketiga. Dia penulis Deklarasi Kemerdekaan Amerika. lahir tahun 1743 di Shadwell, Virginia. Bapaknya penyelidik dan sekaligus seorang petani yang berhasil. Sebagaimana biasanya bapak yang baik, dia mewariskan perkebunan yang luas buat sang anak. Jefferson belajar di perguruan tinggi William dan Mary selama dua tahun, tetapi entah mengapa keluar begitu saja sebelum dapat gelar apa pun. Sesudah itu dia pelajari ilmu hukum selama beberapa tahun dan tahun 1767 dia ditempatkan di badan pengadilan Virginia. Tujuh tahun lamanya Jefferson mempraktekkan kebiasaan hukumnya seraya bergelimang di bidang pertanian. Bersamaan dengan itu dia juga jadi anggota "Burges", dewan perwakilan Virginia.



Esai penting pertama Jefferson A Summary View of Rights of British America, tentang pandangan selintas kilas ihwal hak-hak Amerikanya Inggris. Esai itu ditulisnya tahun 1774. Tahun berikutnya dia dipilih jadi anggota delegasi Virginia untuk hadiri Kongres Kontinental kedua, dan tahun 1776 mulailah ia membuat rancangan Deklarasi Kemerdekaan. Di penghujung tahun itu pula dia kembali ke dewan perwakilan Virginia dan berperanlah dia di situ dalam hal pelbagai keputusan penting yang menyangkut perobahan masalah besar. Dua dari usul-usulnya adalah Statute of Virginia for Religion Freedom dan Bill for More General Diffusion of Knowledge. Yang pertama menyangkut perundangan perihal kebebasan beragama di Virginia dan yang kedua menyangkut perundangan tentang penyebaran ilmu pengetahuan secara umum. Ini jelas berkaitan dengan keperluan pendidikan masyarakat.



Usul-usul Jefferson perihal pendidikan antara lain: pemberian pendidikan dasar kepada semua orang; pendirian sebuah universitas pemerintah buat mereka yang berbakat layak mendapat pendidikan tinggi; adanya sistem beasiswa. Rencana pendidikan Jefferson ini tidak diterima oleh negara bagian Virginia saat itu, kendati rencana serupa belakangan dilaksanakan oleh lain-lain negara tanpa kecuali. Perundangan menyangkut kemerdekaan beragama sungguh mengesankan bahkan mengagumkan karena didalamnya terkandung toleransi agama dan sekaligus ketegasan adanya pemisahan antara agama dan negara. Memang ada penentangan terhadap usul Jefferson ini tetapi akhirnya disetujui juga oleh dewan perwakilan Virginia (1786). Gagasan serupa juga segera disetujui dalam UU tentang hak-hak asasi oleh lain-lain negara bagian, dan akhirnya disetujui pula dalam UUD Amerika Serikat sendiri.



Jefferson jadi Gubernur Virginia dari tahun 1779 sampai 1781. Dia menulis satu-satunya bukunya Notes on the State of Virginia, ihwal negara bagian Virginia. Buku ini antara lain memuat sikap Jefferson yang tegas dan terang-benderang tentang anti perbudakannya. Tahun 1782 isteri Jefferson tutup usia sesudah menikah sepuluh tahun dan beranak enam. Walaupun si duda Jefferson masih cukup muda, tetapi dia tidak menikah lagi sesudah itu. Kemudian dia masuk dalam Kongres. Di situ usulnya tentang hal-ihwal pembagian mata uang dari sudut berat maupun ukurannya, yaitu panjang dinilai dengan meter, berat dinilai dengan gram, isi dinilai dengan liter dan sebagainya, namun ditolak. Dia juga mengajukan usul pelarangan perbudakan di seluruh negara bagian, tetapi usul ini pun tertolak hanya karena selisih satu suara



Tahun 1784 Jefferson mengunjungi Perancis dalam sebuah misi diplomatik. Begitu sampai di sana begitu dia gantikan Benjamin Franklin jadi Duta Besar Amerika untuk Perancis. Lima tahun lamanya dia menetap di Perancis, dia absen dari kegiatan politik dalam negeri Amerika Serikat termasuk tatkala konstitusi disusun dan disahkan. Jefferson menyambut baik pengesahan konstitusi itu, dan seperti para pemuka lainnya, dia yakin undang-undang yang menjamin hak asasi harus dicantumkan didalam konstitusi. Jefferson kembali ke negerinya di penghujung tahun 1789 dan segera ditunjuk menduduki korsi Menteri Luar Negeri. Di forum kabinet berkembang perbedaan sengit antara Jefferson dengan Menteri Keuangan Alexander Hamilton. Mereka berbeda faham tentang pandangan politik. Dalam skala nasional pendukung politik Hamilton bergabung membentuk Partai Federal, sedangkan pendukung politik Jefferson bergabung membentuk Partai Republik-Demokratis yang kemudian berkembang menjadi Partai Demokrat yang kita kenal sekarang.



Tahun 1796 Jefferson jadi calon Presiden tetapi orang kedua sesudah John Adams. Di bawah ketentuan konstitusi yang berlaku saat itu, dengan sendirinya dia hanya menduduki Wakil Presiden. Baru pada tahun 1800 dia maju lagi dan menanglah dia jadi Presiden mengalahkan John Adams. Selaku Presiden, Jefferson moderat terhadap bekas lawan politiknya dan dengan demikian menanamkan tradisi politik yang membudaya buat Amerika Serikat di masa berikutnya. Puncak dari puncak peninggalan abadi yang diberikannya selama dalam masa jabatan presiden adalah langkah pembelian Louisiana, yang berakibat membuat wilayah Amerika Serikat hampir dobel luasnya. Pembelian Louisiana mungkin merupakan perpindahan pemilikan daerah terbesar secara damai sepanjang sejarah. Ini pada gilirannya membuat Amerika Serikat sebuah negara besar di dunia.



Jefferson terpilih lagi jadi Presiden tahun 1804 tetapi tahun 1808 dia berkeputusan tidak mau jadi Presiden untuk ketiga kalinya. Berarti dia memperkokoh langkah yang pernah diambil oleh George Washington. Jefferson pensiun tahun 1809 dan berikutnya mendirikan Universitas Virginia (diresmikan tahun 1819). Dengan begitu dia bisa saksikan sebagian dari rencana yang pernah diusulkannya didalam dewan perwakilan Virginia walaupun baru terealisir empat puluh tiga tahun kemudian. Jefferson wafat tanggal 4 Juli 1826, pada hari ulang tahun kelima Deklarasi Kemerdekaan, sesudah perjalanan hidup yang penuh dengan pergulatan dan juga kebahagiaan selama lebih dari delapan puluh tiga tahun. Bakatnya banyak sekali disamping bakat politik. Dia kuasai lima atau enam bahasa asing, dia peminat serius pengetahuan alam dan matematik, dia petani yang berhasil yang bergelimang dengan cara pertanian ilmiah. Dan juga dia produser barang-barang, seorang penemu walau dalam ukuran kecil dan juga seorang arsitek yang pandai.



Berhubung bakat dan kualitas pribadinya yang begitu menonjol, sering orang berlebihan menilainya, melampaui pengaruh yang sesungguhnya yang dia punyai dalam sejarah. Jika kita mau secara cermat menilai arti pentingnya, mungkin kita mesti berangkat dari ihwal Deklarasi Kemerdekaan, karena pada tingkat perencana dianggap itu sebuah hasil kerja Jefferson yang besar. Pertama yang perlu dicatat Deklarasi Kemerdekaan bukanlah bagian dari hukum pemerintahan Amerika Serikat karena arti pentingnya terletak pada kenyataan bahwa deklarasi itu merupakan cetusan dari cita-cita Amerika. Lebih dari itu, cita-cita yang terkandung didalamnya tidaklah asli buah pikiran Jefferson melainkan sebagian terbesar berasal dari tulisan-tulisan John Locke. Deklarasi Kemerdekaan bukanlah sebuah falsafah yang tulen asli dan juga memang tidak dimaksud begitu melainkan sebuah pernyataan ringkas tentang keyakinan yang sudah jadi anutan banyak orang Amerika.


Read Post | comments

Bapak Bangsa India Mohandas Gandhi


Mohandas Karamchand Gandhi lahir 2 Oktober 1869, Porbandar, Seorang nasionalis pemimpin politik dan aktivis antikekerasan dalam abad ke-20. Dipuja di India sebagai "Bapak Bangsa," Gandhi juga merupakan ikon anti-kekerasan perlawanan politik. Pemimpin Kongres Nasional India, pemimpin agama Anak Perdana Menteri seorang pangeran. Gandhi dibesarkan di sebuah rumah taat agama, toleransi agama dan ajaran ahimsa. Gandhi dididik di Gujarat dan belajar hukum di Inggris tapi sepertinya terlalu malu menjadi seorang pengacara. Kembali ke India, ia tidak mampu mendapatkan pekerjaan dalam profesi hukum dan kemudian berangkat ke Afrika Selatan pada tahun 1883. Ia mengambil pekerjaan dengan perusahaan India di Afrika Selatan.



Pada tahun 1906 ia pertama kali masuk ke dalam tindakan satyagraha, dengan teknik perlawanan tanpa kekerasan. Di Afrika Selatan Gandhi dipekerjakan oleh perusahaan pengacara Muslim di Pretoria dan terlibat dalam perjuangan melawan penguasa. Di sana ia menjadi pembela yang efektif untuk hak-hak India. Ia menghabiskan 20 tahun membela hak-hak imigran di Afrika Selatan. Selama ini Gandhi menyempurnakan teknik protes anti-kekerasan dan ia gunakan kemudian di India. Keberhasilannya di Afrika Selatan memberinya reputasi internasional dan tahun 1915 ia kembali ke India dan beberapa menjadi pemimpin perjuangan nasional India.



Gandhi kembali ke India tahun 1915. Segera ia bergabung dalam tugas membangun Kongres Nasional India sebagai gerakan massa. Gayanya sederhana kain pinggang putih, selendang putih dan sandal menarik massa pedesaan yang segera memberinya gelar "Mahatma". Pada saat itu, India merupakan bagian dari Kerajaan Inggris dan anti-kekerasan dan pembangkangan sipil Gandhi sebagai sarana untuk kemerdekaan. India yang penduduknya terbanyak ke-2 di dunia dan bangsa yang begini besar hidup berkaparan di bawah pijakan sepatu lars Inggris yang melecut punggung India dan merampok kekayaan buminya. Mohandas K. Gandhi seorang yang berdiri paling depan dalam gerakan untuk kemerdekaan India. Gandhi menjalankan pembangkangan sosial tanpa kekerasan akhirnya berhasil "membujuk Inggris angkat kaki" dari negeri.



Arti penting Gandhi terletak pada anjuran "tanpa kekerasan"nya. (Gandhi sendiri secara khusus mengatakan ide itu berasal dari tulisan Thoreau, Tolstoy dan Perjanjian Baru dan pelbagai tulisan pemuka agama Hindu). Filsafat politik Gandhi berkisar tiga konsep kunci : satyagraha (anti-kekerasan), sawaraj (rumah pemerintahan) dan Sarvodaya (kesejahteraan semua). Sedangkan satyagraha pada dasarnya merupakan taktik untuk mencapai tujuan politik oleh anti-kekerasan, sawaraj dan Sarvodaya berusaha untuk mendorong melalui kerja sosial, pemintalan kapas, mengangkat pedesaan dan kesejahteraan sosial individual dan kolektif perbaikan dan regenerasi.



Tahun 1919 Gandhi membujuk Kongres untuk meluncurkan Gerakan Non-Kerjasama (1919-1922) yang segera menarik dukungan dari komunitas Muslim. Bola salju gerakan ini mengambil gilirannya dengan insiden kekerasan Chaura Chauri (1922). Menyusul insiden ini ia diskors dan dijatuhi hukuman 6 tahun penjara. Ia dibebaskan pada Februari 1924. Selama lima tahun berikutnya Gandhi mengabdikan dirinya pada pekerjaan sosial yang bertujuan mengangkat masyarakat miskin dan membangun kesatuan Muslim-Hindu. Menyusul Komisi Simon (1927-1930) dan Laporan Nehru (1928), ia meluncurkan Gerakan Ketidaktaatan Sipil (1930-1933) yang dimulai dengan Sandi terkenal Marcha dan Salt Satyagraha. Gerakan ini dihentikan sementara waktu saat Gandhi berpartisipasi dalam Konferensi Meja Bundar (1931) di London.



Selama kunjungannya ke London, ia tinggal dengan orang miskin di East End. Tetapi sebagai konferensi gagal untuk menghasilkan hasil yang memuaskan kepada Kongres, agitasi dilanjutkan setelah kembali ke India. Kegagalan Konferensi Meja Bundar menuju pengumuman Komunal Award (1932) oleh pemerintah Inggris yang memberikan perwakilan komunal, termasuk tak tersentuh Hindu, di provinsi badan legislatif. Penghargaan ini dipimpin Gandhi untuk melakukan yang cepat yang mengarah ke Poona Pakta (1932) oleh pemimpin yang tak tersentuh representasi terpisah untuk meninggalkan sisa dalam flip Hindu.



Gandhi memutuskan hubungan resmi dengan Kongres pada 1934 tetapi tetap menjadi pemandu cahaya. Dia pindah ke ashram di Wardha dan berkonsentrasi pada "program konstruktif" sampai tahun 1940 ketika ia sebentar kepemimpinan kembali Kongres pada saat india telah dinyatakan berperang. Pernyataan ini, dibuat pada tahun 1939, ini ditentang oleh Kongres, yang menawarkan untuk mendukung upaya perang asalkan itu diberi jaminan perusahaan kemerdekaan. Penolakan janji tersebut oleh pemerintah kolonial memimpin Kongres untuk meluncurkan Gerakan Quit India (1942). Gerakan nasional ini dengan kejam ditekan dan Gandhi disimpan dalam tahanan di Aga Khan Istana hingga tahun 1944.



Antara 1944-1945 Gandhi berkepanjangan terlibat dalam dialog dengan MA Jinnha, pemimpin Liga Muslim untuk penyelesaian politik yang bisa mengakomodasi Kongres maupun Liga. Diskusi ini terbukti sia-sia dan sebagai akhir pemerintahan Inggris menjulang, Gandhi menjadi semakin dikesampingkan dalam diskusi tentang bentuk pasca-kemerdekaan India. Gandhi terakhir bertindak sebagai pemimpin politik nasional untuk berpuasa bagi perdamaian di tengah konflik sektarian antara Hindu dan Muslim. Dua kali ia berpuasa di Calcutta 1946 dan 1947 untuk memprotes pembunuhan keagamaan yang berlangsung. Setelah partisi gustus 1947, Gandhi kembali ke Delhi membantu memulihkan kerukunan antar umat Hindu dan Muslim. Aktivitas Gandhi telah membangkitkan banyak permusuhan antara ekstremis Hindu.



Pada 1947 ia ikut dalam perundingan pasca perang dengan Britania Raya yang menuju kemerdekaan India. Dia ditembak mati oleh seorang Hindu fanatik tahun berikutnya. Penganjur hidup sederhana, Gandhi makan makanan vegetarian dan membuat pakaiannya sendiri; roda pintal menjadi simbol dari gaya hidup teratur. Otobiografinya diterbitkan pada tahun 1927. Ulang tahunnya, 2 Oktober adalah hari libur nasional di India. Gandhi sering disebut Mahatma - istilah Hindu untuk "jiwa besar" ... Nama tengahnya adalah Karamchand ... Makhanji Kasturba Gandhi menikah pada tahun 1883, dalam perjodohan, ia berusia 13 pada waktu itu. Mereka memiliki lima anak dan tetap menikah selama hampir 61 tahun, sampai kematiannya.



Pada tahun 1920 sampai sekarang pengaruh Gandhi memimpin politik di India. Kongres Nasional India menjadi sebuah alat politik yang efektif dan nasionalisme India melakukan kampanye besar perlawanan tanpa kekerasan. Pada 1930 ia berkampanye untuk mengakhiri diskriminasi terhadap kelas paria di India dan berkonsentrasi pada pendidikan pedesaan dan mempromosikan industri rakyat. India mencapai status dominion tahun 1947, tetapi partisi dari benua jadi India dan Pakistan adalah kekecewaan besar Gandhi yang telah lama bekerja untuk persatuan Hindu-Muslim. Pada September 1947 kerusuhan Calcutta (Kolkata) ia berpuasa dan dikenal sebagai "Mahatma", Gandhi memenangkan kasih sayang dan kesetiaan dari jutaan.



Pada Januari 1948, ia ditembak dan dibunuh oleh seorang fanatik Hindu. Nathuram Godse, yang merupakan editor ekstremis Hindu Mahasabah mingguan, Gandhi pada titik tembakan jarak dekat sementara ia sedang dalam perjalanan ke pertemuan doa malam. Ia pun meninggal seketika tepatnya pada 30 Januari 1948, Delhi India. Gandhi dipuja di India sebagai "bapak bangsa". Sejak kematiannya, dia telah menjadi sumber inspirasi bagi non-kekerasan gerakan-gerakan politik seperti gerakan hak-hak sipil di Amerika Serikat dan Irlandia Utara. Pengkritik Gandhi berpendapat bahwa taktik tidak perlu menunda keberangkatan dari Inggris, yang dipercepat partisi India, dan menyebabkan hinduisasi.



Kata Mutiara :

Cinta tidak pernah meminta, ia sentiasa memberi, cinta membawa penderitaan, tetapi tidak pernah berdendam, tak pernah membalas dendam. Di mana ada cinta di situ ada kehidupan ; manakala kebencian membawa kepada kemusnahan. (Mahatma Ghandi)
Read Post | comments

Tokoh Politik Terbesar Amerika

Presiden Amerika Serikat ke-16 Abraham Lincoln, adalah salah seorang yang paling termasyhur dan tokoh politik yang mengagumkan yang pernah dipunyai Amerika Serikat atau negeri mana pun juga. Pembebasan 3.500.000 budak belian merupakan suatu karya besarnya. Bila kita tengok ke belakang, akan tampaklah bahwa kekuatan di seluruh dunia memang berjuang keras tak tertahankan oleh kekuatan apa pun untuk melenyapkan segala bentuk perbudakan. Banyak negara-negara telah menghapuskan sistem perbudakan bahkan sebelum Lincoln memerintah dan dalam tempo lima puluh lima tahun sesudah meninggalnya, sebagian besar negara berbuat begitu. Yang paling bisa dihargai dari karya Lincoln adalah mempercepat proses itu di suatu negeri, Amerika Serikat.



Walau bagaimanapun, jasa hasil karya Lincoln terbesar adalah mempertahankan kesatuan Amerika Serikat menghadapi usaha pemisahan diri negara-negara bagian sebelah selatan negeri. Melalui pemilihan Lincoln-lah yang jadi sebab pemisahan negara-negara bagian sebelah selatan itu. Dan tidak juga bisa dipastikan Utara akan gagal memenangkan perang saudara apabila orang selain Lincoln jadi presiden. Dan di atas segala-galanya, Utara membuka peperangan dengan modal yang lebih unggul ditilik dari sudut jumlah penduduk dan juga lebih besar dalam hasil industri.



Bahkan apabila Utara tidak memenangkan perang, secara keseluruhan jalannya sejarah tidak akan mengalami perubahan besar. Kaitan bahasa, agama, kebudayaan dan perdagangan antara Utara dan Selatan begitu eratnya keduanya akan bersatu juga. Jikalau perpecahan berlangsung selama dua puluh tahun, atau taruhlah, lima puluh tahun, ini pun hanya merupakan peristiwa kecil saja dalam sejarah dunia. (Layak diingat bahwa meski tanpa Selatan, Amerika Serikat sekarang tetap jadi negeri nomor empat terbesar penduduknya di dunia, dan akan tetap jadi negeri industri yang paling terkemuka).




Kata Mutiara :


Jangan tanya apa yang telah diberikan oleh negara untuk mu, tapi tanyalah apa yang telah kamu lakukan untuk negara. (Abraham Lincoln)
Read Post | comments

Tokoh Pembebasan Amerika Latin

Simon Bolivar adalah orang yang menentukan dalam pembebasan dari belenggu kolonialisme Spanyol yaitu : Colombia, Venezuela, Ecuador, Peru dan Bolovia. Bolivar sendiri anak Venezuela, lahir di kota Caracas tahun 1783, berasal dari keluarga aristokrat keturunan Spanyol. Baru umur sembilan tahun sudah yatim. Pada tahun-tahun meningkat dewasanya dia teramat sangat terpengaruh oleh ide-ide kaum pembaharu Perancis. Filosof-filosof yang kerap dia baca antara lain John Locke, Rousseau, Voltaire dan Montesqueu. Selaku remaja, Bolivar berkelana ke beberapa negeri Eropa. Di Roma tahun 1805 di puncak bukit Aventine, Bolivar angkat sumpah, tidak akan duduk berpangku tangan sebelum tanah airnya bebas dari penindasan kolonialisme Spanyol.



Tahun 1808 Napoleon Bonaparte menyerbu Spanyol dan mendudukkan saudaranya menjadi kepala negara Spanyol. Dengan penggeseran famili kerajaan Spanyol dari peranan politik yang efektif, sesungguhnya Napoleon menyuguhkan peluang emas buat daerah jajahan Amerika Latin merebut kemerdekaannya. Revolusi menghalau kolonialisme Spanyol di Venezuela pecah tahun 1810 tatkala gubernur Spanyol di Venezuela disepak turun dari kursinya. Pernyataan proklamasi kemerdekaan dikumandangkan tahun 1811,dan pada tahun itu juga Bolivar menjadi pemimpin pasukan revolusioner. Tetapi tahun berikutnya pasukan Spanyol menguasai kembali Venezuela. Salah seorang pemuka revolusi, Fransisco Miranda dipenjara dan Bolivar menghilang meninggalkan negeri. Tahun-tahun berikutnya mencatat serentetan pertempuran hebat, sebentar merebut kemenangan sebentar menderita pukulan berat, tetapi tekad Bolivar tak pernah mengendur. Titik balik terjadi tahun 1819 tatkala Bolivar memimpin pasukan yang campur aduk dan tak beraturan, menyeberang sungai mengambah daratan tinggi, lembah dan pucuk pegunungan Andes untuk menghajar serdadu Spanyol di Columbia. Di sana dia menangkan pertempuran yang sulit di Boyaca (17 Agustus 1819), kemenangan yang betul-betul merupakan mentari terbit kemenangan. Venezuela dibebaskan tahun 1821 dan Ecuador tahun 1822.



Sementara itu, patriot Argentina, Jose de San Martin berhasil membebaskan Argentina dan Chili dari kolonialisme Spanyol dan bertanggung jawab atas pembebasan Peru. Kedua pembebas itu bertemu muka di kota Guayaquil, Ecuador, musim panas tahun 1822. Tetapi, keduanya tak bisa bersepakat menyusun rencana kerjasama dan mengkoordinir perjuangan bersama mengganyang Spanyol. Karena San Martin tidak setuju bergandengan tangan dengan Bolivar yang berapi-api melabrak Spanyol (dan hal ini menguntungkan pihak Spanyol), dia memutuskan undur diri selaku komandan dan menjauh dari Amerika Latin sepenuhnya. Tahun 1824 pasukan Bolivar secara mutlak telah membebaskan daerah yang kini disebut Peru, dan di tahun 1825 pasukan Spanyol di bagian utara Peru (kini bernama Bolivia) dihalau habis.



Sisa tahun-tahun karier Bolivar tidak begitu sukses. Dia terkesan dengan contoh-contoh Amerika Serikat dan menginginkan adanya federasi untuk seluruh negeri Amerika Selatan. Kenyataannya, Venezuela, Colombia dan Ecuador telah melebur diri menjadi Republik Colombia Raya dengan Bolivar selaku presiden. Malangnya, gejala gerak menjauh di Amerika Selatan lebih besar terasa ketimbang di Amerika Utara. Tatkala Bolivar mengundang muktamar negeri-negeri Amerika bebas Spanyol di tahun 1826, cuma. empat negara yang hadir. Sebetulnya lebih banyak negeri yang bergabung dengan Colombia Raya, tetapi republik ini segera berantakan dengan sendirinya. Perang saudara pecah pada tahun 1828 dan ada percobaan membunuh Simon Bolivar. Menjelang 1830 Venezuela dan Ecuador mengundurkan diri. Bolivar, sadar bahwa dia merupakan penghalang buat perdamaian, mengundurkan diri di bulan April tahun 1830. Tatkala dia wafat di bulan Desember 1830, dia dalam rundungan kecewa, miskin terlunta-lunta dan dibuang dari negeri asalnya Venezuela.



Bolivar jelas seorang punya ambisi besar dan atas desakan kondisi dia kadang-kadang menempuh jalan-jalan kediktatoran. Tetapi, jika dia harus memilih, dia siap sedia merelakan ambisinya demi kepentingan umum dan idealisme demokratis, dan dia mencampakkan kediktatorannya. Pernah sekali dia ditawari mahkota kerajaan, tetapi ditolaknya. Tak syak lagi, dia rasa julukan "El Libertador" (Sang Pembebas) yang telah dilekatkan pada dirinya jauh lebih agung ketimbang sekedar sebuah mahkota kerajaan. Bolivar merupakan tokoh dominan dalam gerakan pembebasan Amerika Latin dari telapak kaki imperialisme Spanyol. Dia beri sumbangan ideologi kepemimpinan buat gerakan itu --menulis artikel, menerbitkan surat kabar, berpidato di mana-mana-- dan melakukan surat-menyurat. Tak lelah-lelahnya dia mencari dana buat menunjang perjuangan. Dan dia merupakan seorang tokoh militer utama dalam gerakan revolusioner bersenjata. Bolivar mampu mengatasi semua kekuasaannya itu dengan dia punya tekad tak sudi terkalahkan menghadapi lawannya. Sehabis tiap menderita kekalahan dari Spanyol, tatkala orang-orangnya enggan berkelahi, Bolivar dengan tegas menghimpun kembali pasukan dan kembali maju bertempur.



Bolivar membebaskan semua budak-budaknya selama masa hidupnya. Lewat proklamasi dan lewat penyuguhan konstitusi dia aktif mencoba menghapus perbudakan di daerah-daerah yang dimerdekakannya. Namun percobaannya tidak sepenuhnya berhasil dan perbudakan masih ada sesudah dia wafat. Bolivar berpribadi kompleks, menarik, dramatis, berani, dan romantis. Tampangnya rupawan, dan dengan sendirinya terlibat banyak cerita percintaan. Dia berpandangan idealistis yang jauh, tetapi punya ketrampilan administratif tidak sebanyak Washington serta gemar disanjung. Ambisinya lebih kuat ketimbang Washington, dan ini merugikan daerah-daerah yang dibebaskannya. Di lain pihak, Bolivar samasekali tidak mata duitan. Dia orang berada tatkala mencebur ke dunia politik, dan jadi miskin tatkala berhenti. Daerah yang dibebaskan Bolivar dari cengkeraman kolonial sedikit lebih besar dari Amerika Serikat yang asli.
Read Post | comments
 
© Copyright Tokoh Ternama All Rights Reserved.