10 MOST LIKED

Showing posts with label transportasi. Show all posts
Showing posts with label transportasi. Show all posts

David Warren - Penemu Kotak Hitam

Penemuan Kotak Hitam Black Box SukhoiDavid Ronald de Mey Warren (20 Maret 1925 - 19 Juli 2010) adalah seorang ilmuwan Australia, yang terkenal karena menciptakan dan mengembangkan perekam data penerbangan dan perekam suara kokpit (juga dikenal sebagai FDR dan CVR, atau "kotak hitam"). David Warren lahir pada Groote Eylandt, sebuah pulau di lepas pantai Northern Territory. Dia adalah anak pertama dari keturunan Eropa yang lahir di pulau itu. Ia dikirim ke sekolah di Launceston Grammar School di Tasmania dan Sekolah Trinitas Grammar di Sydney. Ayahnya meninggal dalam kecelakaan 1934 Selat Bass udara. Dia lulus dari University of Sydney dengan gelar Bachelor of Science.



Kotak hitam atau black box adalah sekumpulan perangkat yang digunakan dalam bidang transportasi - umumnya merujuk kepada perekam data penerbangan (flight data recorder; FDR) dan perekam suara kokpit (cockpit voice recorder; CVR) dalam pesawat terbang. Fungsi dari kotak hitam sendiri adalah untuk merekam pembicaraan antara pilot dan pemandu lalu lintas udara atau air traffic control (ATC) serta untuk mengetahui tekanan udara dan kondisi cuaca selama penerbangan.



Walaupun dinamakan kotak hitam tetapi sesungguhnya kotak tersebut tidak berwarna hitam melainkan berwarna jingga (oranye). Hal ini dimaksudkan untuk memudahkan pencarian jika pesawat itu mengalami kecelakaan. Penempatan kotak hitam ini dilakukan sedemikian rupa sehingga mudah ditemukan. Umumnya terdapat dua unit kotak hitam yang diletakkan pada bagian depan pesawat dan bagian ekor pesawat, yang diyakini merupakan bagian yang utuh ditemukan.



Warren menjadi ilmuwan penelitian utama di Ilmu Pertahanan dan Laboratorium Aeronautical Teknologi Organisasi Research di Melbourne 1952-1983. Sementara di sana, ia datang dengan ide untuk perekam suara kokpit sementara menyelidiki kecelakaan pesawat jet komersial pertama di dunia. pesawat, yang Comet, pada tahun 1953, setelah melihat perekam suara mini di pameran dagang. "Jika pengusaha telah menggunakan salah satu di pesawat dan kita bisa menemukannya di reruntuhan dan kami bermain kembali, kita akan mengatakan, 'Kami tahu apa yang menyebabkan ini.'", Warren kemudian mengenang. "Setiap suara yang relevan dengan apa yang terjadi akan dicatat dan Anda bisa membawa mereka dari reruntuhan."



Sementara perangkat sebelumnya telah digunakan untuk merekam parameter penerbangan tertentu, mereka tidak termasuk rekaman suara, dan tidak dapat digunakan kembali, dan karena itu tidak praktis untuk penerbangan komersial rutin. Penemuan Warren, yang mengandalkan media perekaman magnetik, diperbolehkan menghapus mudah dan re-rekaman, yang membuatnya praktis untuk layanan saluran rutin. Konsep Warren rekaman suara kokpit menambahkan dimensi baru ke data instrumen perekam penerbangan, dan telah terbukti sangat berharga bagi penyelidikan kecelakaan. Menariknya, beberapa kecelakaan dimana CVR memainkan peran penting diselesaikan bukan dengan suara awak yang tercatat, tetapi oleh suara lain kebetulan direkam pada CVR, yang memberikan petunjuk penting penyebab kecelakaan.



Warren meninggal 19 Juli 2010, pada usia 85, di Melbourne. Dia dikuburkan dalam peti mati yang menyandang label "Penerbangan Inventor Perekam; Apakah Tidak Buka".. Warren dibuat Petugas dari Order of Australia (AO) dalam menghormati Hari Australia pada tahun 2002. Pada tahun 2007, Warren disertakan pada "Top 100 jenius yang hidup" daftar yang disusun oleh sebuah panel enam ahli dalam kreativitas dan inovasi dari Synectics pencipta. Pada November 2008, Qantas A380 sebagai salah satu dari mereka Airbus setelah Warren untuk menghormati jasa-jasanya untuk penerbangan.
Read Post | comments

Aleksandr Yablontsev - Pilot Sukhoi Superjet 100

Profil dan Biodata Aleksandr YablontsevAleksandr Yablontsev adalah pilot Rusia kelahiran Warsawa, Polandia, pada tanggal 3 April 1955. Ia telah menerbangkan 221 jenis pesawat dan mengantongi lebih dari 14 ribu jam terbang. Riwayat pendidikannya, ia lulus dari Higher Military Pilot School, Armavir, pada 1976. Pada 1985 Yablontsev lulus dari Soviet Air Force Test Pilot School di Akhtubinsk. Masih pada tahun yang sama, ia lulus dari Moscow Aviation Institute. Pada 1989, Yablontsev menyelesaikan serangkaian pendidikan pada Soviet Air Force Test Pilot School.



Yablontsev juga tercatat pernah mengikuti pelatihan di tim kosmonaut alias penerbang pesawat ulang-alik pada Maret 1989-April 1991. Selama tujuh tahun, 1989-1996, ia bergabung dalam korps kosmonaut. Hanya, ia belum pernah menerbangkan pesawat ke luar angkasa. Pada 1997, Yablontsev pensiun dari tugas militer dengan pangkat terakhir Letnan Kolonel Angkatan Udara Rusia. Sejak 1998, ia menjabat pilot untuk Transaero-Airline. Pekerjaan itu dilakoninya hingga 1999. Kemudian ia bekerja sebagai pilot di Transaero-Airline dan Transevropskiye Aviliniy Airline. Selanjutnya, Yablontsev bergabung ke Sukhoi sebagai pilot tes pesawat komersial.



Profil dan Biodata Aleksandr Yablontsev



Nama Lengkap : Aleksandr Nikolayevich Yablontsev

Tempat lahir : Warsawa, Mazowieckie, Polandia

Tanggal lahir : Minggu, 3 April 1955

In training : Mei 1989 – September 1996

Kewarganegaraan : Russian

Russian lt-colonel/cosmonaut

Captain Pilot - Chief Pilot of Sukhoi Civil Aircraft



Biografi Alexander YablontsevAleksandr Yablontsev, pilot Sukhoi Superjet 100 yang jatuh di kawasan Gunung Salak pada Rabu 9 Mei 2012 lalu ternyata baru pertama kali menerbangkan pesawat di Indonesia. Meski begitu, Aleksandr di negaranya dikenal sebagai pilot senior yang sudah malang-melintang membawa berbagai jenis pesawat. Selain track record bagus, Aleksandr juga sudah teruji karena membawa Sukhoi sebelum tiba di Indonesia terlebih dulu menempuh perjalanan dari Rusia ke Kazakhstan, Pakistan dan Myanmar.



Dalam pencariannya, Korps Pasukan Khusus (Kopassus) yang berhasil membuka jalur menuju tebing yang menjadi titik kecelakaan pesawat Sukhoi Jet 100 berhasil menemukan jasad yang diduga pilot Alexander Yablontsev. Jasad tersebut memiliki ciri wajah depan yang sebagian masih terlihat utuh dan rambut putih serta nama asing yang tertera di kartu identitas dalam dompet juga dari pakaian yang dikenakan. Jenazah mantan penerbang pesawat ulang alik (kosmonot) itu ditemukan tak jauh dari serpihan ekor pesawat.



Tim lalu menurunkan jasad tersebut dari pepohonan dan memasukannya ke kantung mayat dan selanjutnya membawa jasad Alexander Yablontsev melalui jalur darat dengan menyusuri aliran sungai di Curug Cinangka. Perlu waktu sekitar 4-5 jam untuk mencapai titik transit evakuasi korban di Koramil setempat untuk selanjutnya dibawa ke Helipad Cijeruk dan diterbangkan ke Halim Perdanakusumah.



Satu jenazah yang diduga kuat jasad pilot Sukhoi Superjet 100, Alexander Yablontsev ini merupakan satu-satunya jasad korban yang ditemukan dalam kondisi utuh. Dari sekian banyak kantong jenazah yang sudah dievakuasi dan diterbangkan ke Jakarta, hanya jasad pilot inilah yang bentuk dari luar terlihat memang masih utuh karena kantong jenazahnya juga terlihat lekukan bentuk tubuh pada umumnya.



Pilot Sukhoi Superjet 100, Alexander Yablontsev adalah pilot senior yang memiliki lebih dari 14 ribu jam terbang itu sudah diangkut helikopter Tim SAR menuju Lanud Halim Perdanakusuma. Sebanyak 1.300 jam terbang didapat Yablonstsev bersama Sukhoi Superjet 100. Namun seberapa banyaknya pun jam terbang pilot tersebut, baru kali ini dia menerbangkan Pesawat Sukhoi Superjet 100 (SSJ 100) tersebut di wilayah Indonesia.
Read Post | comments

Penemu Pesawat Terbang - Wright Brothers

Penemuan Peawat Shukoi
Wilbur Wright lahir tahun 1867 di kota Millville, Indiana dan Orville Wright adiknya lahir tahun 1871 di kota Dayton, Ohio. Kedua anak laki ini duduk di perguruan tinggi tetapi tak satu pun peroleh ijazah. Keduanya punya bakat di bidang mekanika dan keduanya tertarik dengan masalah menerbangkan manusia ke udara. Di tahun 1892 mereka membuka toko, menjual, membetulkan, dan membikin sepeda. Usaha ini mendatangkan dana untuk melanjutkan niatnya penyelidikan sektor aeronautik. Kakak-beradik ini asyik menekuni karya-karya peminat aeronautik lain seperti Otto Lilienthal, Octave Chanute dan Samuel P. Langley. Di tahun 1899 mereka mulai bekerja ke arah penerbangan sendiri. Pada bulan Desember 1903, sesudah kerja keras selama empat tahun lebih sedikit, hasil usahanya berhasil dengan gemilang.



Orang mungkin heran kepada Wright bersaudara mampu menciptakan prestasi yang gagal dilakukan orang-orang lain. Wright bersaudara senantiasa bekerja sama dan tunjang-menunjang dengan amat serasi dan sempurna. Mereka dengan cekatan mengambil keputusan bahwa mereka pertama mempelajari bagaimana cara terbang sebelum mencoba membikin pesawat. Sepintas lalu hal ini rasanya bertentangan menurut ukuran umum, bagaimana bisa belajar terbang jika belum ada pesawat terbang, namun Wright bersaudara belajar terbang dengan menggunakan pesawat peluncur.



Mula-mula mereka mengamati cara kerja layang-layang kemudian peluncur. Tahun berikutnya mereka membawa pesawat peluncur ukuran besar ke Kitty Hawk, di Carolina Utara, cukup untuk ditumpangi dan dapat mengangkat seorang manusia. Pesawat ini dicoba. Tampaknya hasilnya tidak terlalu menggembirakan. Mereka bikin dan coba pesawat peluncur lengkap di tahun 1901 dan disusul dengan pembikinan tahun 1902. Pesawat peluncur ketiga ini merupakan gabungan dari pelbagai penemuan-penemuan penting mereka. Beberapa paten dasar digunakan tahun 1903, berkaitan dengan pesawat peluncur itu ketimbang pesawat terbang pertama mereka. Mengenai pesawat peluncur ketiga itu mereka telah lebih dari seribu kali mengangkasa dengan berhasil. Kedua bersaudara Wright telah merupakan pilot pesawat peluncur terbaik dan paling berpengalaman di dunia sebelum mereka mulai membikin pesawat udara bermesin.



Pengalaman mengudara dengan pesawat peluncur merupakan inti sukses ketiga mereka yang amat penting. Banyak orang yang sebelumnya sudah pernah mencoba membikin pesawat punya kekhawatiran utama bagaimana hasil ciptaannya tinggal landas. Wright bersaudara dengan tepat menyadari bahwa masalah pokok adalah bagaimana mengawasi pesawat sesudah berada di udara. Karena itu sebagian besar waktu dan perhatian mereka tumpahkan pada soal bagaimana mencapai kestabilan pesawat ketika sudah terbang. Mereka berhasil menciptakan tiga jenis alat pokok untuk mengawasi pesawat, dan inilah yang membuat mereka berhasil dalam peragaan.



Wright bersaudara juga memberi sumbangan penting dalam hal perancangan sayap. Mereka sadar data-data sebelumnya yang sudah disiarkan tidak bisa dijadikan pegangan. Karena itu mereka menciptakan sendiri lorong-lorong angin dan dicoba terhadap lebih dari dua ribu macam bentuk permukaan sayap. Inti utama dari percobaan ini adalah, kedua bersaudara itu mampu membikin bagan sendiri, memaparkan tentang tekanan udara terhadap sayap tergantung pada bentuk sayap itu. Keterangan ini kemudian digunakan dalam tiap pembuatan sayap pesawat terbang.



Percobaan penggunaan penerbangan dengan mesin pada paruh pertama abad ke-19 jelas cenderung ke arah gagal. Pada saat kedua bersaudara Wright muncul, mesin pemroses pembakaran sudah diketemukan orang. Tetapi mesin ini hanya untuk pemakaian secara umum, terlalu berat untuk digunakan dalam penerbangan pesawat. Ketika tak ada satu pabrik pun yang sanggup merancang mesin yang cukup ringan, kedua bersaudara Wright merancang sendiri. Ini menunjukkan kegeniusan mereka karena walaupun dalam tempo relatif singkat toh mereka mampu merancang mesin yang lebih unggul dari hampir semua bikinan pabrik lain. Tambahan pula, Wright bersaudara merancang sendiri baling-baling, salah satu yang mereka pergunakan di tahun 1903 dan 66% berhasil.



Penerbangan pertama dilakukan tanggal 17 Desember tahun 1903 di Kill Devil Hill dekat Kitty Hawk, Carolina Utara. Masing-masing kedua bersaudara itu melakukan dua penerbangan pada hari itu. Penerbangan pertama, yang dilakukan Orville Wright berlangsung 12 detik dan mencapai jarak 120 kaki. Penerbangan terakhir, yang dilakukan Wilbur Wright, berlangsung 59 detik dan mencapai ketinggian 852 kaki. Pesawatnya yang mereka namakan Flyer I (kini terkenal dengan julukan Kitty Hawk) memakan ongkos pembuatan kurang dari 1000 dolar. Pesawat itu punya sayap sepanjang 40 kaki dan bobot sekitar 750 pon, berkekuatan mesin 12 tenaga kuda dengan berat cuma 170 pon. Pesawat asli itu kini tersimpan rapi di Museum Udara dan Ruang Angkasa Washington D.C.



Kendati ada lima saksi mata tatkala penerbangan pertama, relatif sedikit sekali diberitakan oleh koran-koran pada terbitan keesokan harinya. Surat kabar kotanya sendiri di Dayton Ohio samasekali menganggap sepi usaha ini. Baru lima tahun sesudah itu dunia umum sadar bahwa penerbangan manusia betul-betul sudah bisa terlaksana. Setelah penerbangan mereka di Kitty Hawk, Wright bersaudara kembali ke kota asalnya di Dayton. Di sana mereka merancang dan membikin pesawat kedua, Flyer II. Dengan pesawat yang kedua ini mereka melakukan 105 kali penerbangan di tahun 1904 tanpa menarik perhatian umum samasekali. Pesawat Flyer III yang sudah disempurnakan dan lebih praktis dibikin tahun 1905. Meski mereka banyak kali mengudara di dekat kota Dayton, banyak orang tetap tidak percaya bahwa yang namanya pesawat terbang sudah lahir di dunia. Di tahun 1906 koran The Herald Tribune edisi Paris menurunkan tulisan berjudul Flyer or Liars?.



Di tahun 1908 akhirnya mereka menyapu bersih semua kebimbangan dan ketidakpercayaan umum. Wilbur Wright menerbangkan pesawatnya ke Perancis, bikin demonstrasi akrobatik di udara dan mengorganisir perusahaan untuk memasarkan hasil ciptaannya. Sementara itu, di Amerika Serikat, Orville Wright menyuguhkan pertunjukan serupa. Malangnya, pada tanggal 17 September 1908 pesawatnya jatuh terhempas. Inilah satu-satunya kecelakaan yang pernah dialami oleh mereka berdua. Seorang penumpang tewas, Orville patah kaki dan dua tulang iganya tetapi segera dapat sembuh.



Keberhasilan penerbangannya menggugah pemerintah Amerika Serikat menandatangani kontrak untuk membuat pesawat-pesawat buat Departemen Pertahanan Amerika Serikat, dan di tahun 1909 dengan anggaran belanja pemerintah ada pesanan seharga $30.000 buat keperluan Angkatan Udara. Pernah ada sengketa hukum menyangkut hak paten antara Wright bersaudara dengan saingan-saingannya, tetapi di tahun 1914 tuntutan mereka itu ditolak pengadilan. Apa hendak dikata, di tahun 1912 Wilbur Wright terserang tipus dan meninggal dunia pada umur empat puluh lima tahun. Orville Wright yang pada tahun 1915 menjual saham-sahamnya ke suatu perusahaan, hidup sampai tahun 1948. Tak seorang pun dari dua bersaudara itu pernah kawin.



Kendati banyak penyelidikan di bidang ini yang mendahuluinya, tak syak lagi Wright bersaudaralah yang bisa dianggap sebagai cikal bakal penemuan pesawat terbang. Tak bisa dibantah penemuan pesawat terbang merupakan fenomena sejarah yang penting, baik dalam hal penggunaan untuk tujuan-tujuan damai maupun perang. Hanya dalam tempo puluhan tahun sesudah itu, pesawat terbang telah membikin dunia kita ini begitu ciut bahkan ruang angkasa pun rasanya bisa disentuh jari. Dan lebih jauh dari itu, penemuan pesawat terbang bermuatan manusia merupakan pemula dan pembuka jalan bagi penerbangan di angkasa luar. Berabad lamanya terbang itu sudah menjadi impian manusia. Si genius Wright bersaudaralah yang telah mewujudkan mimpi itu jadi kenyataan.
Read Post | comments

Pavel Sukhoi - Pendiri Perusahaan Sukhoi

Sukhoi Superjet 100Pavel Osipovich Sukhoi (bahasa Rusia: Павел Осипович Сухой; Belarusia: Павел Восіпавіч Сухі) (22 Juli 1895, Hlybokaye - 15 September 1975) adalah seorang insinyur kedirgantaraan Soviet. Dia merancang pesawat militer Sukhoi dan mendirikan Biro Desain Sukhoi. Sukhoi lahir di Hlybokaye dekat Vitebsk, sebuah kota kecil di Belarus dalam apa yang kemudian Vilna Provinsi Kekaisaran Rusia. Ia pergi ke sekolah 1905-1914 di Lapangan Tenis Gomel (sekarang Universitas Negeri Belarusia Transportasi).



Pada tahun 1915 ia pergi ke Moskow Sekolah Imperial Teknis (sekarang dikenal sebagai BMSTU). Setelah Perang Dunia I pecah, ia dirancang oleh Kekaisaran Rusia Angkatan Darat; pada tahun 1920 ia ditarik karena masalah kesehatan terkait dan ia kembali ke BMSTU, lulus pada 1925. Pada tahun 1925 ia menulis tesisnya bernama Chasseur Single-pesawat bermesin dari 300 cv di bawah arahan Andrei Tupolev. Pada Maret 1925 ia mulai bekerja sebagai seorang insinyur/desainer dengan TsAGI (Tengah Aerohydrodynamic Institute) dan Moskow Nomor Pabrik 156.



Selama tahun-tahun berikutnya, Sukhoi dirancang dan dibangun pesawat termasuk rekor Tupolev ANT-25 dan TB-1 dan TB-3 pembom berat. Pada tahun 1932 ia ditugaskan kepala teknik dan departemen desain di TsAGI dan pada tahun 1938 ia dipromosikan menjadi kepala departemen desain. Ia juga mengembangkan pesawat multi-tujuan cahaya, Su-2, yang melihat pelayanan di tahun-tahun awal Perang Patriotik Besar.



Pada September 1939 Sukhoi mendirikan sebuah teknik independen dan departemen desain bernama Biro Desain Sukhoi (Sukhoi OKB). Terletak di Kharkov, Sukhoi tidak puas dengan lokasi geografis OKB itu. OKB ini terisolasi dari kutub ilmiah Moskow dan bersikeras bahwa OKB akan pindah ke aerodome dari Podmoskovye. Relokasi ini selesai pada paruh pertama 1940.



Pada musim dingin tahun 1942 Sukhoi mengalami masalah yang lain - karena ia tidak punya jalur produksi sendiri dia tidak ada hubungannya. Dia telah mengembangkan pesawat tanah-serangan baru, Su-6, tetapi Stalin memutuskan bahwa pesawat ini tidak harus diambil dalam produksi, dalam mendukung mempertahankan produksi Ilyushin Il-2.



Pada tahun-tahun sesudah perang, Sukhoi merupakan salah satu desainer pesawat pertama Soviet yang memimpin bekerja pada pesawat jet, menciptakan beberapa jet tempur eksperimental. Dari 1949, ia jatuh dari nikmat Stalin dan dipaksa untuk kembali bekerja di bawah Tupolev, kali ini sebagai Designer Wakil Kepala. Pada tahun 1953, tahun kematian Stalin, ia diijinkan untuk membangun kembali Biro Desain Sukhoi sendiri.



Selama Perang Dingin, pesawat tempur besar seri nya termasuk supersonik Su-7 yang menjadi utama tempur pembom-Soviet tahun 1960-an, dan pencegat Su-9 dan Su-15, yang menjadi tulang punggung PVO tersebut. Dia juga memelopori variabel-menyapu pesawat, seperti Su-17 dan Su-24. Dia juga membuat sejumlah proyek yang tidak maju, termasuk pesawat Mach-3-mampu ambisius T-3 Sukhoi serangan. Pesawat tempur Sukhoi dirancang terakhir adalah T-10 (Su-27) namun ia tidak hidup untuk melihatnya terbang.



Pada 1958-1974 Sukhoi menjabat sebagai wakil Soviet Tertinggi Uni Soviet. Dia meninggal pada tahun 1975 di Moskow dan dimakamkan di Pemakaman Novodevichy.



Penghargaan dan kehormatan :



Hero of Socialist Labor (1957), awarded a second "Hammer and Sickle gold medal (1965)

Lenin Prize (1968)

Stalin Prize, first class (1943) - for the creation of the Su-6

USSR State Prize (1975 - posthumous)

Three Orders of Lenin (1945, 1957, 1975)

Order of the October Revolution

Order of the Badge of Honour (1936)

Order of the Red Banner of Labour (1938)

Order of the Red Star (1933)

Tupolev Gold Medal - For outstanding work in the field of aeronautical science and engineering (1975).
Read Post | comments

Bapak Program Ruang Angkasa

John Whiteside Parsons atau Marvel Whiteside Parsons yang lahir pada tanggal 2 Oktober 1914 adalah seorang peneliti propulsi roket Amerika di Institut Teknologi California. Dia adalah salah satu pendiri utama dari Jet Propulsion Laboratory dan Corp Aerojet Sebagai okultis antusias dan Thelemite ia adalah salah satu orang Amerika pertama yang mengambil minat dalam tulisan-tulisan pengarang Inggris dan pendiri Thelema's Aleister Crowley. Dalam kapasitas ini, dia milik seorang Amerika mengajukan pesanan magis Crowley, Ordo Templi Orientis (OTO). Parsons adalah anak tunggal dari keluarga kaya tapi disfungsional. Ketika ia masih remaja ayahnya pergi meninggalkan istri dan anaknya. Parsons mendapat pekerjaan dengan Hercules Powder Perusahaan saat masih menjadi senior di sekolah menengah. Tahun berikutnya, ia masuk Pasadena Junior College dan menghabiskan dua tahun di University of Southern California, meskipun ia tidak lulus.



Pada tahun 1936, Parsons bergabung dengan Guggenheim Aeronautical Laboratorium (GALCIT) dari Institut Teknologi California, tempat ia bekerja untuk Frank Malina dan Theodore Von Karman di Pasadena. Meskipun pendidikan formalnya terbatas, Parsons menunjukkan bakat luar biasa dan jenius ilmiah, khususnya dalam kimia. penelitian roket adalah beberapa yang paling awal di Amerika Serikat, dan karya rintisannya dalam pengembangan bahan bakar padat dan penemuan unit JATO untuk pesawat adalah sangat penting untuk awal usia ruang manusia. Mencatat insinyur Theodore von Karman, teman Parsons dan penolong, menyatakan bahwa karya Parsons dan rekan-rekannya membantu mengantar perjalanan usia ruang. Parsons mendirikan Jet Propulsion Laboratory, biasa disebut sebagai JPL. Menurut von Karman, bekerja Parsons 'dalam penelitian bahan bakar padat "... membuat roket mungkin beredar seperti Polaris dan Minuteman.



Saat itu tahun 1942, tahun Parsons yang sama diangkat sebagai ketua Lodge Agape oleh Aleister Crowley (yang sendiri telah belajar kimia), bahwa Parsons membuat terobosan penting dalam pengembangan roket bahan bakar padat. Dia datang dengan solusi yang hanya bisa datang dari seseorang yang memiliki pengetahuan tentang ilmu kimia dan sihir: api Yunani. Cobalah seperti mereka mungkin, GALCIT akan gagal lagi dan lagi dengan bubuk hitam mereka. Mengikuti intuisi, Parson beralih dari bubuk hitam ke aspal dan perchlorate kalium. Dibandingkan dengan Peenemünde, Amerika akhirnya dalam perlombaan untuk jet dengan bahan bakar padat untuk usia ruang Wernher von Braun. Akan mengakui Parsons sebagai bapak program ruang angkasa Amerika.



Parsons tidak melihat kontradiksi antara pencarian ilmiahnya dan magis. Sebelum setiap peluncuran roket uji, Parsons akan memanggil Pan dewa Yunani. Pada tahun 1942 Parsons dipilih oleh Aleister Crowley untuk memimpin Lodge Agape dari OTO di California berikut Crowley pengusiran terhadap Wilfred Smith dari posisi. Sara Northrup (alias "Sarah Elizabeth" atau "Betty" Northrup), mulai hidup dengan Parsons setelah istri Parsons ', setengah-adik Sara Helen Northrup, kiri dengan Wilfred Smith. Northrup Sara kemudian akan menikah penulis L. Ron Hubbard, pendiri masa depan Gereja Scientology. Sebelum waktu itu, Hubbard akan melayani sebagai mitra magis sesekali Parsons.



Parsons, seorang penggemar fiksi ilmiah, pernah membaca di majalah pulp Unknown versi pendek 1940 asli Jack Williamson "Darker Than You Think". Parsons telah mengidentifikasi karakter tokoh wanita berambut merah cerita dengan Crowley's Babalon atau "Scarlet Wanita", yang telah bernubuat Crowley akan membantu memenuhi Aeon pasca-Kristen Horus. Pada tahun 1946, Parsons dan Hubbard (yang bekerja sendiri Ketakutan dan ketik di Langit, antara lain, juga muncul di Unknown) berpartisipasi dalam Bekerja Babalon. Longgar berbicara, Kerja Babalon adalah ritual untuk memanggil Perempuan ini Scarlet. Rydeen Paulus menulis:



Tujuan operasi Parson telah underemphasized. Dia berusaha untuk menghasilkan anak magical yang akan menjadi produk lingkungannya sendiri dari keturunannya. Crowley sendiri menjelaskan Moonchild hanya dalam istilah ini. Kerja Babalon sendiri persiapan apa yang akan terjadi: seorang mesias Thelemic. Crowley, yang berada di rumahnya di Inggris, ditolak. Crowley sangat percaya bahwa Parsons harus memisahkan dirinya dari Hubbard sebelum kedua bisa menipu dirinya. Namun, Parson ritual berakhir dengan menyatakan berhasil. Hampir segera ia bertemu dengan Marjorie benar Cameron di rumah sendiri, dan menganggap dirinya sebagai Wanita Scarlet, pemenuhan ritual. Parsons, Hubbard dan Cameron kemudian melanjutkan ke tahap berikutnya dengan Cameron bertindak sebagai mitra seksual magis Parsons. Penciptaan Moonchild ini telah sebelumnya tertutup dalam bentuk fiksi dalam novel Crowley Moonchild's. Seorang anak fisik tidak dipahami, tetapi ini tidak mempengaruhi hasil ritual, seperti Cameron Parsons dan segera menikah.



Pada bulan Januari 1946, Parsons, Sarah Northrup, dan Hubbard perahu mulai menangani perusahaan bernama Sekutu Usaha. Parsons dimasukkan ke dalam jumlah sekitar $ 21,000 yang Hubbard menempatkan di $ 1.200. Hubbard akhirnya ditinggalkan Parsons dan rencana bisnis mereka, meninggalkan untuk pelabuhan di Florida dengan perahu dan dengan Sarah. Parsons kembali ke kamar hotel dan memanggil angin topan di retribusi (yaitu, dengan kebangkitan dari Bartzabel - kecerdasan memimpin pasukan astrologi yang berkaitan dengan planet Mars). Sebuah pengadilan Florida kemudian membubarkan buruk-kontrak bisnis, memerintahkan pembayaran utang untuk Parsons, dan diberikan kepemilikan kapal untuk Hubbard.



Parsons kepemimpinannya mengundurkan diri dari Lodge Agape pada tahun 1946. The Hubbard / Sekutu Usaha hubungan berlangsung sampai tahun 1947, ketika sebagai Crowley telah diperkirakan, Hubbard lagi ditipu Parsons dari sejumlah uang dan lari lagi dengan Sara Northrup. Fritz Zwicky, anggota tim Aerojet asli, tidak menyukai Parsons, dan menggambarkannya sebagai orang "berbahaya". pernyataan ini akan membuktikan kenabian, setidaknya untuk Parsons sendiri. Pada 17 Juni 1952 Parsons tewas dalam ledakan marah raksa di laboratorium rumahnya. Meskipun terluka parah, ia selamat dari ledakan langsung, tapi dia meninggal karena luka-lukanya beberapa jam kemudian. Bingung, ibu Parsons 'bunuh diri hanya beberapa jam setelah ia meninggal.



Berdasar rumor bunuh diri, pembunuhan atau ritual magis yang salah telah berusaha untuk menjelaskan kematian Parsons '. Namun, Parsons tidak menyimpan banyak bahan kimia yang mudah menguap dan senyawa di laboratorium dan telah bekerja untuk menyelesaikan kontrak untuk sebuah perusahaan efek khusus. Sebelum kematiannya, Jack Parsons muncul di Anthony Boucher misteri pembunuhan penulis fiksi ilmiah Rocket ke kamar mayat (1942) di bawah kedok Hugo Chantrelle. (Dalam buku yang sama, sebuah versi fiksi L. Ron Hubbard muncul sebagai karakter bernama D. Vance Wimpole.)



Hubungan Parsons 'dengan Hubbard juga muncul dalam Paradox's Big Kitab konspirasi, Alan Moore sarang labah-labah cerita dalam Top Shelf Meminta Pertanyaan Big, dan dalam buku nonfiksi Atack Jon A Piece of Blue Sky. Dia juga salah satu karakter dalam film kolase Baldwin Craig Mock Up pada Mu. Ia juga disebutkan dalam novel Philip K. Dick 'Dr keakanan, di mana protagonis bernama Jack Parsons. Sebuah drama tentang Parsons, Babalon, oleh Paul Green, dilakukan di London pada bulan Desember 2005 oleh Teater parodi. Ada juga sebuah entri yang didedikasikan untuk Parsons dalam Kitab Orang Mati QI oleh John Lloyd dan John Mitchinson. Sebuah panggung baru bermain oleh George Morgan berjudul "Pasadena Babalon" dijadwalkan akan premiere di Institut Teknologi California di Pasadena, pada tanggal 19 Februari 2010. Hal ini disutradarai oleh aktor film dan TV Brian Brophy. Sebuah penghargaan baginya adalah Kawah Parsons di sisi jauh Bulan yang dinamai menurut namanya.


Read Post | comments
 
© Copyright Tokoh Ternama All Rights Reserved.